SULSELSATU.com, Luwu Timur – Ketua DPRD Kabupaten Luwu Timur, Ober Datte, menghadiri pembukaan Pertemuan Raya Anak Gereja Kristen Sulawesi Tengah (PERAK-GKST) yang berlangsung di Lapangan Selelemba, Desa Teromu, Kecamatan Mangkutana, pada Selasa (1/7/2025).
Kegiatan yang berlangsung hingga 4 Juli 2025 ini mengangkat tema “Anak Terlindungi, Gereja Terberkati”, dan diikuti oleh lebih dari 1.500 peserta dari 25 klasis yang datang dari dua provinsi, yakni Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah. PERAK sendiri merupakan agenda empat tahunan yang menjadi wadah pembelajaran, penguatan iman, dan pertemuan antar anak-anak pilihan dari setiap klasis GKST.
Dalam sambutannya, Ober Datte menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas pelaksanaan kegiatan ini. Ia menilai PERAK bukan hanya sebagai ajang berkumpul, tetapi juga sebagai sarana pendidikan rohani yang penting dalam membentuk karakter anak.
“Kegiatan ini sangat dibutuhkan. Anak-anak tidak hanya belajar untuk menjadi pintar secara akademik, tapi juga diajarkan nilai-nilai iman, kerjasama, dan saling mengenal karakter satu sama lain,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ober berharap Luwu Timur dapat menjadi tuan rumah untuk kegiatan serupa di masa depan, tidak hanya bagi anak-anak, tetapi juga kegiatan bagi ibu-ibu dan bapak-bapak dari lingkup GKST.
“Keamanan di Luwu Timur mencapai 93 persen. Kami merasa bangga jika daerah kami bisa menjadi tempat belajar dan menimba ilmu bagi peserta dari daerah lain. DPRD siap mendukung setiap kegiatan positif yang berdampak pada penguatan sosial dan rohani masyarakat,” tutupnya.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya Perwakilan Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI, Sekretaris Daerah Luwu Timur, Kadis Koperindag, Camat Mangkutana, para Kepala Desa sekitar, serta perwakilan dari Polsek dan Koramil Mangkutana. Jajaran Pengurus Sinode GKST, Majelis Klasis, dan Pengurus Anak GKST juga hadir bersama seluruh kontingen peserta.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar