Logo Sulselsatu

Kolaborasi Unismuh dan BP3MI, Wamen Zulfikar Ahmad Tawalla Bakal Bahas Perlindungan Pekerja Migran

Asrul
Asrul

Kamis, 14 November 2024 22:30

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Zulfikar Ahmad Tawalla, bakal hadir sebagai narasumber Kuliah Tamu di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar. Ia akan membawakan kuliah tamu bertajuk “Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia”.

Acara yang dirangkaikan dengan kegiatan
Sosialisasi Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia ini, bakal dihelat pada Sabtu, 16 November 2024, di Balai Sidang Muktamar, Kampus Unismuh Makassar.

Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama antara Unismuh Makassar dan Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Ikuti Penguatan Kapasitas Bahasa Inggris, 75 Dosen Muda di Garis Depan Internasionalisasi Unismuh

Hal itu terungkap dalam rapat bersama antara BP3MI Sulsel dan Unismuh Makassar pada Kamis, 14 November 2024, di Ruang Rapat Senat Unismuh Makassar.

Hadir dalam rapat tersebut Kepala BP3MI Sulsel, Dharma Saputra, bersama jajaran. Sementara Pimpinan Unismuh, tampak hadir Wakil Rektor I Dr Burhanuddin dan Wakil Rektor II Prof Andi Sukri Syamsuri. Rapat ini dipandu Ketua Lembaga Pengembangan Bahasa, Kerja Sama dan Urusan Internasional (LPBKUI) Unismuh Makassar Maharida.

Wakil Rektor II Unismuh Makassar, Prof Andi Sukri Syamsuri menyampaikan bahwa acara ini menjadi bagian penting dari sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Baca Juga : Unismuh Makassar Jadi Saksi Komitmen Integritas Beasiswa KIP Kuliah

“Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk mempersiapkan alumni kami agar siap menghadapi tantangan global, khususnya dalam menyiapkan SDM siap kerja ke pasar global,” ujar Prof Andis, sapaan akrab Warek II Unismuh itu.

Ia menambahkan, bahwa Wamen Zulfikar Ahmad Tawalla, akan menyampaikan kuliah tamu yang berfokus pada pentingnya perlindungan hukum, edukasi, dan pelatihan untuk meningkatkan kualitas calon pekerja. Sosialisasi dari tim BP3MI juga akan memberikan pemahaman terkait mekanisme penempatan pekerja migran secara legal dan aman.

Dalam kegiatan ini, Unismuh juga bakal mengundang Kapolda Sulsel, Kepala Kantor Imigrasi Makassar, Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar dan Kadisnaker Provinsi Sulsel.

Baca Juga : Milad ke-62, Unismuh Makassar Mantapkan Diri Menuju Kampus Islam Berdaya Saing Global

Acara ini juga bakal menjadi kegiatan reuni bagi Wamen Zulfikar, sebab ia merupakan alumni Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unismuh Makassar.

“Tentu, kehadiran Bapak Zulfikar Ahmad Tawalla, menjadi kebanggaan sendiri bagi Unismuh, sebab beliau merupakan tokoh nasional yang lahir dari almamater Unismuh Makassar,” tutup Prof Andis.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...