Logo Sulselsatu

Solusi IoT Indosat Business Dukung Konservasi Mangrove di Lima Wilayah Indonesia

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 18 Oktober 2024 18:54

Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison Muhammad Buldansyah. Foto: Istimewa.
Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison Muhammad Buldansyah. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, JAKARTA – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui Indosat Business memperkenalkan solusi Internet of Things (IoT) untuk mendukung upaya konservasi ekosistem mangrove di Indonesia.

Solusi ini menegaskan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan lingkungan melalui inovasi teknologi.

Mangrove merupakan ekosistem vital yang berperan penting dalam melindungi pantai, menyerap karbon, dan menyediakan habitat bagi berbagai spesies.

Baca Juga : UGM dan Indosat Resmikan Pusat Teknologi AI Pertama di Indonesia

Solusi ini melibatkan penggunaan sensor IoT untuk memantau berbagai parameter lingkungan penting, termasuk kualitas air, kadar oksigen terlarut, salinitas, dan suhu.

Sebagai IoT Solution Orchestrator, Indosat telah mengembangkan solusi IoT inovatif yang memanfaatkan teknologi terkini untuk memantau dan menjaga kesehatan ekosistem mangrove.

Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison Muhammad Buldansyah menjelaskan, komitmen Indosat terhadap keberlanjutan tidak hanya diwujudkan dalam efisiensi operasional, tetapi juga dalam upaya pelestarian lingkungan.

Baca Juga : Indosat Luncurkan Zankore, Bangun Platform Infrastruktur AI di Asia-Pasifik

“Solusi IoT yang kami hadirkan berperan penting dalam konservasi mangrove, yang merupakan salah satu prioritas utama kami dalam penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance). Kami percaya bahwa teknologi dapat menjadi alat yang kuat untuk melindungi dan melestarikan lingkungan,” kata Buldansyah.

Selain itu, solusi IoT ini juga memungkinkan pengelolaan tambak yang lebih optimal.

Data yang melalui sensor IoT dikirim melalui jaringan komunikasi yang aman dan dianalisis oleh platform analitik Indosat.

Baca Juga : Indosat Catat Pertumbuhan Double Digit, Percepat Transformasi Berbasis AI

Dengan hasil analisis yang akurat, pengelola tambak dapat mengambil langkah yang lebih tepat dan efisien untuk menjaga kualitas air yang dibutuhkan, meningkatkan produktivitas usaha perikanan, sekaligus tetap melindungi ekosistem mangrove.

Diharapkan dengan teknologi ini, penebangan area mangrove yang ada dapat dikurangi, karena lahan tersebut akan dikelola lebih baik sebagai tambak.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Kriminal27 September 2026 23:00
Pemuda Tewas Diduga Tertembak Saat Perang Kelompok di Tallo, Polda Sulsel Selidiki
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pemuda bernama Rafli Ramadhani alias Pingky (19) tewas diduga tertembak saat perang kelompok di Kecamatan Tal...
Makassar27 September 2026 20:10
Bapenda Makassar Jadi Narasumber Makassar Bikers Day Fest 2026 ‎
SULSELSATU.com, ‎MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar melalui Kepala Bidang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Muhammad ...
Nasional27 September 2026 17:40
PT Vale Bawa 37 Produk UMKM Binaan ke Kriyanusa 2026
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) menghadirkan sedikitnya 37 jenis produk UMKM binaan dari Sorowako, Pomalaa, dan Bahodopi dalam Pameran Kriyanusa 2026 ...
Bisnis27 September 2026 17:05
Proyek Tol IKN Tahap 2, Kalla Beton Siapkan 8.175 Meter Kubik Beton
Kalla Beton kembali terlibat dalam pembangunan infrastruktur strategis di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur....