Logo Sulselsatu

Gerindra Sulsel Bersikeras Calon Ketua TKD Prabowo-Gibran Non Parpol KIM

Asrul
Asrul

Senin, 20 November 2023 15:21

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Gerindra Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) menilai figur yang cocok memimpin TKD Prabowo-Gibran adalah figur di luar partai Koalisi Indonesia Maju (KIM). Alasannya agar pemenangan koalisi dapat melebarkan sayapnya.

Diketahui sejumlah partai koalisi mengusulkan calon Ketua TKD Prabowo-Gibran di Sulsel mayoritas kader partai, misalnya AIA, Andi Ina Kartika Sari, Idris Manggabarani.

“Saya hanya kriterianya, kriteria yang paling tepat dan cocok adalah figur di luar partai politik pengusung. Karena asumsi saya, mereka bisa bekerja dengan gerbong baru, dengan tokoh-tokoh baru, yang tidak terafiliasi dengan partai,” ungkap Andi Iwan Aras (AIA) kepada wartawan, Senin (20/11/2023)

Baca Juga : Rakorda Gerindra Sulsel, Andi Iwan Aras Targetkan Tambah Kursi dan Menangkan Prabowo Dua Periode

AIA beranggapan kader partai dalam KIM pasti akan bekerja untuk pemenangan Prabowo-Gibran. Jika yang menjadi ketua TKD salah satu kader parpol, maka kekuatan pemenangan tidak berkembang.

“Kalau partai politik pengusung kan otomatis pasti bekerja untuk Pak Prabowo-Gibran, tanpa harus masuk TKD ketua-ketua dari partai-partai pengusung pasti all out dan maksimal bekerja untuk usungannya. Sehingga kecenderungannya yang jadi ketua TKD itu lagi, itu lagi orangnya kira-kira tidak melebarkan sayap,” ujar Wakil Ketua Komisi V DPR RI ini.

Dia menegaskan hal ini sebagai hal yang paling objektif demi kemenangan Prabowo-Gibran di Sulsel. AIA menilai menjadi ketua TKD bukan untuk kepentingan mencari panggung.

Baca Juga : Gerindra Sulsel Gelar Rakorda 4 Agustus, Umumkan Penyegaran Pengurus di Tujuh Daerah

“Ini pemikiran saya, saya tidak melihat ini untuk kepentingan panggung. Artian saya melihat secara objektif. Dari awal-awal saya juga menyampaikan hal ini bahwa yang idealnya menjadi ketua TKD adalah di luar partai, itu bisa lebih fair bagi partai pengusung,” ungkapnya.

Keinginan KIM, lanjut AIA, adalah semua parpol pengusung dan relawan bekerja maksimal dalam pemenangan. Salah satu alasan lain agar figur di luar koalisi memimpin TKD agar bisa fair terhadap parpol pengusung.

“Tapi ditunjuknya tokoh-tokoh (di luar koalisi), mungkin selama ini tidak terlalu banyak bergerak, dengan masuknya di TKD mungkin bisa lebih maksimal pergerakannya,” katanya.

Baca Juga : Ketua Gerindra Sulsel Iwan Aras Prediksi Brasil Melaju hingga Final Piala Dunia 2026

“Ini kan sifatnya bahu membahu, TKD bekerja. Kalau kami lagi yang masuk TKD berarti tidak ada pelebaran sayap, selain dari TKD kita lihat juga relawan. Jadi masalah polemik, siapa yang akan memimpin TKD ini selesai,” tambahnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video05 Agustus 2026 22:59
VIDEO: Viral, Mobil Dikejar dan Dirusak Massa di Pattontongan Maros
SULSELSATU.com – Sebuah mobil dirusak massa di Jalan Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Selasa (4/8/2026). Berdasarkan informasi yang ...
News05 Agustus 2026 18:54
Ketegangan Jalur Hauling Pomalaa, Bupati Amri: Jangan Ada Premanisme Industrial
Ketegangan akibat aksi blokade jalur logistik (hauling) di kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) memantik ...
Ekonomi05 Agustus 2026 18:29
APERSI Sulsel Gelar APEX 2026, Targetkan Transaksi Rp60 Miliar Dukung Program 3 Juta Rumah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulawesi Selatan akan menggelar APERSI Proper...
News05 Agustus 2026 18:04
PLN UIP Sulawesi Perkuat Sinergi dengan Kejati Sultra Dukung Proyek Strategis Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara guna mendukung percepatan...