Logo Sulselsatu

Siapkan Bimtek Saksi dan Relawan, Tim Appi-Aliyah Fokus Awasi Potensi Kecurangan di TPS

Asrul
Asrul

Kamis, 07 November 2024 12:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tim Pemenangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham (MULIA), menyatakan kekhawatiran atas potensi adanya gerakan terstruktur yang dapat mengganggu proses demokrasi dalam Pilwali Makassar 2024.

Dugaan ini muncul dari indikasi adanya pihak-pihak tertentu yang diduga bisa memanfaatkan kekuatan terstruktur untuk mengintervensi pemilih dan mempengaruhi hasil pemungutan suara pada 27 November 2024.

Ketua Partai Demokrat Makassar, Adi Rasyid Ali (ARA), menjelaskan bahwa timnya telah mencermati beberapa indikasi yang dapat menjadi ancaman bagi jalannya pesta demokrasi.

Baca Juga : Silaturahmi Lebaran, Appi Dengar Nasihat JK untuk Makassar ke Depan

Untuk mencegah kecurangan tersebut, Tim Pemenangan MULIA membentuk tim pengawas khusus yang dilengkapi dengan relawan sebagai “CCTV lapangan” untuk memastikan keamanan dan transparansi selama Pilkada Serentak 2024.

ARA juga memberikan peringatan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar untuk lebih ketat memantau petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang bertugas di lapangan.

Mantan Wakil Ketua DPRD Makassar ini menegaskan pentingnya memastikan petugas yang netral dan bebas dari afiliasi dengan partai politik atau pasangan calon tertentu.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Ikuti Edaran Mendagri, Open House Idulfitri Dibatasi Satu Hari

“Kami berharap KPU benar-benar memperhatikan hal ini agar demokrasi berjalan secara independen dan adil,” ujar ARA.

ARA itu menambahkan bahwa netralitas seluruh pihak, termasuk penyelenggara pemilu, sangat penting demi terciptanya pilkada yang adil dan transparan.

ARA juga menekankan pentingnya netralitas aparat keamanan, seperti TNI dan Polri, untuk menjaga profesionalisme selama proses pilkada berlangsung, mengingat Pilwali Makassar merupakan barometer politik di Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Konsolidasi Ramadan, Appi Gaspol Siapkan Golkar Makassar Hadapi Pemilu 2029

Sebagai langkah antisipasi, Tim Pemenangan Appi-Aliyah mulai mengadakan bimbingan teknis (bimtek) untuk saksi dan relawan yang akan bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Para saksi ini akan memantau setiap tindakan mencurigakan, terutama jika terdapat tekanan kepada pemilih.

“Apabila ada penekanan kepada rakyat, maka ini akan kita rekam dan foto sebagai bukti,” tegas ARA.

Selain itu, Tim MULIA juga memberikan pembekalan masif kepada tim lapangan untuk memantau setiap tahapan pilkada dan proses pemilihan. Pengawasan khusus akan difokuskan pada suara rusak yang berpotensi menjadi celah manipulasi.

Baca Juga : Dihadapan Ribuan Kader Golkar Makassar, Appi Tegaskan Tak Ingin Buat Gaduh di Perhelatan Musda DPD I

“Kami tidak hanya fokus pada proses pemilihan, tapi juga perhitungan suara. Setiap upaya untuk merusak atau mengganggu suara rakyat akan kita awasi,” lanjutnya.

Tim Hukum MULIA juga telah dipersiapkan untuk mengambil langkah-langkah hukum jika ditemukan indikasi pelanggaran. Dengan pengawasan ketat dan langkah preventif yang diterapkan, mantan anggota DPRD Makassar 3 periode ini berharap Pilwalkot Makassar dapat berjalan dengan jujur dan adil tanpa ada pihak yang dirugikan.

ARA menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa langkah ini diambil bukan hanya demi kepentingan pasangan Appi-Aliyah, tetapi untuk menjaga integritas demokrasi di Makassar.

Baca Juga : 11 Tahun Bank Mandiri Taspen, Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah Pensiunan dan UMKM

“Kami berkomitmen agar setiap suara dihitung dan dijaga tanpa adanya manipulasi, demi kebaikan demokrasi Makassar,” pungkasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video04 Mei 2026 22:39
VIDEO: Viral, Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasning, K...
Metropolitan04 Mei 2026 20:18
Emak-emak PKL Cekcok di Bahu Jalan Hertasning, Camat Panakkukang: Sudah Ditegur
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Emak-emak pedagang kaki lima (PKL) terlibat cekcok diduga karena rebutan lahan jualan di bahu Jalan Letjend Hertasnin...
Hukum04 Mei 2026 20:16
Pria Pengangguran Asal Palopo Curi Motor Warga Maros, Ditangkap di Pangkep
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria pengangguran bernama Apriansyah (36), asal Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi usai...
Sulsel04 Mei 2026 20:14
Pemkot Parepare dan DPRD Sepakati Dua Ranperda Strategis, Fokus Industri dan Olahraga
SULSELSATU.com, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid menghadiri rapat paripurna DPRD Parepare dengan agenda persetujuan bersama dua ranc...