Logo Sulselsatu

Indosat dan Nokia Bekerja Sama Kurangi Konsumsi Energi dan Dukung Operasional Berkelanjutan Berbasis AI

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 08 Juli 2025 13:36

Indosat dan Nokia bekerja sama kurangi energi dalam operasional. Foto: Istimewa.
Indosat dan Nokia bekerja sama kurangi energi dalam operasional. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) mengimplementasikan solusi Nokia Energy Efficiency. Teknologi ini bagian dari Autonomous Networks milik Nokia dan dirancang untuk mengurangi konsumsi energi beserta emisi karbon di seluruh jaringan radio access network (RAN) Indosat di Indonesia.

Dengan memanfaatkan kecerdasan artifisial (AI) dan algoritma machine learning, sistem ini mampu menganalisis pergerakan data secara langsung, kehadiran Nokia Energy Efficiency menjadikan Indosat dapat mengelola jaringan secara efisien dan berkelanjutan.

Solusi ini juga dilengkapi intelligent thermal management sehingga dapat menekan konsumsi energi, membuat kinerja operasional menjadi lebih efisien, dan ramah lingkungan.

Baca Juga : UGM dan Indosat Resmikan Pusat Teknologi AI Pertama di Indonesia

Tersedia dalam bentuk layanan model Software-as-a-Service (SaaS), teknologi ini juga mengurangi biaya investasi yang tinggi dan memberi kemudahan operasional, sejalan dengan upaya menciptakan jaringan yang berkelanjutan.

Solusi energi berbasis AI ini dapat diterapkan pada berbagai perangkat jaringan, sehingga menekan biaya dan jejak karbon tanpa mengurangi kualitas layanan.

Dengan proses implementasi yang cepat, teknologi ini memberikan dampak nyata dalam waktu singkat, hanya dalam hitungan minggu.

Baca Juga : Indosat Luncurkan Zankore, Bangun Platform Infrastruktur AI di Asia-Pasifik

Inisiatif ini menandai langkah penting dalam transformasi Indosat menjadi AI TechCo yang didukung teknologi cerdas, platform cloud, dan komitmen terhadap keberlanjutan.

Dengan mengintegrasikan otomatisasi dan kecerdasan ke dalam operasional jaringan, Indosat mendorong efisiensi yang lebih tinggi, pengelolaan yang lebih cepat, serta dampak lingkungan yang lebih positif di seluruh infrastrukturnya.

Desmond Cheung selaku Director and Chief Technology Officer Indosat mengatakan, meningkatnya konsumsi data, tanggung jawab kami dalam mengelola sumber daya secara bijak pun ikut berkembang.

Baca Juga : Indosat Catat Pertumbuhan Double Digit, Percepat Transformasi Berbasis AI

“Kolaborasi ini mencerminkan komitmen Indosat terhadap keberlanjutan dan inovasi, dengan memanfaatkan AI yang tidak hanya meningkatkan kinerja jaringan, tetapi juga menekan emisi dan penggunaan energi secara menyeluruh,” ujar Desmond dalam rilis yang diterima, Selasa (8/7/2025).

Indosat telah diakui secara global sebagai operator pertama di Asia Tenggara yang meraih sertifikasi ISO 50001 untuk manajemen energi, menegaskan komitmennya dalam mengurangi dampak lingkungan melalui efisiensi operasional.

Kolaborasi dengan Nokia ini melanjutkan keberhasilan sebelumnya, di mana solusi berbasis AI terbukti efektif dalam mengurangi konsumsi energi di jaringan Indosat.

Baca Juga : Kemenekraf, Indosat, dan Adobe Kolaborasi Dorong Kreator Indonesia Ubah Kreativitas Jadi Peluang

Melanjutkan kerja sama tersebut, Nokia kini menghadirkan solusi Energy Efficiency ke seluruh jaringan RAN yang tersebar di Sumatra, Kalimantan, serta Jawa Tengah dan Timur.

Henrique Vale selaku VP for Cloud and Network Services APAC Nokia mengatakan bangga menjadi bagian dari perjalanan Indosat dalam mewujudkan komitmen terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan, sekaligus memperkuat posisinya di tingkat nasional maupun global.

“Solusi Nokia Energy Efficiency mencerminkan upaya berkelanjutan kami dalam menghadirkan inovasi yang membantu mitra seperti Indosat mengoptimalkan efisiensi energi tanpa mengurangi performa jaringan,” katanya.

Baca Juga : Nokia dan Indosat Modernisasi Jaringan 5G, Siapkan Uji Coba AI-RAN di Indonesia

Sebagai bagian dari Autonomous Networks Fabric, teknologi Autonomous Networks Nokia memanfaatkan Agentic AI untuk memantau dan menganalisis jaringan secara real-time.

Didukung analitik canggih dan sistem keamanan berlapis, teknologi ini membuat operator dapat mengelola jaringan dengan lebih efisien, mempercepat respons, dan meningkatkan keandalan pengalaman pengguna.

Autonomous Networks Fabric adalah teknologi cerdas yang mengintegrasikan seluruh sistem jaringan secara aman, responsif, dan otomatis.

Teknologi ini memantau, menganalisis, dan menyesuaikan kinerja jaringan secara langsung dan mampu memastikan seluruh sistem berfungsi secara efisien tanpa bergantung pada jenis perangkat.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Kriminal27 September 2026 23:00
Pemuda Tewas Diduga Tertembak Saat Perang Kelompok di Tallo, Polda Sulsel Selidiki
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pemuda bernama Rafli Ramadhani alias Pingky (19) tewas diduga tertembak saat perang kelompok di Kecamatan Tal...
Makassar27 September 2026 20:10
Bapenda Makassar Jadi Narasumber Makassar Bikers Day Fest 2026 ‎
SULSELSATU.com, ‎MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar melalui Kepala Bidang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Muhammad ...
Nasional27 September 2026 17:40
PT Vale Bawa 37 Produk UMKM Binaan ke Kriyanusa 2026
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) menghadirkan sedikitnya 37 jenis produk UMKM binaan dari Sorowako, Pomalaa, dan Bahodopi dalam Pameran Kriyanusa 2026 ...
Bisnis27 September 2026 17:05
Proyek Tol IKN Tahap 2, Kalla Beton Siapkan 8.175 Meter Kubik Beton
Kalla Beton kembali terlibat dalam pembangunan infrastruktur strategis di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur....