Logo Sulselsatu

Dosen UNM Latih Tukang Batu di Kota Makassar Membuat Bata Ringan

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Rabu, 18 September 2024 14:05

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (UNM) mengadakan pelatihan untuk meningkatkan produktivitas tukang batu di Kota Makassar.

Pelatihan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dengan tujuan mentransfer pengetahuan dan keterampilan kepada para tukang yang terlibat dalam industri konstruksi.

Ketua tim pengabdi, Prof. Dr. Ir Nurlita Pertiwi, M.T, menjelaskan bahwa kegiatan ini berlangsung selama empat bulan dan diawali dengan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) pada 9 Juli 2024, yang bertempat di Hotel Remcy, Makassar.

Kata dia, FGD ini melibatkan mitra sasaran serta beberapa pakar untuk membahas kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi oleh tukang batu.

“Program ini dimulai dengan kegiatan edukasi pengenalan alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan bata ringan, yang dilaksanakan pada 21 Juli 2024 di Laboratorium Uji Bahan FT UNM. Ini adalah langkah awal bagi para peserta untuk mengenal teknologi yang dapat membantu mereka meningkatkan produktivitas,” jelas Prof. Nurlita.

Pelatihan pembuatan bata ringan menjadi fokus utama dari program ini. Kegiatan tersebut berlangsung di lokasi pembangunan perumahan PT. Griya Antang Harapan di Kota Makassar, di mana pelatihan dilaksanakan selama empat hari pada setiap akhir pekan sepanjang bulan Agustus 2024.

Dengan dukungan dari Organisasi Tukang Bangunan Kota Makassar, pelatihan ini berjalan dengan lancar dan diikuti oleh tukang batu yang merupakan anggota organisasi tersebut.

Dr. Sarfa Hafid, M.Pd, selaku Pembina Organisasi Tukang Bangunan Kota Makassar, menegaskan pentingnya pelatihan ini bagi tukang batu dalam meningkatkan keterampilan dan peluang pendapatan mereka.

“Permasalahan utama yang dihadapi tukang batu adalah ketidakpastian pekerjaan, terutama karena adanya kendala dana dan kurangnya peminat rumah sederhana dari developer. Hal ini menyebabkan banyak tukang batu kehilangan penghasilan pada masa-masa tertentu,” jelasnya.

Dr. Sarfa menambahkan, dengan adanya edukasi mengenai pembuatan bata ringan, tukang batu dapat mengurangi risiko pengangguran dan menciptakan peluang tambahan pendapatan melalui penjualan bata ringan. “Oleh karena itu, kami berharap adanya kegiatan serupa yang dapat terus melatih tukang batu untuk menjadi lebih profesional,” pungkasnya.

Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan kompetensi para tukang batu di Makassar, sekaligus memberikan dampak positif bagi industri konstruksi lokal.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Hukum05 November 2026 14:54
Rudianto Lallo Desak Kejati Bongkar Mafia Alsintan Rp243 Miliar, Gowa dan Takalar Jadi Sorotan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, mendesak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan menuntaskan penyelidikan d...
Bisnis05 November 2026 14:45
Asmo Sulsel Hadirkan Promo Honda, Hemat Sampai Rp8 Juta
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menghadirkan program promo pembelian sepeda motor Honda sepanjang November 2026....
News05 November 2026 13:19
Pajak MBLB Overburden Pemkab Luwu Timur Dinilai Memberatkan Perusahaan Tambang
Langkah Pemerintah di sejumlah daerah yang gencar mengejar pemasukan tanpa memperhatikan keberlangsungan dunia usaha dan aturan perpajakan, menjadi so...
Pendidikan05 November 2026 11:11
YBM PLN Bantu Biaya Pendidikan 15 Mahasiswa Unismuh
Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menyalurkan bantuan pendidikan kepada 15 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unism...