Logo Sulselsatu

Produksi Padi Meningkat, Sumber Utama Pertumbuhan Ekonomi Sulsel Triwulan Pertama 2025

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 30 Juni 2025 19:49

Deputi Kepala Bank Indonesia Sulsel Wahyu Purnama. Foto: Sri Wahyu Diastuti / Sulselsatu.com.
Deputi Kepala Bank Indonesia Sulsel Wahyu Purnama. Foto: Sri Wahyu Diastuti / Sulselsatu.com.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ekonomi Sulsel selama triwulan pertama 2025 masih tumbuh dengan baik diangka 5,78 persen. Angka ini bahkan membawa Sulsel ke peringkat kelima pertumbuhan ekonomi secara nasional.

Lapangan usaha pertanian masih menjadi tulang punggung pendorong ekonomi Sulsel selama triwulan pertama 2025. Produksi padi naik 139,22 persen dari tahun sebelumnya (yoy) imbas berakhirnya pengaruh El Nino dan cuaca baik.

Deputi Kepala Bank Indonesia Sulsel Wahyu Purnama menjelaskan, sektor pertanian akan menjadi lapangan usaha yang cukup potensial mendorong ekonomi Sulsel. Apalagi pada 2025 ini diprediksi terjadi kemarau basah sehingga petani bisa panen hingga lebih dari tiga kali dalam setahun.

Baca Juga : Tallukarsa Pangan Jadi Strategi BI Kendalikan Inflasi

“Selain dari sektor pertanian, produksi ikan tangkap juga meningkat 5,87 persen (yoy) seiring efektivitas penggunaan alat Fish Aggregating Device (FAD),” ujar Wahyu saat media gathering BI Sulsel di Yogyakarta, Selasa (24/6/2025).

Meski tercatat pertumbuhan positif dari lapangan usaha pertanian, ada sejumlah sektor yang mengalami penurunan. Lalu, terkonfirmasi dari kontraksi konsumsi semen di Sulsel sebesar -14 persen (yoy) dengan angka realisasi yaitu 383 ribu ton.

Lapangan usaha pertambangan juga terkontraksi akibat penurunan produksi nikel matte sebesar 6 persen (yoy) dan barang galian C sebesar 3 persen (yoy).

Baca Juga : 22 UMKM REWAKO Binaan BI Sulsel Jajaki Peluang Ekspor di Trade Expo Indonesia 2026

“Selain itu, penurunan juga terjadi di lapangan usaha perdagangan dan jasa melambat seiring efisiensi belanja operasional melalui Inpres 1/2025, tercermin dari penurunan realisasi penerimaan pajak sebesar 25 persen (yoy) yang didominasi sektor jasa, serta penurunan jumlah penjualan kendaraan baru,” kata Wahyu dihadapan media.

Secara spasial atau berdasarkan wilayahnya, kontribusi ekonomi Sulsel terhadap Pulau Sulawesi mencapai 2,54 persen. Sulsel menjadi kontributor utama dalam mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi Sulawesi. Penyumbang utama pertumbuhan ekonomi Triwulan I 2025 adalah Pertanian, Industri Pengolahan, dan Perdagangan.

Pertumbuhan ekonomi tertinggi berada di wilayah Sulawesi sebesar 6,40 persen (yoy) secara nasional.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi24 Oktober 2026 18:34
Tallukarsa Pangan Jadi Strategi BI Kendalikan Inflasi
Bank Indonesia (BI) bersama pemerintah pusat dan daerah memperkuat sinergi pengendalian inflasi pangan di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampu...
Sulsel24 Oktober 2026 18:14
Pemkab Gowa Dorong UMKM Tingkatkan Kualitas Produk hingga Tembus Pasar Internasional
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa Darmawangsyah Muin mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Gowa untuk terus meningkatk...
Ekonomi24 Oktober 2026 13:40
PT Vale Indonesia Tingkatkan Kapasitas Petani Binaan Terapkan Pertanian Organik
PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kapasitas petani binaan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, melalui pelatihan ekologi tanah dan pengelolaan perta...
Politik24 Oktober 2026 08:21
AHY Apresiasi 22 Tahun Pengabdian Ni’matullah Besarkan Demokrat Sulsel
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan apresiasi atas pengabdian Ni’matullah Erbe sel...