Logo Sulselsatu

Warga Paropo Dukung Program Gratis Iuran Sampah dan Pelatihan Perempuan

Asrul
Asrul

Rabu, 30 Oktober 2024 16:30

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Masyarakat yang ada di Kelurahan Paropo menilai program yang diusung oleh pasangan Calwalkot dan Cawawalkot Makassar, Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham (MULIA) paling realistis.

Sebab, program yang diusung pasangan calon nomor urut 1 tersebut dianggap mampu menyentuh hal-hal mendasar. Seperti iuran sampah, seragam sekolah, pemberdayaan perempuan, dan peningkatan ekonomi kreatif.

Salah satu warga Paropo, Lia mengaku, program-program mendasar seperti ini sangat layak ditawarkan kepada masyarakat. Sebab, selama ini persoalan sampah terkadang justru menjadi masalah baru.

Baca Juga : Appi Peringatkan Lurah di Makassar: Jangan Lebih Sibuk di Warkop daripada Layani Warga

”Bagus kalau gratis sampah ta. Ada sede uang dipakai untuk belanja yang lain. Apalagi ini biasanya, kita sudah bayar sampah tetapi kadang tidak diangkat juga,” ujarnya, Rabu (30/10/2024).

Lebih lanjut dia menilai, berkaitan dengan program pelatihan dan pemberdayaan perempuan dianggap cukup efektif. Meski kelihatannya kecil, namun bisa memberikan dampak besar, khususnya dalam menopang perekonomian keluarga.

”Bagus lah. Kan sudah maki diajari menjahit, dikasih ki juga mesin jahit, ditambah lagi modal usahanya. Apa mamo itu kalau tidak bisa ki berkembang. Pasti kami para ibu-ibu ini bisa juga bantu-bantu suami cari uang,” kata dia.

Baca Juga : Ribuan Kafilah Hadir, Appi Sebut MTQ VIII KORPRI Nasional Gerakkan Ekonomi Makassar

Munafri Arifuddin sendiri menegaskan, program-program tersebut memang sengaja diusung sebagai upaya memberi keringanan kepada masyarakat. Secara tidak langsung, hal ini akan mengurangi pengeluaran rumah tangga dan bisa dialihkan untuk hal-hal vital lainnya.

“Kalau iuran sampah gratis, seragam sekolah gratis, sambungan pipa air bersih gratis, kan sedikit-demi sedikit ini akan meringankan beban warga. Uangnya bisa dipakai untuk hal-hal lain yang sifatnya bisa meningkatkan kesejahteraan,” kata dia.

Selain itu, pemberdayaan masyarakat melalui berbagai pelatihan juga menjadi bagian untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Sebab, dengan keterampilan yang dimiliki, ditunjang peralatan dan modal yang cukup, masyarakat akan mampu meghasilkan pendapatan secara mandiri.

Baca Juga : MTQ VIII KORPRI Nasional Resmi Dibuka di Makassar, Hotel, Pasar hingga Kuliner Ikut Bergeliat

“Tentu ini hal-hal yang mungkin belum pernah terpikirkan sebelumnya. Sehingga, kita tidak mengajarkan masyarakat untuk menunggu bantuan pemerintah secara terus menerus. Pemerintah harus membantu dan mengedukasi supya warganya bisa sejahtera,” ungkapnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 16:45
Pegadaian Kanwil Sulselbarra Maluku Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Barista di Makassar
PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Pemberdayaan ...
Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....