Logo Sulselsatu

Kematian Janda Dua Anak di Makassar Masih Misterius

ridwan ridwan
ridwan ridwan

Selasa, 14 Januari 2025 18:08

Oplus_131072
Oplus_131072

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kematian seorang perempuan, Emmy Eryani (44) hingga saat ini masih misterius. Pihak keluarga pun mempertanyakan kejanggalan kematian janda dua anak tersebut.

Adek kandung korban, Dedy setyawan menerangkan, dugaan kasus pembunuhan kakaknya yang terjadi di salah satu kamar di Hotel Bali, Jl Sungai Pareman, Kota Makassar, masih dipertanyakan.

Dimana saat kejadian pada 2 November 2024 lalu, adik kandung korban bernama Agung yang juga saudara kandung Dedy, telah melapor dugaan pembunuhan terhadap kakanya ke Polrestabes Makassar.

Kemudian, laporan diproses dan dilakukan penahanan terhadap terlapor atas nama HS (mantan suami korban), selama tiga Minggu. Pihak keluarga korban menerima informasi dari pihak penyidik bahwa terlapor dibebaskan dengan alasan tidak cukup bukti.

Dedy mengaku, pihak keluarga sudah menerima hasil visum yang disampaikan secara lisan oleh penyidik, yakni tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Kami juga dari pihak keluarga korban mempertanyakan hasil visum yang tidak diberikan secara tertulis melainkan disampaikan secara lisan, “kata Dedy di hadapan awak media, Selasa (14/1/2025).

Dedy menerangkan, pihak keluarga meyakini bahwa korban meninggal tidak wajar atas dasar adanya lebam pada bagian leher korban.

Adapun lanjut dia, korban ditemukan tewas setelah diajak oleh terlapor yang diketahui adalah mantan dari suami korban bertemu di Hotel Bali. “Kami minta agar kepolisian mengusut tuntas kematian korban. Karena kami menduga kematian almarhumah itu tidak wajar, “harap Dedy.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Devi Sujana dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

Terkait autopsi kata Devi, hasilnya sudah keluar. Namun dia mengaku, pihaknya tidak punya wewenang untuk menjelaskan lebih detail. Itu kewenangan pihak dokter.

“Tapi hasil autopsi fisik, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Tapi lebih jelasnya mengenai hasilnya, itu kewenangan pihak dokter untuk menjelaskan, “jelas Devi. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 16:45
Pegadaian Kanwil Sulselbarra Maluku Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Barista di Makassar
PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Pemberdayaan ...
Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....