Logo Sulselsatu

Menuju Kota MULIA, PDAM Makassar Perkuat Layanan Digital Non-Tunai

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Senin, 28 Juli 2025 21:20

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar resmi melalui digitalisasi pembayaran di tiga badan usaha milik daerah (BUMD): Perumda Pasar, Perumda Terminal, dan Perumda Air Minum (PDAM), di area pasar pusat niaga daya, jalan perintis kemerdekaan KM 10, Senin, (28/07/2025).

Peluncuran ini dihadiri oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, Anggota DPRD Kota Makassar, serta sejumlah pejabat dari Bank Indonesia dan Bank Sulselbar. Hadir pula Plt Direktur Keuangan Perumda Air Minum Kota Makassar, Nanang Supriyatno, Plt Direktur PD Pasar Ali Gauli Arief, dan Plt Direktur PD Terminal Elber Makbul Amin.

Digitalisasi ini mencakup sistem pembayaran non-tunai untuk berbagai layanan publik, seperti retribusi pasar, parkir, pembayaran air, hingga pembelian tiket bus.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menekankan pentingnya digitalisasi sebagai langkah menuju transparansi dan efisiensi tata kelola keuangan daerah.

“Kalau sistemnya masih pakai uang tunai, terlalu banyak celah untuk kebocoran. Dengan digitalisasi, semua tercatat dan transparan,” kata Munafri dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Appi sapaan Akrab Munafri Arifuddin juga meminta seluruh instansi dan masyarakat turut mendukung sistem ini agar tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial.

”saya harap kegiatan ini setelah dilauching bukan hanya sekedar seremonial belaka, tapi harus terus berjalan sesuai apa yang kita inginkan seacara akuntabel dan transparan”harapnya.

Plt Direktur Keuangan PDAM Makassar, Nanang Supriyatno, menyebutkan bahwa mayoritas pelanggan PDAM kini menggunakan sistem pembayaran digital melalui bank dan berbagai kanal mitra daring. Langkah ini terbukti mendorong efisiensi operasional dan transparansi keuangan perusahaan.

Plt Direktur Keuangan Perumda Air Minum Kota Makassar, Nanang Supriyatno

Nanang menjelaskan Hingga pertengahan 2025, tercatat sekitar 83 persen pembayaran tagihan pelanggan telah dilakukan secara non-tunai. Kata dia, Perumda Air Minum Kota Makassar terus memperkuat langkah transformasi digital demi meningkatkan layanan dan tata kelola keuangan yang transparan.

“Saat ini kami juga tengah menginisiasi proses konversi sistem pembayaran ke CMS (Cash Management System), yaitu sistem transfer langsung ke rekening tujuan. Langkah ini diyakini akan meningkatkan efisiensi, kecepatan, dan transparansi keuangan PDAM,” ujar Nanang.

Nanang juga menyampaikan permintaan dukungan kepada Bank Indonesia dan Bank Sulselbar sebagai mitra strategis dalam mewujudkan implementasi CMS secara optimal. Menurutnya, sinergi ini sangat penting demi kelancaran sistem pengelolaan kas perusahaan yang lebih modern dan terkontrol.

Menurutnya, Langkah digitalisasi ini dinilai selaras dengan arah pembangunan Kota Makassar yang kini bergerak menuju visi besar: Makassar Menuju Kota Mulia, kota yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan. Transformasi layanan publik secara digital merupakan bagian penting dalam mendukung misi tersebut.

“Transformasi digital bukan hanya soal teknologi, tapi juga komitmen kami menghadirkan layanan air yang lebih cepat, transparan, dan responsif,” tegasnya.

Dalam waktu dekat, Ia juga menargetkan seluruh transaksi lain seperti biaya sambungan baru dapat terintegrasi dengan sistem QRIS. PDAM Makassar juga terus memperkuat infrastruktur teknologi informasi yang terhubung dengan sistem Pemerintah Kota Makassar.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel, Rizki Ernadi Wimanda, mengatakan bahwa transaksi menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) terus tumbuh pesat. Di Sulsel, nilai transaksi hingga Juni 2025 mencapai Rp16,5 triliun, dengan lebih dari 1,3 juta pengguna.

“Sekarang kita bisa bayar retribusi, naik bus, dan belanja di pasar pakai QRIS. Bahkan donasi masjid pun sudah digital. Yang belum pakai QRIS, itu ketinggalan zaman,” ujar Rizki.

Disisi lain, Direktur Operasional dan TI Bank Sulselbar, Iswadi Ayub, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung infrastruktur pembayaran digital dalam Perumda di kota Makassar ,“Kami telah menyiapkan sistem untuk mendukung seluruh transaksi digital, termasuk integrasi dengan aplikasi layanan publik dan sistem manajemen keuangan,” ujarnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News13 September 2026 18:20
SPBU di Jalan Tun Abdul Razak Gowa Belum Berlakukan Sistem Ganjil-Genap Hari Ini
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Tun Abdul Razak, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), belum ...
News13 September 2026 17:01
PLN Inventarisasi Lahan SUTET Wotu–Bungku untuk Perkuat Sistem Kelistrikan Sulawesi
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Selatan melakukan survei identifikasi dan inventar...
Otomotif13 September 2026 16:47
135 Peserta Ramaikan Honda Modif Contest 2026 di Maros, Tarik 3.000 Pengunjung
Honda Modif Contest (HMC) 2026 berlangsung meriah di Grand Mall Maros pada Sabtu (12/9/2026). Ajang modifikasi sepeda motor Honda tersebut diikuti 135...
Sulsel13 September 2026 14:44
Susuri Aka-akae, Talumae, dan Mojong, Syaharuddin Kawal Aliran Air untuk Sawah Petani
SULSELSATU.com, SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menyusuri persawahan dan jaringan irigasi di Desa Aka-akae, Talum...