Logo Sulselsatu

YES-P Programme Adakan Opening Ceremony, Kolaborasi Internasional untuk Advokasi Iklim

Andi
Andi

Senin, 10 Juni 2024 13:17

Foto: Opening Ceremony YES-P: Kolaborasi 60 Siswa SMAN 8 Manado dan Internasional untuk Advokasi Iklim (Screenshots/Samithang)
Foto: Opening Ceremony YES-P: Kolaborasi 60 Siswa SMAN 8 Manado dan Internasional untuk Advokasi Iklim (Screenshots/Samithang)

SULSELSATU.com – YES-P adalah inisiatif kepemimpinan dan pertukaran selama delapan minggu yang berfokus pada isu-isu iklim, yang melibatkan 60 siswa sekolah menengah dan mahasiswa dari SMAN 8 Manado di Indonesia, Gombe State University di Nigeria, dan Statesboro High School di Amerika Serikat.

YES-P bertujuan untuk membekali para peserta dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menjadi pemimpin dalam advokasi lingkungan dan aksi iklim. Program ini didanai oleh CDAF (Citizen Diplomacy Action Fund) 2024 oleh Departemen Luar Negeri AS melalui Global Ties U.S. sebagai mitra pelaksana.

Upacara pembukaan menampilkan tiga pembicara tamu yang mewakili tiga negara: Daniel Patterson, Pejabat Program dan Koordinator Alumni AS dari Biro Pendidikan dan Kebudayaan Departemen Luar Negeri AS. Nicole Hatch, Perwakilan U.S. Mission di Abuja, Nigeria. Joshua Shen, Pejabat Urusan Publik dan Kehumasan di Konsulat Jenderal AS di Surabaya, Indonesia.

Dalam sambutannya, Daniel Patterson menyebutkan peran alumni U.S. exchange program yang tetap aktif setelah menyelesaikan program mereka. Dia juga memuji konsep inisiatif ini dalam menangani tantangan iklim global.

“Program seperti YES-P sangat penting untuk membangun jaringan pemimpin muda yang berkomitmen untuk melindungi planet kita dan menciptakan masa depan yang berkelanjutan,” katanya.

Pejabat Program dan Koordinator Alumni AS dari Biro Pendidikan dan Kebudayaan Departemen Luar Negeri AS, Nicole Hatch, menyoroti kekayaan keanekaragaman hayati di Nigeria.

“Program ini akan sangat membantu kaum muda Nigeria melindungi lingkungan dan sumber daya alam mereka. Kami sangat senang melihat kolaborasi internasional ini dan bagaimana peserta akan belajar satu sama lain untuk membawa perubahan positif ke komunitas mereka,” ungkapnya.

Joshua Shen menekankan pentingnya peluang jejaring internasional yang disediakan oleh program ini.

“Anak muda memiliki kekuatan dan kreativitas untuk membuat perbedaan nyata. Melalui YES-P, kami berharap inisiatif ini tidak hanya menginspirasi dan memotivasi mereka untuk bertindak, tetapi juga mendorong interaksi kultural yang kuat,” harap Joshua Shen.

YES-P akan berlangsung selama delapan minggu, dari Juni hingga Agustus mendatang. Program ini berisi serangkaian kegiatan termasuk lokakarya, diskusi panel, proyek kelompok, kunjungan lapangan, dan sesi mentoring.

Peserta akan mengeksplorasi berbagai topik terkait perubahan iklim dan solusi inovatif yang dapat diterapkan di lingkungan masing-masing.

 

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan05 November 2026 11:11
YBM PLN Bantu Biaya Pendidikan 15 Mahasiswa Unismuh
Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menyalurkan bantuan pendidikan kepada 15 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unism...
Metropolitan05 November 2026 10:23
HUT ke-419 Makassar, Pemkot Hadirkan Pasar Murah Jangkau Kecamatan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, terus menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dalam menyemarakkan...
Makassar05 November 2026 10:10
MTQ Makassar Buka Audisi se-Sulsel, Hadiah Capai Rp1,4 Miliar
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Makassar 2026 telah menarik lebih dari 1.200 pendaftar hingga awal November. Jumlah tersebut hampir dua k...
Ekonomi05 November 2026 10:06
OJK Ajak Warga Sulsel Manfaatkan Produk Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajak masyarakat Sulawesi Selatan meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan produk keuangan syariah dalam kehidupan sehar...