SULSELSATU.com, Luwu Timur – Ketua Fraksi Gerakan Persatuan Rakyat (GPR) DPRD Kabupaten Luwu Timur, Sarkawi A. Hamid, mendesak Pemerintah Daerah mempercepat pengaspalan jalan di sejumlah titik strategis yang menjadi sentra perekonomian masyarakat. Desakan tersebut disampaikan dalam sidang paripurna DPRD Luwu Timur pada Senin, 11 November 2024.
Sarkawi menyoroti sejumlah ruas jalan di beberapa desa yang dinilai vital bagi aktivitas ekonomi warga. Beberapa ruas tersebut meliputi Desa Benteng Dusun Apala, Desa Balo-Balo, Ruas Desa Lanosi Dusun Landegora, Desa Langgiri, Desa Bahari, dan Desa Tabaroge.
“Jalan-jalan ini menjadi sarana vital bagi para petani. Jika kondisinya baik, maka aktivitas perekonomian di wilayah tersebut akan meningkat dua kali lipat,” ungkap Sarkawi.
Ia meyakini bahwa peningkatan infrastruktur jalan akan memperlancar kegiatan ekonomi, khususnya yang melibatkan petani dan sektor lainnya, sehingga mampu mendorong kemajuan ekonomi daerah.
Selain pengaspalan jalan, Sarkawi menekankan pentingnya peningkatan anggaran untuk sektor pertanian. Ia menyoroti perlunya ketersediaan pupuk kimia, tidak hanya untuk pertanian padi, tetapi juga untuk sektor pertambakan.
“Ketersediaan pupuk bukan hanya untuk petani padi, tetapi juga untuk petani tambak. Kita harus memastikan bahwa pupuk ini tersedia untuk mendukung produksi pertanian dan pertambakan yang lebih baik,” tambahnya.
Sarkawi juga menekankan pentingnya alat mesin pertanian (Alsintan) untuk mendukung efisiensi produksi dan meningkatkan hasil pertanian.
Dalam sektor pendidikan, Fraksi GPR menyoroti kondisi fasilitas pendidikan yang memprihatinkan. Menurut Sarkawi, hampir seluruh ruang kelas belajar (RKB) di sekolah-sekolah dasar dan menengah mengalami kerusakan parah akibat usia bangunan yang mencapai 20 hingga 40 tahun.
“Terkait hal ini, kami menyarankan agar penanganannya tidak sekadar dengan melakukan rehabilitasi, tetapi perlu dibangun gedung baru. Selain itu, meja dan kursi belajar yang sudah tidak layak pakai juga perlu segera diganti,” tegasnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar