Logo Sulselsatu

Pertanian dan Perdagangan Pendorong Terbesar Ekonomi Sulsel Triwulan Ketiga 2024

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 12 Desember 2024 19:22

Sulsel Talk di Kantor Perwakilan BI Sulsel. Foto: Istimewa.
Sulsel Talk di Kantor Perwakilan BI Sulsel. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pertumbuhan ekonomi Sulsel pada triwulan ketiga 2024 mencapai 5,08 persen dibanding tahun sebelumnya (yoy). Meningkat dibanding triwulan kedua yang sebesar 4,98 persen (yoy).

Perekonomian Sulsel termasuk dalam 10 perekonomian daerah terbesar di Indonesia. Salah satu penopang terbesar berasal dari lapangan usaha pertanian dan perdagangan.

“Hal ini seiring dengan masih berlangsungnya panen padi dan peningkatan produksi perikanan,” kata Kepala Perwakilan BI Sulsel Rizki Ernadi Wimanda saat acara Sulsel Talk ‘Outlook Pertumbuhan Ekonomi Sulsel’ di Kantor BI Sulsel, Selasa (10/12/2024).

Baca Juga : Tiga Warna Media Network Ajak Ibu Rumah Tangga Pahami Keamanan Tabungan

Rizki Ernadi menjelaskan, peningkatan sektor pertanian yang menjadi pendukung ekonomi Sulsel karena produksi padi dengan cuaca yang kondusif dibanding tahun lalu yang terdampak el nino.

Pada 2025 nanti, Rizki menyampaikan laju perekonomian Sulsel diperkirakan mampu tumbuh rentang 4,8 persen hingga 5,6 persen. Sementara itu, laju inflasi diperkirakan tetap terkendali pada angka 2,5 persen dengan deviasi 1 persen.

“Pertumbuhan tersebut diprakirakan tetap diimbangi inflasi yang terkendali dalam sasaran inflasi 2,5 persen dengan devisiasi 1 persen,” ujarya.

Baca Juga : Pemprov Sulsel dan BI Sinergi Dorong Hilirisasi dan Peningkatan Kualitas Investasi

Mendukung capaian tersebut, Rizki menyebut perlu adanya komitmen bersama untuk memperkuat sinergi dalam mengakselerasi pertumbuhan serta mengendalikan inflasi daerah dari seluruh stakeholders terkait.

“Perekonomian Sulsel 2024 diprakirakan tumbuh 4,7-5,5 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya, dengan inflasi yang terkendali dalam batas bawah sasaran inflasi, yaitu pada kisaran 1,8 dengan devisiasi 0,5 persen,” jelas Rizki.

Ia menyebut, ada beberapa faktor pendukung antara lain cuaca yang kondusif serta dukungan program mandiri benih dan bantuan alsintan dari
pemerintah diperkirakan mampu menjadi faktor pendukung pertumbuhan di LU Pertanian.

Baca Juga : BI Sulsel Dorong Ekspor UMKM dan Kemandirian Pesantren Lewat REWAKO

Selain itu, iklim investasi yang membaik seiring telah terbentuknya pemerintahan baru, diprakirakan dapat mengurangi keraguan investor dan dapat meningkatkan kinerja investasi pada 2025.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar27 Mei 2026 17:06
Antusiasme Tinggi, PT SJAM Kembali Gelar Gathering Team Aerox Alpha Vol 2 di Makassar
PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) selaku main dealer Yamaha wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat kembali menggelar Gathering Team Aerox Alpha (GT...
Politik27 Mei 2026 15:35
PDIP Sulsel Pererat Solidaritas Melalui Momentum Kurban
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Keluarga besar PDI Perjuangan Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban dalam rang...
Lifestyle27 Mei 2026 15:11
Yayasan AHM Ajak Generasi Muda Gunakan Bahasa Gen Z untuk Edukasi Safety Riding
Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) mengajak generasi muda memanfaatkan gaya komunikasi khas Gen Z untuk menyampaikan pesan keselamatan berkendara...
Makassar27 Mei 2026 14:43
Munafri-Aliyah Kompak Salat Idul Adha Bersama Ribuan Warga di Karebosi
SULSELSATU. com, MAKASSAR — Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti Lapangan Karebosi, Rabu pagi, 27 Mei 2026, saat ribuan umat Muslim mem...