Logo Sulselsatu

Bamus DPRD Sulsel Kunker ke Bali

Asrul
Asrul

Selasa, 06 Agustus 2024 18:14

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan melakukan kunjungan kerja ke DPRD Provinsi Bali, Selasa (6/8/2024). Rombongan dipimpin oleh Saharuddin selaku koordinator Bamus didampingi oleh para anggota Bamus lainnya.

Tujuan kunker ini untuk melakukan sharing informasi tugas dan fungsi Bamus, serta diskusi mengenai berbagai dokumen anggaran.

Rombongan Bamus DPRD Sulsel diterima langsung oleh Kepala Bagian Persidangan dan Fasilitasi Fungsi Sekretariat DPRD Provinsi Bali, I Gusti Agung Nyoman Alit Wikrama.

Baca Juga : Warga Bara Baraya Timur Minta Kanal Segera Dinormalisasi

“Kita ketahui bersama salah satu syarat untuk maju menjadi calon kepala daerah, bagi anggota dewan yang terpilih, yaitu dengan adanya surat pengunduran diri anggota DPRD yang terpilih,” kata Koordinator Bamus DPRD Sulsel, Haji Saharuddin.

“Untuk itu, Bamus DPRD Sulsel ingin mengetahui apakah DPRD Provinsi Bali akan menyeragamkan jadwal pelantikan pengganti antar waktu (PAW) bagi anggota yang telah mengundurkan diri atau bersamaan dengan pelantikan anggota baru terpilih yang tidak maju pilkada,” tambah legislator Fraksi PPP itu.

Haji Saharuddin juga menyinggung terkait tugas dan fungsi kedewanan, terutama dalam hal pembahasan anggaran perubahan dan pokok.

Baca Juga : Pengawasan di Biringkanaya, Fauzi Andi Wawo Siapkan Program KK Binaan Bagi Konstituen PKB

“Mengenai pembahasan KUA dan PPAS Tahun 2025 serta KUA dan PPAS Perubahan, seperti apa kesepakatan di DPRD Bali terkait siapa yang akan membahasnya apakah anggota yang lama atau yang baru setelah pelantikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Persidangan dan Fasilitasi Fungsi Sekretariat DPRD Bali, I Gusti Agung Nyoman Alit Wikrama mengatakan bahwa KUA dan PPAS Perubahan dalam proses pembahasan oleh anggota DPRD yang lama.

“Pertimbangan kami KUA dan PPAS Perubahan akan dibahas sekarang karena secara normatif setiap anggota DPRD Bali mendapatkan program alokasi dana yang namanya hibah setiap tahunnya dengan besaran anggaran yang telah ditetapkan,” kata Alit Wikrama.

Baca Juga : Turun Pengawasan di Kecamatan Wajo, Andre Terima Keluhan Kanal Dangkal

Oleh sebab itu, katanya, perlu pengawalan terkait hal ini dalam penyusunan anggaran, terutama perubahan. Namun untuk anggaran pokok tahun 2025 akan dibahas oleh anggota DPRD Bali periode yang baru nantinya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...
Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...