Logo Sulselsatu

Kasus Covid-19 Naik, Jemaah Haji Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Sekembalinya ke Indonesia

Asrul
Asrul

Senin, 16 Juni 2025 12:13

ilustrasi. (int)
ilustrasi. (int)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengimbau jemaah haji untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul adanya penambahan 178 kasus positif Covid-19 di Indonesia pada pekan ke-23 tahun 2025.

Imbauan ini terutama ditujukan bagi jemaah yang mengalami batuk-pilek sejak berada di Tanah Suci hingga kembali ke Tanah Air.

Kepala Bidang Kesehatan PPIH Arab Saudi di Makkah, Imran, menjelaskan bahwa langkah pencegahan sangat penting dilakukan untuk menghindari penyebaran Covid-19 serta mencegah terjadinya komplikasi kesehatan, terutama di tengah peningkatan kasus di beberapa negara, termasuk Indonesia.

Baca Juga : DPR Siapkan Revisi Dua UU Haji Demi Adaptasi Kebijakan Arab Saudi

“Bagi jemaah yang mengalami batuk atau pilek, kami sarankan untuk tetap menggunakan masker, rajin mencuci tangan, serta melaporkan riwayat perjalanannya kepada petugas kesehatan agar bisa mendapatkan penanganan yang sesuai,” ujar Imran, Minggu (15/6/2025).

Selain ancaman Covid-19, Imran juga mengingatkan soal risiko kesehatan akibat cuaca panas ekstrem di Arab Saudi. Suhu udara di Makkah saat ini mencapai 45 derajat Celsius, sementara di Madinah mencapai 47 derajat Celsius dengan kelembapan udara yang sangat rendah, yakni di bawah 15 persen.

Menurutnya, kondisi ini dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari dehidrasi, kelelahan akibat panas (heat exhaustion), hingga memperburuk penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, gagal ginjal, gagal jantung, dan gangguan paru-paru.

Baca Juga : Arab Saudi Hentikan Penerbitan Visa Haji Non-Kuota, Kemenag Minta Jemaah Tak Tertipu

Berdasarkan data PPIH, hingga hari ke-44 penyelenggaraan haji, tercatat lebih dari 72 ribu jemaah menjalani rawat jalan di kloter. Tiga jenis keluhan terbanyak adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hipertensi, dan diabetes. Sementara itu, 238 jemaah tercatat menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi, dengan kasus utama berupa pneumonia, komplikasi diabetes, dan penyakit jantung koroner.

Imran mengingatkan agar jemaah tidak memaksakan diri melakukan ibadah yang berat secara fisik, seperti umrah sunnah berulang kali maupun melaksanakan Arbain di Madinah, terutama bagi lansia dan mereka yang memiliki penyakit penyerta (komorbid).

“Jika terpaksa beraktivitas di luar hotel saat siang hari, gunakan pelindung seperti payung, semprotan wajah, serta pastikan membawa air minum untuk mencegah dehidrasi,” tambahnya.

Baca Juga : Masa Haji 40 Hari Dinilai Terlalu Lama, Tokoh Agama Usul 20–30 Hari Lebih Ideal

Selain itu, ia menyarankan agar jemaah rutin memeriksakan kondisi kesehatannya setidaknya sekali dalam seminggu, serta mengonsumsi obat secara teratur sesuai anjuran dokter.

Bagi jemaah yang sudah kembali ke Indonesia, Imran mengimbau agar segera melakukan pemeriksaan kesehatan ke fasilitas medis terdekat jika mengalami gejala demam, batuk, pilek, atau sesak napas dalam kurun waktu 14 hari setelah kepulangan dari Tanah Suci.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....
OPD17 September 2026 20:12
Dinilai Lalai Melakukan Pengawasan ke RSIA Paramaount, Ismail Minta Kadinkes Makassar Dievaluasi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Komisi B DPRD Kota Makassar Ismail menyoroti lemahnya pengawasan Dinas Kesehatan terhadap operasional Rumah Sak...