Logo Sulselsatu

OJK Sulselbar Edukasi Literasi Keuangan di Kabupaten Enrekang, Sasar Pelajar Hingga Lurah

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 27 Mei 2025 18:22

Edukasi literasi keuangan OJK Sulselbar bersama IJK dan pemerintah daerah di sekolah. Foto: Istimewa.
Edukasi literasi keuangan OJK Sulselbar bersama IJK dan pemerintah daerah di sekolah. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, ENREKANG – Kantor OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar)berkolaborasi dengan Sektor Jasa Keuangan dan pemerintah daerah gelar edukasi keuangan dan pentingnya inklusi keuangan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Enrekang.

Peserta kegiatan terdiri dari pelajar, camat, dan lurah/kepala desa, Kamis (27/5/2025).

Kegiatan yang diselenggarakan selama dua hari ini merupakan wujud implementasi program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) dan implementasi Ekosistem Inklusif (EKI) 2025 di Kabupaten Enrekang.

Baca Juga : OJK dan Kemenkes Perkuat Ekosistem Asuransi Kesehatan, Dorong Biaya Layanan Lebih Efisien

Kegiatan yang dihadirkan meliputi edukasi keuangan kepada pelajar SMA Negeri 2 Enrekang dan Ekosistem Keuangan Inklusif Desa Mandatte. Lalu, edukasi keuangan kepada pelajar dan guru SMP Negeri 1 Enrekang, serta camat dan lurah/kepala desa.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak dan inklusif.

Melalui program Gencarkan, dapat membangun ekosistem keuangan yang lebih stabil dan berkelanjutan, serta meningkatkan aksesibilitas layanan keuangan bagi masyarakat.

Baca Juga : Tujun Dekade Asuransi Astra, Gandeng OJK Ulas Perlindungan Konsumen

Deputi Direktur OJK Sulselbar Amiruddin Muhidu menyampaikan pentingnya mengelola keuangan sejak dini, pagi pelajar bukan berarti literasi keuangan belum relevan. Ia menilai, justru masa inilah saat paling tepat untuk mulai belajar dan membangun kebiasaan positif dalam mengelola uang.

“Langkah sederhana yang bisa mulai dibiasakan adalah menabung. Meskipun terkadang terasa berat, terutama ketika keinginan untuk membeli sesuatu muncul, namun kebiasaan ini adalah fondasi penting dalam membangun keuangan yang sehat dan terencana,” ujar Amiruddin.

Sekretaris Daerah Kabupaten Enrekang Suparman P yang menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi OJK bersama pemerintah dalam menyelenggarakan edukasi kepada camat dan lurah/kepala desa. Ini dapat menjadi perpanjangan tangan untuk menyambung informasi kepada masyarakat di lingkungan sekitarnya.

Baca Juga : OJK Sanksi Pelaku Pasar Modal, Denda Rp327 Miliar

“Kami berharap semangat dan pemahaman yang diperoleh dari kegiatan ini dapat diteruskan kepada masyarakat lingkungan di masing-masing wilayah, sehingga edukasi keuangan benar-benar menyentuh seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Enrekang,” ungkap Suparman

Lebih lanjut, ia juga menambahkan, dari sisi ekonomi, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam mendorong masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan, menghindari jeratan pinjaman ilegal, serta meningkatkan literasi dalam memanfaatkan layanan keuangan yang legal dan produktif.

Dengan demikian, masyarakat dapat membangun ketahanan ekonomi keluarga dan secara kolektif memperkuat perekonomian daerah.

Baca Juga : 570 Siswa Sekolah Rakyat di Makassar Mulai Menabung, OJK Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda

Sementara itu, Kepala Desa Mandatte Alimin Darisa menyampaikan terima kasih kepada OJK dan industri jasa keuangan yang telah memilih Desa Mandatte sebagai lokasi pelaksanaan program Ekosistem Keuangan Inklusif.

Hal ini sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di desa melalui peningkatan literasi keuangan dan perluasan inklusi keuangan kepada seluruh masyarakat di Desa Mandattte.

Tanggapan positif juga disampaikan oleh SMP Negeri 1 Enrekang M. Syawal Wandi yang menyambut baik kegiatan edukasi kepada pelajar sebagai langkah awal untuk membekali pelajar pengelolaan keuangan dan akses keuangan.

Baca Juga : Lewat Digination Day 2026, OJK Dorong Penguatan Ekosistem Keuangan Digital

“Kami mendukung penuh edukasi seperti ini, karena sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini dalam memahami mana aktivitas keuangan dan mengelola keuangan dengan bijak,” tutur M Syawal.

Kepala SMA Negeri 2 Enrekang Sukayono juga menyampaikan bahwa edukasi keuangan menjadi salah satu hal penting di era digitalisasi saat ini ini.

Teknologi semakin berkembang dan akses keuangan semakin mudah, sehingga layanan keuangan menjadi lebih bervariasi sehingga penting untuk kita bersama mengetahui sejak dini.

“Oleh karena itu, penting untuk kita bersama mengetahui sejak dini mana layanan keuangan yang aman dan terpercaya. Dengan edukasi seperti ini, siswa dapat lebih waspada dan tidak mudah tergiur oleh tawaran-tawaran yang menjanjikan

Acara yang digelar ini diharapkan dapat mendorong peningkatan inklusi keuangan dengan pembukaan rekening simpanan pelajar dan juga penyaluran Kredit Usaha Rakyat di berbagai sektor.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...