SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memaparkan potensi pariwisata dan berbagai program unggulan yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Makassar kepada sejumlah pimpinan daerah yang berkunjung dan belajar ke Balaikota Makassar, Jumat (8/8/2025).
Hadir dalam rombongan antara lain Wali Kota Dumai, Wakil Wali Kota Samarinda, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Wakil Wali Kota Kendari, Wakil Bupati Pulang Pisau, Wakil Bupati Magetan, dan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir. Turut hadir menyambut mereka, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, serta sejuta kepala SKPD Kota Makassar.
Mengawali sambutannya, Munafri memperkenalkan sekilas tentang Kota Makassar sebagai salah satu kota terbesar di kawasan timur Indonesia, dengan jumlah penduduk sekitar 1,4 juta jiwa.
Baca Juga : Kabar Gembira! Olymrun 2026 Hadir di Makassar, Siapkan Hadiah Rp150 Juta
“Kami memiliki 15 kecamatan dan 153 kelurahan. Hampir seluruh kegiatan ekonomi di sini ditopang oleh sektor perdagangan dan jasa. Kami juga memiliki beberapa pelabuhan besar,” ujarnya.
Ia lalu menguraikan wisata unggulan Kota Makassar yang menjadi daya tarik, mulai dari gugusan Kepulauan Spermonde yang menjadi tujuan wisata bahari, hingga destinasi populer di dalam kota seperti Benteng Rotterdam, Masjid 99 Kubah, makam Pangeran Diponegoro, dan Pantai Losari.
“Kami berharap Bapak-Ibu sekalian mendapat kesan yang baik selama berada di Makassar,” tambahnya
Baca Juga : Warga dan Mahasiswa Pasang Baliho Penolakan PSEL di Tamalanrea, Pertanyakan Izin Amdal
Lebih lanjut, Munafri memaparkan tiga program prioritas yang menjadi fokus Pemerintah Kota Makassar, satunya adalah Makassar Creative Hub, pusat pengembangan keterampilan generasi muda yang berlokasi di kawasan Pantai Losari.
Ia menjelaskan fasilitas tersebut dibangun untuk meningkatkan keahlian lulusan sekolah dan perguruan tinggi agar memiliki keterampilan spesifik yang dibutuhkan dunia kerja.
“Di dalamnya ada berbagai kelas, termasuk teater dan pelatihan lainnya, yang bisa menjadi wadah anak muda untuk meng-upgrade skill,” jelasnya.
Baca Juga : Inisiatif Katimbang Siaga Bencana PLN UIP Sulawesi Dapat Penghargaan Pemkot Makassar
Berikutnya, Munafri menjelaskan superapps Lontara+, inovasi teknologi Pemkot Makassar yang baru saja launching. Aplikasi yang mampu mengintegrasikan lebih dari 300 aplikasi layanan Pemkot Makassar ke dalam satu platform. Layanan yang tersedia mencakup kanal pengaduan, pembayaran, dan berbagai fitur lain.
“Walaupun masih dalam tahap 1.0, kami sudah menyiapkan peta jalan pengembangan hingga lima tahun ke depan,” ujanya.
Terakhir, Munafri mengungkapkan rencana pembangunan stadion Untia untuk klub sepak bola PSM Makassar yang ditargetkan rampung pada 2028 dengan kapasitas 15.000 penonton.
Baca Juga : Pelindo dan Pemkot Makassar Sinergi Bangun Taman KM 0 Makassar
“Ini adalah bentuk komitmen kami pada olahraga dan kebanggaan warga Makassar,” tambahnya.
Knjungan kerja tersebut ditutup dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Kabupaten Magetan terkait pengembangan potensi daerah di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. Serta pertukaran cenderamata sebagai simbol persahabatan antar daerah.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar