Logo Sulselsatu

Pansus DPRD Luwu Timur Rampungkan Pembahasan Ranperda KIBBLA, Laporkan Hasil Akhir

Andi
Andi

Kamis, 31 Oktober 2024 12:40

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, Luwu Timur – Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Kesehatan Ibu, Bayi Baru Lahir, dan Anak Balita (KIBBLA) melaporkan hasil kerjanya dalam Rapat Paripurna yang digelar pada Kamis, 31 Oktober 2024. Rapat dipimpin oleh Ir. Hj. Harisah Suharjo yang sekaligus menyampaikan laporan hasil pembahasan.

Laporan ini mencakup rangkuman pembahasan pasal demi pasal, rekomendasi, serta pendapat akhir dari seluruh fraksi DPRD Luwu Timur untuk periode 2019-2024. Setiap fraksi menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya Ranperda ini dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Berikut pendapat akhir dari masing-masing fraksi:

  • Fraksi Nasdem menyatakan dukungan penuh terhadap Ranperda KIBBLA, menilai bahwa aturan ini dapat menjadi landasan hukum dalam menyediakan layanan kesehatan optimal bagi ibu dan anak. Mereka berharap Perda ini akan menjamin kualitas hidup sehat bagi anak-anak sebagai upaya menciptakan generasi yang unggul.
  • Fraksi Gerindra juga mendukung pengesahan Ranperda ini, menghubungkannya dengan Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2014 tentang Kesehatan Reproduksi. Fraksi Gerindra menegaskan bahwa setiap perempuan memiliki hak mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas demi menekan angka kematian ibu.
  • Fraksi PAN menyetujui Ranperda ini untuk menjadi Peraturan Daerah, dengan harapan mampu menurunkan angka kematian ibu serta meningkatkan layanan kesehatan bagi ibu dan anak.
  • Fraksi PDI Perjuangan menyatakan persetujuannya dan menekankan pentingnya perhatian terhadap hak-hak penyandang disabilitas, serta kesehatan ibu dan anak sebagai bagian dari upaya membangun Kabupaten Luwu Timur yang lebih inklusif.
  • Fraksi Hanura menyampaikan dukungan terhadap pengesahan Ranperda KIBBLA dan berharap agar Perda ini dapat menjadi sistem pelayanan terpadu yang efektif dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi, sekaligus meningkatkan kesehatan ibu dan anak.
  • Fraksi Golkar menggarisbawahi bahwa kesehatan adalah investasi masa depan bangsa. Menurut Fraksi Golkar, kesehatan ibu dan anak merupakan kunci dalam membentuk generasi muda yang sehat dan cerdas. Mereka mendukung pengesahan Perda KIBBLA sebagai landasan hukum pelayanan kesehatan di daerah.

Dengan disahkannya Ranperda ini, diharapkan segera ada tindak lanjut berupa Peraturan Bupati yang mengatur pelaksanaan teknisnya. Peraturan ini diharapkan dapat menurunkan angka kematian serta meningkatkan kesehatan ibu, bayi, dan balita, guna mencapai generasi emas pada tahun 2045.

“Dengan harapan ini, kami semua berharap Perda ini dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi kesehatan masyarakat,” tutup Ir. Hj. Harisah Suharjo

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News07 Agustus 2026 16:44
PLN UIP Sulawesi Gandeng BINDA Sultra Percepatan Infrastruktur Ketenagalistrikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan untuk mendukung percepatan pembangunan i...
Berita Utama07 Agustus 2026 15:12
Indosat Luncurkan Zankore, Bangun Platform Infrastruktur AI di Asia-Pasifik
Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama Ooredoo Group, Nokia, dan NVIDIA meluncurkan Zankore by Indosat, platform infrastruktur kecerdasan buatan (Art...
Makassar07 Agustus 2026 15:02
Semarak HUT ke-102, Perumda Air Minum Makassar dan Karang Taruna Gelar Donor Darah
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perumda Air Minum Kota Makassar bersama Karang Taruna Kota Makassar menggelar aksi donor darah di Aula Tirta Dharma P...
News07 Agustus 2026 13:34
Bank Muamalat Perkuat Ekosistem Haji, Pembiayaan Haji Plus hingga Digital Jadi Motor Pertumbuhan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Bank Muamalat terus memperkuat perannya dalam ekosistem haji nasional. Selain mencatat pertumbuhan kinerja bisnis yang po...