Logo Sulselsatu

Legislator Sulsel Soroti Anggaran Rp4,5 Miliar untuk Drainase CPI, Dinilai Kurang Tepat Sasaran

Asrul
Asrul

Selasa, 04 Februari 2025 13:05

Ketua Komisi D DPRD Sulsel Kadir Halid. Ist
Ketua Komisi D DPRD Sulsel Kadir Halid. Ist

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi D DPRD Sulawesi Selatan, Kadir Halid, mengkritisi anggaran yang dialokasikan oleh Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) untuk pembangunan infrastruktur drainase di Kawasan Center Point of Indonesia (CPI).

Menurut Kadir, keputusan tersebut tidak mencerminkan kebutuhan yang lebih mendesak di wilayah lain.

Kadir Halid menegaskan bahwa banyak kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan yang masih memerlukan perbaikan infrastruktur yang sifatnya lebih urgens, sehingga anggaran untuk drainase di CPI dinilai kurang tepat sasaran.

Baca Juga : PLN dan DPRD Sulsel Perkuat Sinergi Bahas Keandalan Listrik dan Infrastruktur

Politisi Golkar ini juga mengingatkan bahwa kebijakan pemotongan dana transfer ke daerah yang diterapkan oleh Pemerintah Pusat berpotensi berdampak pada alokasi anggaran.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Dinas BMBK pada Selasa, 4 Februari 2025. Kadir meminta perhatian khusus terhadap distribusi anggaran, agar lebih difokuskan pada wilayah yang benar-benar membutuhkan perbaikan infrastruktur yang mendesak.

“CPI tidak ada terlalu khusus. Betul-betul diperhatikan yang sangat urgen. Apalagi ada pemotongan anggaran (pemerintah pusat). Ada daerah lain yang lebih urgen. Tolong ini diperhatikan,” ujar Kadir Halid yang juga berasal dari Fraksi Partai Golkar.

Baca Juga : Pansus DPRD Sulsel Inventarisasi Aset Pemprov, Soroti Lahan Belum Bersertifikat

Sekretaris Komisi D DPRD Sulawesi Selatan, Abdul Rahman, menyampaikan pandangan serupa. Ia menyarankan agar Dinas BMBK lebih fokus pada perbaikan infrastruktur fisik yang lebih mendesak di daerah lain.

Menurut Abdul Rahman, perhatian lebih seharusnya diberikan kepada wilayah yang memerlukan pembangunan yang lebih konkret dan langsung dirasakan masyarakat.

“Soal CPI tidak terlalu urgen. Saya juga biasa jalan-jalan di sana. Saya minta perhatiannya untuk di daerah, supaya kita punya nilai di masyarakat,” tegas Abdul Rahman.

Baca Juga : Reses Ketua DPRD Sulsel Cicu di Pasar Terong, Warga Minta Solusi Banjir dan Pengaman Kanal

Harapannya, Dinas BMBK dapat melakukan evaluasi terhadap rencana anggaran tersebut dan memprioritaskan pembangunan di wilayah yang membutuhkan.

Langkah ini penting agar anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Kabid Pembangunan Preservasi Jalan di Dinas BMBK, Irawan Dermayasamin, menjelaskan bahwa anggaran untuk infrastruktur drainase di Kawasan CPI sebesar Rp4,5 miliar lebih.

Baca Juga : Andre Prasetyo Tanta Janji Kawal Aspirasi Warga Mangkura soal Posyandu dan Trotoar

Irawan mengungkapkan bahwa penganggaran tersebut sebelumnya sudah diajukan dalam Rancangan Kerja Anggaran (RKA) tahun lalu, namun sempat terhenti. Kini, pihaknya kembali mengajukan anggaran untuk kelanjutan proyek tersebut.

“CPI, Rp4,5 miliar difokuskan untuk penganggaran drainase, 2023 sempat terhenti. Inilah yang kami anggarkan kembali,” jelas Irawan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News08 Agustus 2026 18:02
PLN dan DPRD Sulsel Perkuat Sinergi Bahas Keandalan Listrik dan Infrastruktur
PT PLN (Persero) memperkuat koordinasi dengan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mempercepat pe...
Video07 Agustus 2026 22:06
VIDEO: Dua Kelompok Bentrok di Kampus UNM Parang Tambung, Belasan Kaca FMIPA Pecah
SULSELSATU.com – Dua kelompok terlibat saling serang di Kampus Parang Tambung, Universitas Negeri Makassar, Jumat (07/8/2026). Aksi penyerangan ...
Makassar07 Agustus 2026 21:26
Di Balik Sukses Ekspor Udang Indonesia, Kepala Barantin Pastikan Layanan Karantina Berjalan Optimal
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Badan Karantina Indonesia (Barantin) memastikan sistem layanan karantina terus berjalan optimal untuk mendukung daya ...
News07 Agustus 2026 20:39
Anggota DPR RI Meity Rahmatia Kecam Penganiayaan dan Pemerkosaan Mahasiswi di Makassar
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Komisi XIII DPR RI, Meity Rahmatia mengecam keras penganiayaan dan pemerkosaan seorang mahasiswa yang terjadi...