Logo Sulselsatu

Ketua Pansus DPRD Sulsel Tegaskan Anggaran Gaji P3K Sudah Masuk di RPJMD 2025–2029

Asrul
Asrul

Kamis, 24 Juli 2025 10:36

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sulawesi Selatan, Patarai Amir, angkat bicara terkait polemik belum masuknya anggaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sulsel 2025–2029.

Ia menegaskan bahwa isu tersebut tidak benar dan anggaran P3K telah diakomodasi secara jelas dalam dokumen perencanaan daerah.

“Sudah diakomodasi. Untuk tahun 2026, kita alokasikan Rp567 miliar, dan tahun 2027 sebesar Rp548 miliar khusus untuk gaji P3K,” ujar Patarai, Kamis (24/7/2025).

Baca Juga : Pengawasan di Mangasa, Andre Prasetyo Tanta Terima Keluhan Kabel Provider dan Pendataan Bansos

Penegasan ini disampaikan menyusul kekhawatiran sejumlah pihak yang menilai pemerintah provinsi terkesan abai dalam menjamin keberlanjutan kesejahteraan tenaga non-ASN. Bahkan, sempat beredar kabar bahwa RPJMD tidak mencantumkan secara eksplisit komitmen terhadap keberadaan P3K.

Menanggapi hal tersebut, Patarai menilai narasi yang berkembang terlalu dibesar-besarkan dan tidak berdasar.

“RPJMD ini sudah clear. Tidak ada poin yang menggantung, dan semua disusun dengan orientasi pada kepentingan publik. Jangan menyebar keresahan tanpa data,” tegas politisi Partai Golkar asal Dapil Maros-Pangkep itu.

Baca Juga : Pengawasan DPRD Sulsel di Mariso, Andre Prasetyo Tanta Tampung Keluhan Bansos dan Sanitasi

Ia juga mengapresiasi seluruh tim penyusun RPJMD, termasuk pejabat Pemprov Sulsel Setiawan Aswad yang meski sempat dikabarkan mengundurkan diri, tetap aktif berkontribusi dalam pembahasan teknis sebagai staf.

“Beliau hadir seperti biasa. Dedikasi dan kontribusinya tetap kami apresiasi,” ujar Patarai.

Diketahui, pembahasan dokumen RPJMD sempat diwarnai dinamika politik di internal dewan. Sejumlah anggota DPRD menilai masih ada ketidaksinkronan dalam penjabaran target pembangunan dan kebijakan anggaran.

Baca Juga : Kunjungi Pelabuhan Bira, Komisi D DPRD Sulsel Dorong Perbaikan Infrastruktur

Namun Pansus memastikan seluruh catatan dan masukan dari fraksi telah diakomodasi dan difinalisasi bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel.

“Kadang susah membedakan mana yang kritik substansi dan mana yang sekadar gaduh. Tapi kami pastikan, RPJMD ini disusun secara teknokratik, akuntabel, dan berpihak pada masyarakat,” pungkas Patarai.

Dengan pernyataan ini, DPRD Sulsel berharap publik bisa mendapatkan informasi yang utuh dan tidak terprovokasi oleh spekulasi di media sosial. Pansus menegaskan bahwa komitmen terhadap kesejahteraan P3K dan arah pembangunan lima tahun ke depan tetap menjadi prioritas utama.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar04 Februari 2026 10:21
Perkuat Tata Kelola, PDAM Makassar Gelar Pelatihan Keuangan Berbasis SAK EP
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar Pelatihan Sistem Informasi PDAM Pintar Modul Keuangan dan Akuntansi berbasi...
News04 Februari 2026 08:36
Kampanye Narasi Keberlanjutan, PT Vale Tegaskan Komitmen Good Mining Practices Lewat UKW
Di tengah sorotan publik terhadap industri pertambangan nasional, terutama di kawasan industri nikel seperti Morowali, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale)...
Metropolitan03 Februari 2026 19:40
Forum Perangkat Daerah Kominfo Makassar Bahas Digitalisasi dan Integrasi Layanan Publik
SULSELSATU.com MAKASSAR – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar menggelar Forum Perangkat Daerah untuk membahas penguatan digital...
Makassar03 Februari 2026 19:38
Walikota Appi Serukan Percepatan Digitalisasi Bansos agar Tepat Sasaran ke Masyarakat
SULSELSATU.com JAKARTA – Pemerintah Kota Makassar, akan terus meningkatkan efisiensi proses penyaluran bantuan sosial, melalui pemanfaatan tekno...