Logo Sulselsatu

BMKG Jelaskan Alasan Hujan di Makassar Meski Musim Kemarau

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Rabu, 03 Juli 2024 12:53

Ilustrasi hujan. Foto: Istimewa.
Ilustrasi hujan. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSARKota Makassar beberapa hari terakhir diguyur hujan meskipun telah memasuki musim kemarau.

Forecaster Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar, Amhar Ulfiana menjelaskan, hujan dengan intensitas ringan telah terjadi sejak tanggal 29 Juni. Intensitas hujan meningkat menjadi sedang pada 2 hingga 3 Juli pagi.

“Kami amati telah terjadi hujan dengan intensitas ringan sejak 29 Juni, kecuali kemarin hingga saat ini (tanggal 2 Juli – 3 Juli pagi) dengan intensitas sedang,” jelas Amhar Ulfiana, Rabu (3/7/2024)

Baca Juga : Makassar Leadership Summit 2026 Dorong Makassar Jadi Episentrum Kepemimpinan Indonesia Timur

Dia menambahkan, fenomena ini cukup tidak biasa untuk periode musim kemarau yang biasanya ditandai dengan cuaca cerah dan minim hujan.

“Peningkatan intensitas hujan pada tanggal 2-3 Juli disebabkan oleh adanya anomali, yaitu gelombang Rossby dan konvergensi di wilayah Sulawesi Selatan yang mengakibatkan pertumbuhan awan hujan yang signifikan di beberapa wilayah,” lanjutnya.

Anomali ini, lanjutnya merupakan fenomena meteorologi yang jarang terjadi namun bisa memberikan dampak signifikan pada pola cuaca lokal.

Baca Juga : Hari Anak Nasional 2026, FK Unhas Gelar Bakti Sosial dan Pemeriksaan Kesehatan Anak Gratis

Amhar juga menjelaskan bahwa setelah tanggal 3 Juli, kondisi cuaca di wilayah Makassar diprakirakan akan kembali normal dengan kondisi cerah berawan hingga berawan.

“Selanjutnya esok dan seterusnya diprakirakan kondisi cuaca di wilayah Makassar umumnya cerah berawan hingga berawan, namun masih ada potensi hujan ringan,” ungkapnya.

Hingga saat ini, BMKG terus memantau kondisi cuaca dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta mengikuti informasi cuaca terkini dari BMKG.

Baca Juga : Makassar Siap Jadi Tuan Rumah HUT Dekranas ke-46, Hadirkan 200 Booth Wastra dan Kriya

Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan prakiraan cuaca sebelum melakukan aktivitas di luar rumah, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu seperti sekarang ini.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Andi Baso Mappanyompa
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 16:45
Pegadaian Kanwil Sulselbarra Maluku Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Barista di Makassar
PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Pemberdayaan ...
Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....