Logo Sulselsatu

Program Peduli Lingkungan Telkom Berhasil Revitalisasi 250 Titik Seluruh Indonesia

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 13 Februari 2024 08:08

Telkom perkuat komitmen peduli lingkungan pada 2023. Foto: Istimewa
Telkom perkuat komitmen peduli lingkungan pada 2023. Foto: Istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berkomitmen untuk terus menyalurkan beragam bantuan kepada masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Hal ini juga sejalan dengan fokus perusahaan dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Corporate Governance (ESG) melalui program EXIST (ESG Existence for Sustainability by Telkom Indonesia).

Sepanjang 2023, program TJSL Telkom fokus ke dalam tiga aspek yaitu ekonomi, sosial, dan lingkungan. Pelaksanaan program TJSL Telkom pada aspek lingkungan diselaraskan dengan enam poin SDGS yang telah terbagi ke dalam sembilan bentuk program.

Baca Juga : Satelit Merah Putih 2 Sukses Diluncurkan dari Cape Canaveral Florida

Program tersebut yakni e-waste management, sinergi program komunitas sadar lingkungan, penanaman terumbu karang, penanaman mangrove, konservasi hutan binaan, bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Electronic Device Donation for Education (Eduvice), bantuan sarana air bersih dan renovasi MCK umum.

Program bantuan sarana air bersih mengacu pada SDGs poin ke-6 yaitu air bersih dan sanitasi layak. Implementasi program berupa bantuan sumur bor dan bantuan pipanisasi sumber air bersih.

Selama 2023, Telkom telah melaksanakan program sarana air bersih di 74 titik lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Baca Juga : Telkom Bersiap Luncurkan Satelit HTS Berkapasitas 32 Gbps pada Bulan Ini

“Melalui program ini, Telkom berharap mampu memberikan kemudahan akses air bersih bagi masyarakat yang seringkali mengalami kekeringan. Telkom juga telah melaksanakan program renovasi MCK umum bagi masyarakat dengan MCK tidak layak. Lebih dari 300 kepala keluarga di 79 titik lokasi telah menerima manfaat dari program ini,” ungkap SGM Community Development Center Telkom Indonesia Hery Susanto.

Program bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan e-waste management selaras dengan SDGs poin ke-11 yaitu kota dan pemukiman yang berkelanjutan. Program bedah RTLH berhasil membantu 44 kepala keluarga yang tersebar di beberapa kota di Indonesia seperti Bandung, Makassar, Cianjur dan Jakarta.

Sementara itu, melalui program e-waste management, Telkom berhasil membantu masyarakat dalam mengelola sampah di 11 titik lokasi.

Baca Juga : TelkomGroup Amankan Layanan 87 Posko Nasional Hingga Daerah Demi Sukseskan Pemilu 2024

Program ini tidak hanya mengimplementasikan poin SDGs ke-11, tetapi juga mengimplementasikan SDGs poin ke-12 yakni konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab lewat instalasi dan sosialisasi penerapan e-waste management.

Selanjutnya, program Eduvice yang juga berlandaskan pada SDGs poin ke-12 memberikan bantuan berupa pengumpulan sampah-sampah elektronik untuk dikelola dan didaur ulang menjadi barang bermanfaat.

Perangkat elektronik tersebut kemudian didistribusikan ke sekolah, panti asuhan, masjid dan rumah belajar. Telkom berhasil mengumpulkan 194 perangkat elektronik yang didistribusikan ke beberapa kota seperti Bekasi, Bogor, Depok, Padang dan Tangerang.

Baca Juga : Proyek Kabel Laut ICE IV Dorong Konektivitas Intra Asia ke India, Timur Tengah dan Global

Untuk SDGs poin ke-13 terkait penanganan perubahan iklim, Telkom berkolaborasi dengan 36 komunitas lingkungan untuk mengajak masyarakat peduli pada keberlangsungan lingkungan hidup. Komunitas ini tersebar di beberapa titik seperti Banten, Jawa Barat, Yogyakarta dan Jawa Timur.

Telkom bersama 36 komunitas lingkungan ini berfokus pada empat segmentasi, yakni pelestarian fauna & lingkungan, edukasi, serta pengolahan limbah.

Telkom juga berhasil melaksanakan program penanaman mangrove dan terumbu karang yang berlandaskan pada SDGs poin ke-14 yaitu ekosistem lautan. Dari kegiatan konservasi ini, Telkom berhasil menanamkan kembali 48.500 pohon mangrove dan 3.529 substrat terumbu karang.

Baca Juga : DigiTiket Telkom Solusi Digitalisasi Bisnis Usaha Wisata Kecil Menengah

Telkom juga telah melaksanakan 11 program konservasi hutan binaan digital dengan akumulasi luas hasil konservasi sebesar 41.550 hektare. Program ini juga berlandaskan pada SDGs poin ke-15 yaitu ekosistem daratan.

“Melalui program-program ini, Telkom berharap dapat mendukung capaian Sustainable Development Goals di tahun 2030 nantinya. Telkom berperan tidak hanya melakukan pencegahan semata, tetapi turut serta memulihkan dan memelihara lingkungan hidup. Telkom juga melibatkan karyawan serta keluarga besar TelkomGroup untuk ikut menyukseskan program ini,” tutup Hery.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video26 Februari 2024 22:50
VIDEO: Diguyur Hujan Deras, Kota Makale Terendam Banjir
SULSELSATU.com – Kota Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, terendam banjir Minggu (25/2/2024) kemarin. Banjir tersebut akibat hujan deras yang...
Pendidikan26 Februari 2024 22:03
Bupati Adnan Resmikan Kantor Baru Disdik Gowa, Harap Kualitas Pendidikan Semakin Maju
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan meresmikan Kantor Baru Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa sekaligus merilis Digitalisasi Sekolah di Jalan Tumanurung Ke...
Hukum26 Februari 2024 21:45
Kanwil Kemenkumham Sulsel dan Pemda Gowa Teken MoU Penyelenggaraan Pelayanan Publik
SULSELSATU.com, GOWA – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan Lakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan ...
Otomotif26 Februari 2024 21:01
Yamaha Grand Filano Cuma Butuh Bensin Satu liter untuk Tempuh 60.2 Km
Konsumsi BBM Yamaha Grand Filano Hybrid Connected irit luar biasa. Bensin satu liter bisa ditempuh Grand Filano sejauh 60 kilometer (Km)....