Logo Sulselsatu

KPK Libatkan Masyarakat Tingkatkan Sikap Antikorupsi Lewat Festival Film

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Sabtu, 08 Juni 2024 14:28

Konferensi pers Movie Day ACFFEST 2024 di Makassar. Foto: Sri Wahyu Diastuti / Sulselsatu.com.
Konferensi pers Movie Day ACFFEST 2024 di Makassar. Foto: Sri Wahyu Diastuti / Sulselsatu.com.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini singgah di kota Makassar untuk menggelar Roadshow Movie Day. Sebelumnya, KPK telah hadir di Aceh dan Meda.

Movie Day merupakan rangkaian kegiatan Anti-Corruption Film Festival (ACCFEST) 2024. Melalui kegiatan ini, KPK mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan korupsi dengan cara yang kreatif dan menyenangkan, yaitu melalui film.

Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana mengatakan, sejak 2013 ACFFEST bertahan hingga hari ini karena tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti festival film ini.

Baca Juga : Terinspirasi Film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?, Netzme Hadirkan Numofest di Makassar

Tahun lalu, tercatat lebih dari 900 orang mendaftarkan diri dan berpartisipasi. Hal ini bukti bahwa ACFFEST dapat bertahan karena masyarakat.

“Teman-teman yang masih mempertahankan diri bahwa membuat film antikorupsi ini menarik,” ujar Wawan dalam Talkshow Movie Day di Cinepolis Phinisi Point, Makassar, Jumat (7/6/2024).

Wawan menyampaikan pentingnya upaya pemberantasan korupsi melalui penanaman nilai antikorupsi. Sosialisasi dan kampanye lewat media audio visual seperti film menjadi salah satu upaya yang dianggap efektif oleh KPK.

Baca Juga : Tayang Lebaran 2025, Starvision Angkat Kisah Cinta Raim Laode ke Layar Lebar dalam Film Komang

“Tingkat keberhasilan penyampaian pesan dengan audio visual hingga mencapai 90 persen. Lewat film, KPK ingin melakukan upaya pendidikan dengan penyampaian pesan nilai antikorupsi,” kata Wawan.

Sutradara dan penulis naskah film Filosofi Kopi, Surat dari Praha, Love for Sale, Nussa, Keluarga Cemara 2 Irfan Ramli yang juga menjadi narasumber dalam talkshow ini mengatakan seorang film maker harus memiliki alasan untuk membuat film.

“Film itu dibuat bukan tanpa maksud, karena kita punya sesuatu yang ingin disampaikan untuk diekspresikan. ACFFEST sangat menarik karena memuat nilai antikorupsi, jenis film yang harus punya moral story,” kata penerima penghargaaan Penulis Skenario Adaptasi Terbaik di ajang Festival Film Indonesia (FFI) 2023 itu.

Baca Juga : Mainkan Kisah Nyata, Pemain Film Petaka Gunung Gede “Didatangi” si Pemilik Cerita

Dalam kesempatan ini Irfan juga berbagi tips untuk membuat film pendek yang menarik bagi para calon peserta ACFFEST 2024. Menurutnya, selain memiliki tujuan, peserta harus fokus dengan pesan yang ingin diutarakan.

“Semakin bisa fokus dengan apa yang mau dibicarakan, maka akan bisa bikin film yang semakin kuat,” Katanya.

Ia lalu mencontohkan seperti salah satu Film yang diputar dalam Movie Screening yang berjudul ‘Titip Sendal’. Film besutan sineas Pontianak ini bercerita tentang Ibu Lilik yang menitipkan antrian ke menantunya dengan menaruh sandal di kegiatan vaksin massal. Menantunya merupakan salah satu pegawai di Puskesmas.

Baca Juga : Film Kaka Boss Hadirkan Komedi Khas Keluarga Timur, Tawa yang Mengandung Bawang

“Film ini tidak akan menarik ketika yang menitipkan sandal hanya satu orang. Tapi dengan ada banyak orang yang menitipkan sandal, penonton jadi tersampaikan bahwa hal itu dianggap lumrah. Padahal kalau itu terjadi massif dampaknya bisa sangat buruk,” Ujar Irfan.

Selain film ‘Titip Sendal’, para tamu undangan yang merupakan pelajar, mahasiswa, media, dan komunitas pegiat film juga disuguhkan film ‘Gombal from Home’, ‘Air Mata Penyesalan’, dan ‘Labirin Lembusora’.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi24 Oktober 2026 18:34
Tallukarsa Pangan Jadi Strategi BI Kendalikan Inflasi
Bank Indonesia (BI) bersama pemerintah pusat dan daerah memperkuat sinergi pengendalian inflasi pangan di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampu...
Sulsel24 Oktober 2026 18:14
Pemkab Gowa Dorong UMKM Tingkatkan Kualitas Produk hingga Tembus Pasar Internasional
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa Darmawangsyah Muin mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Gowa untuk terus meningkatk...
Ekonomi24 Oktober 2026 13:40
PT Vale Indonesia Tingkatkan Kapasitas Petani Binaan Terapkan Pertanian Organik
PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kapasitas petani binaan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, melalui pelatihan ekologi tanah dan pengelolaan perta...
Politik24 Oktober 2026 08:21
AHY Apresiasi 22 Tahun Pengabdian Ni’matullah Besarkan Demokrat Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan apresiasi atas pengabdian Ni’matullah Erbe sel...