Logo Sulselsatu

Apdesi Sulsel Gelar Simulasi Makan Siang Bergizi di Makassar, Dukung Program Nasional Prabowo Subianto

Asrul
Asrul

Jumat, 27 Desember 2024 18:50

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dalam rangka mendukung program nasional Makan Siang Gratis yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto, Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar simulasi Makan Siang Bergizi (MBG) di SMP Negeri 1 Kota Makassar, Jumat (27/12/2024).

Simulasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa anak-anak sekolah mendapat makanan yang sehat dan bergizi, sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Makassar, Ibrahim, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan simulasi ini, yang dinilai mendukung visi Presiden Prabowo dalam meningkatkan kecerdasan dan kesehatan anak-anak Indonesia.

Baca Juga : Ibu Selebgram NR Dapat Info CD Disebut “Pencabut Nyawa Polisi”: Kami Lawan Gajah

“Saya sangat mengapresiasi Apdesi Sulsel atas inisiatifnya melaksanakan kegiatan ini. Program ini sangat mendukung upaya pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa melalui konsumsi makanan bergizi,” ujarnya.

Ibrahim juga menekankan pentingnya peran ahli gizi dalam memastikan bahwa makanan yang diberikan memenuhi standar gizi yang seimbang, yakni karbohidrat, protein, sayur, dan susu, yang merupakan komponen utama dalam konsep 4 Sehat 5 Sempurna.

Simulasi ini juga menampilkan menu bergizi lengkap, yang menjadi edukasi penting bagi siswa mengenai pola makan sehat. Ibrahim mengungkapkan, beberapa siswa yang sebelumnya tidak suka makan sayur, kini lebih memahami pentingnya konsumsi gizi seimbang.

Baca Juga : Pengacara Selebgram NR Somasi RS Bhayangkara dan Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Polisi

Ketua Apdesi Sulsel, Sri Rahayu Usmi, menjelaskan bahwa simulasi ini adalah bagian dari bimbingan teknis (Bimtek) Apdesi untuk mempersiapkan implementasi program MBG di seluruh kabupaten di Sulsel.

“Kami melaksanakan Bimtek simulasi MBG di Makassar untuk efisiensi waktu, mengingat jarak antar desa yang cukup jauh. Ke depannya, program ini akan diterapkan di 21 kabupaten di Sulsel, dengan fokus pada satu sekolah di setiap kabupaten,” jelas Sri Rahayu.

Sri Rahayu juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Polda Sulsel dan Bank Sulselbar, untuk mendukung kelancaran program. Polda Sulsel memberikan pendampingan hukum, sementara Bank Sulselbar berperan dalam penyediaan wadah makan yang aman dan ramah lingkungan.

Baca Juga : Kakanwil Kemenkum Sulsel Bersama Ketua Apdesi Bahas Pembentukan Desa Sadar Hukum

“Kolaborasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa program ini berjalan sesuai dengan regulasi dan dapat dilaksanakan dengan efektif,” tambahnya.

Sebagai komitmen jangka panjang, Apdesi Sulsel berharap program ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pemberdayaan Bumdes dan PKK, tetapi juga memberikan peluang ekonomi baru di sektor pangan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...