Logo Sulselsatu

Fraksi Golkar Soroti Nasib Tenaga Upahjasa di Rapat Paripurna DPRD Lutim

Andi
Andi

Jumat, 22 Agustus 2025 18:51

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, Luwu Timur – Dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Luwu Timur yang digelar pada Jumat (22/8/2025), Fraksi Partai Golkar menyoroti isu penting terkait nasib 208 tenaga upahjasa yang tidak lulus seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun ini.

Rapat paripurna tersebut mengusung agenda pendapat akhir fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, H. Bahri Suli, mewakili Bupati Irwan Bachri Syam, serta seluruh anggota DPRD, pimpinan OPD, dan tamu undangan.

Dalam penyampaiannya, Juru Bicara Fraksi Golkar, Aripin, S.Ag., MH, menyatakan bahwa keberadaan ratusan tenaga upahjasa yang telah lama mengabdi harus mendapat perhatian dan solusi konkret dari pemerintah daerah.

“Tenaga upahjasa ini bukan hanya bagian dari sistem birokrasi, tapi mereka juga ujung tombak pelayanan publik di banyak sektor. Ketika mereka tidak lulus seleksi CASN, tentu kita harus memikirkan opsi lain agar mereka tetap bisa bekerja dan memperoleh penghasilan yang layak,” ungkap Aripin.

Sebagai bentuk solusi, Fraksi Golkar mendorong Pemerintah Kabupaten Luwu Timur agar mengakomodir mereka melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu.

“P3K Paruh Waktu merupakan skema yang memungkinkan pengangkatan tenaga kerja dengan perjanjian kerja yang bersifat tidak penuh waktu, dengan penghasilan yang disesuaikan berdasarkan kemampuan anggaran instansi. Ini bisa menjadi jalan tengah untuk menyelamatkan ratusan tenaga kerja yang selama ini loyal dan berdedikasi,” tambahnya.

Fraksi Golkar menilai, penerapan skema ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi para tenaga upahjasa, tetapi juga menjaga kesinambungan pelayanan publik di tingkat kecamatan, desa, sekolah, maupun fasilitas kesehatan.

Lebih lanjut, Fraksi Golkar juga menyampaikan apresiasi terhadap sejumlah program dan kebijakan pemerintah daerah yang dinilai berpihak kepada masyarakat. Namun, pihaknya menegaskan bahwa isu tenaga upahjasa harus masuk dalam skala prioritas kebijakan anggaran.

“Kami berharap pemerintah tetap survive dalam menjalankan amanah rakyat. Semua program yang baik harus kita lanjutkan, yang keliru kita benahi, dan yang tidak sesuai harus kita tinggalkan,” tegas Aripin.

Fraksi Golkar juga mengingatkan pentingnya menggali potensi pendapatan daerah secara kreatif dan inovatif untuk memperkuat kapasitas fiskal, guna mendukung pembiayaan program-program prioritas seperti pendidikan, kesehatan, serta perlindungan sosial.

Di akhir penyampaiannya, Fraksi Golkar menyatakan menyetujui Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah, dengan catatan bahwa masukan dan aspirasi yang telah disampaikan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan program pemerintah ke depan.

“Kami akan terus mengawal dan mendukung program-program pro rakyat, demi tercapainya visi Luwu Timur Maju dan Sejahtera,” tutup Aripin.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel06 Agustus 2026 19:40
300 Petani Sidrap Dibekali Teknologi Smart Farming, Kolaborasi Australia-Unhas Dukung Pertanian Modern
SULSELSATU.com, SIDRAP – Sebanyak 300 petani di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mengikuti pelatihan smart Farming sebagai upaya memperkenalkan ...
OPD06 Agustus 2026 19:39
Pansus DPRD Sulsel Inventarisasi Aset Pemprov, Soroti Lahan Belum Bersertifikat
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pansus Pengelolaan Barang Milik Daerah terus mengejar aset Pemprov Sulsel untuk segera diamankan. Khususnya aset yang...
Politik06 Agustus 2026 19:11
Darmawangsyah Muin Ajak Kader Gerindra Sulsel Perkuat Konsolidasi hingga Akar Rumput
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan memanfaatkan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) sebagai ajang...
News06 Agustus 2026 19:09
Pelindo Sosialisasikan PKB 2026-2028, Perkuat Hubungan Industrial yang Harmonis
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus memperkuat hubungan industrial yang harmonis melalui sosialisasi Perjanjian Kerja Bersama (PKB) 20...