Logo Sulselsatu

Amran Sulaiman Terpilih Aklamasi Pimpin KKSS, Janji Jaga Nilai Budaya Bugis

Asrul
Asrul

Jumat, 11 April 2025 19:15

istimewa
istimewa

SULSELSATU,com, MAKASSAR – Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) periode 2025-2030.

Amran terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Besar (Mubes) KKSS yang digelar di Hotel Four Points by Sheraton, Makassar, Jumat (11/4/2025).

Aklamasi tersebut terjadi setelah Amran mendapat dukungan mayoritas suara dari para pemilik hak suara yang hadir dalam Mubes. Ini menjadi bentuk kepercayaan penuh terhadap tokoh nasional asal Sulsel itu untuk memimpin paguyuban besar warga Sulawesi Selatan di perantauan.

Baca Juga : Stok Beras Tembus 5 Juta Ton, Mentan Amran Minta Kampus Fokus Hilirisasi Teknologi Pertanian

Dalam keterangannya kepada media usai terpilih, Amran menyampaikan komitmennya untuk memimpin KKSS dengan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Bugis-Makassar sebagai pondasi utama.

“Insya Allah kami akan menjalankan amanah ini dengan baik, sesuai prinsip orang Bugis: ma’bulo sipeppa, toddopuli, sipakatau sipakainge sipatokkong. Intinya kita harus solid. KKSS Insya Allah bisa memberi kontribusi besar, tidak hanya untuk Sulawesi Selatan, tapi juga untuk Indonesia bahkan dunia,” ujar Amran.

Amran juga menekankan pentingnya meneladani tokoh-tokoh besar asal Sulsel yang dikenal luas karena integritas dan kontribusinya, baik di dalam negeri maupun mancanegara. Ia menyebut nama-nama seperti Jenderal Andi Muhammad Yusuf, Baharuddin Lopa, Aksa Mahmud, Jusuf Kalla, hingga BJ Habibie.

Baca Juga : MBG Bukan Sekadar Program Gizi, Mentan Amran Sebut Gerakkan Ekonomi Desa

“Beliau-beliau ini adalah sosok yang menjadi obor penerang di mana pun warga Sulawesi Selatan berada. Mereka adalah contoh integritas, keteladanan, dan pengabdian,” tambahnya.

Lebih lanjut, Amran menegaskan bahwa filosofi budaya Bugis tidak boleh dilupakan dan harus diwariskan dari generasi ke generasi. Menurutnya, budaya adalah akar identitas yang menjadi kekuatan di tengah dinamika zaman.

Selain budaya, ia juga menyoroti pentingnya penguatan ekonomi dan pendidikan di era disrupsi yang ditandai oleh perubahan teknologi, krisis iklim, dan tantangan kesehatan global.

Baca Juga : Mentan Amran Ungkap Strategi Indonesia Keluar dari Ketergantungan Impor

“Tanpa ekonomi yang kuat, kita bisa terpinggirkan. Pendidikan juga mutlak di zaman sekarang ini. Di era keterbukaan dan disrupsi seperti saat ini, kita harus beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” tutupnya.

Mubes KKSS tahun ini menjadi momentum penting untuk menyatukan kembali semangat kekeluargaan dan kolaborasi seluruh warga Sulsel yang tersebar di seluruh pelosok negeri dan luar negeri.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi28 Oktober 2026 08:09
OJK Gandeng 27 Asosiasi Perkuat Tata Kelola Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kolaborasi dengan 27 asosiasi profesi bidang tata kelola untuk mengantisipasi risiko di sektor jasa keuangan, ...
News28 Oktober 2026 06:41
Gakkum Ingatkan Petani Patuhi Aturan Penggunaan Kawasan Hutan
Aktivitas operasional pertambangan salah satu perusahaan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, lumpuh total akibat aksi sepihak yang dilancarkan ole...
Pendidikan27 Oktober 2026 21:47
OJK Bekali 500 Pelajar Sekolah Rakyat Literasi Keuangan dan Keterampilan Digital
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekali sekitar 500 pelajar Sekolah Rakyat dengan literasi keuangan dan keterampilan digital melalui program OJK Digicl...
Makassar27 Oktober 2026 21:16
KMI 2026 di Makassar Bahas Royalti dan AI, Fadli Zon Dorong Musik Jadi Kekuatan Ekonomi
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Persoalan royalti dan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi salah satu isu yang dibahas...