Logo Sulselsatu

Bupati Lutim Sebut PT Vale Bergerak Cepat Atasi Kerusakan Pipa

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Senin, 25 Agustus 2025 08:00

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam. Foto: Istimewa.
Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, LUWU TIMUR – Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam menegaskan pemerintah daerah berkolaborasi dengan PT Vale Indonesia telah bergerak cepat menindaklanjuti insiden kebocoran pipa minyak di wilayah Towuti.

Ketika kebocoran pipa terjadi, Irwan Bachri Syam pada Sabtu lalu langsung menginstruksikan jajarannya, mulai dari kepala desa, camat, hingga dinas terkait, untuk melakukan langkah penanganan darurat di lapangan.

“Saya sudah minta Kepala Dinas Lingkungan Hidup sebagai ketua tim investigasi. Semua terlibat untuk mendata lahan, kebun, dan irigasi masyarakat yang terdampak akibat kebocoran tersebut,” jelas Bupati, saat dihubungi Minggu (24/8/2025).

Baca Juga : Vale Indonesia Buka Peluang Vendor Lokal di IGP Pomalaa

Menurutnya, pemerintah daerah belum bisa memastikan seberapa besar dampak lingkungan dan sosial dari kejadian ini karena proses identifikasi masih berlangsung.

Namun, dia menekankan agar masyarakat terdampak menjadi prioritas dalam pemulihan.

“Termasuk kerugian, saya sudah instruksikan untuk hitung nilainya. Kita terus berkoordinasi dengan pihak PT Vale,” ungkapnya.

Baca Juga : Dua Warga Luwu TimurTerima Beasiswa S2 PT Vale

Irwan juga mengungkapkan telah berkomunikasi langsung dengan CEO PT Vale Indonesia, Bernardus Irmanto, untuk berkolaborasi terkait penanganan darurat dan pencegahan jangka panjang.

“PT Vale bergerak cepat. Vale juga siap melakukan tindakan pemulihan termasuk ganti rugi,” jelasnya.

Kaitan dengan Gempa di Lutim
Menurut dia, pemerintah belum bisa berspekulasi terkait penyebab kebocoran pipa.

Baca Juga : Pendapatan PT Vale Naik 27 Persen, Produksi Capai 18.341 Ton Nikel Matte

Namun, diakui Irwan, gempa yang terjadi di Lutim beberapa waktu lalu memang cukup keras. Sehingga bisa menyebabkan terjadinya pergeseran pipa.

“Gempa kemarin memang keras, sehingga bisa jadi penyebab pergeseran. Ada juga yang bilang bisa karena kondisi usia pipa. Tapi kita tidak bisa berspekulasi,” ungkap dia.

Sebelumnya, PT Vale Indonesia menyampaikan komitmen untuk mengantisipasi dampak kebocoran pipa tersebut dan telah menurunkan tim Emergency Response Group (ERG) untuk memasang oil boom dan oil trap sebagai langkah menahan penyebaran minyak.

Baca Juga : PT Vale Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM Morowali

Perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf serta berkomitmen menangani insiden dengan penuh tanggung jawab.

Bupati berharap penanganan atas dampak insiden ini bisa dilakukan dengan cepat, termasuk proses ganti rugi lahan warga yang terdampak.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi31 Oktober 2026 21:20
OJK Kolaborasi DPR RI Edukasi Keuangan Masyarakat Maros
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat bersama Anggota Komisi XI DPR RI Andi Yuliani Paris mengedukasi masyarakat Kabupaten ...
News31 Oktober 2026 19:10
Dilanda El Nino, Mesin Air Konversi LPG Hijaukan Sawah Petani
Sakir Daeng Sewang (62) baru saja pulang dari Agen Liquefied Petroleum Gas (LPG) di kampung tetangga, Rabu 28 Oktober 2026, pagi. Di dek motor tuanya,...
News31 Oktober 2026 13:41
Vale Indonesia Buka Peluang Vendor Lokal di IGP Pomalaa
PT Vale Indonesia Tbk membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk terlibat dalam rantai pasok Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa melalui sosiali...
News31 Oktober 2026 12:58
Pelindo dan Pemprov Sulsel Perkuat Kerja Sama Maritim
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Group bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan membahas penguatan kerja sama untuk meningkatkan laya...