Logo Sulselsatu

Pasien Meninggal Akibat Tidak Dapat Pelayanan, Bupati Adnan Sidak Pelayanan RSUD Syekh Yusuf

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 15 Juli 2024 18:21

 Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat sidak RSUD Syekh Yusuf. Foto: Istimewa.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat sidak RSUD Syekh Yusuf. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, GOWA – Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Senin (15/7/2024).

Bupati Adnan didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Gowa Zubair Usman dan Irban Inspektorat Kabupaten Gowa Anwar Asru.

Ia mengatakan, sidak tersebut dilakukan untuk melakukan penelusuran terkait pemberitaan yang beredar yakni adanya pasien yang meninggal karena tidak diberikan perawatan oleh pihak rumah sakit.

Baca Juga : Resmi Jabat Bupati, Darmawangsyah Muin Fokus Bereskan Utang Pemkab Gowa dan Hak ASN

“Hari ini saya datang sidak ke rumah sakit setelah event Beautiful Malino, kami melihat pemberitaan di media terkait adanya pasien yang meninggal karena katanya tidak diberikan perawatan, sehingga saya langsung memanggil seluruh manajemen rumah sakit yang ada didampingi oleh BKPSDM dan Inspektorat,” ungkapnya.

Adnan menyampaikan, setelah ditelusuri dari pihak RSUD, terjadi mis dengan pihak pengrujuk dari Puskesmas dimana dari awal RSUD telah menyebut tidak adanya kamar yang tersedia sehingga meminta di rujuk ke rumah sakit lain.

“Kami juga melakukan pengecekan sistem dari Puskesmas ke rumah sakit, karena sebenarnya waktu pasien akan dikirim dari Puskesmas, disini sudah mengatakan bahwa kondisi rumah sakit lagi penuh dan tidak ada kamar maupun icu yang tersedia, maka dibalaslah melalui sistem itu agar diminta rujuk ke rumah sakit lain, tetapi tetap kesini dan saat sampai tingkat kesadaran sudah gcs 3 atau sangat rendah. Nah inilah yang kami minta Inspektorat agar memanggil pihak Puskesmas, manajemen rumah sakit agar siang ini dilakukan pemeriksaan, dimana yang terjadi mis dan pasti diberikan sanksi,” tegas Adnan.

Baca Juga : Pemkab Gowa Dorong UMKM Tingkatkan Kualitas Produk hingga Tembus Pasar Internasional

Sementara, Direktur Utama RSUD Syekh Yusuf Rahmawati mengatakan RSUD memang memiliki sistem rujukan, dimana ketika adanya permintaan, pihaknya telah menjawab agar bisa dialihkan karena katerbatasan kamar.

“Jadi pada saat dia dirujuk kami ada sistem, disistem itu kami sudah jawab langsung dijawab untuk bisa dialihkan ke Puskesmas.Tapi nanti kita pertemukan antara pihak Puskesmas dan rumah sakit agar mengetahui kronologisnya bagaimana supaya tidak terjadi miskomunikasi antara kami,” jelasnya.

Olehnya dirinya mengaku akan terus melakukan evaluasi khususnya terkait pelayanan agar kejadian serupa tidak kembali terulang di RSUD Syekh Yusuf.

Baca Juga : Plt Bupati Gowa Darmawansyah Muin Dorong UMKM Masuk Pasar Haji

“Kami pasti evaluasi dan meningkatkan pelayanan supaya tidak ada lagi kejadian seperti ini,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pasien disebut meninggal dalam mobil ambulans di depan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Syekh Yusuf Gowa, beberapa waktu lalu, pasien tersebut diduga lambat mendapat penanganan hingga meninggal dunia.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....