Logo Sulselsatu

Program MBG Jadi Pilar Atasi Stunting dan Dorong Ekonomi Lokal di Makassar

Asrul
Asrul

Kamis, 18 September 2025 18:11

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Komisi IX DPR RI terus memperkuat langkah dalam penanggulangan stunting serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program MBG diharapkan menjadi fondasi kuat menuju generasi emas bangsa Indonesia dimasa mendatang.

Kegiatan sosialisasi program MBG yang dihadiri oleh ratusan masyarakat ini bertempat di Kota Makassar pada Minggu (14/9/2025).

Baca Juga : Ashabul Kahfi Tantang PAN Maros Tambah Kursi DPRD Dua Kali Lipat

Program MBG resmi diluncurkan pemerintah pada 6 Januari 2025 lalu dan secara bertahap akan menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.

Acara sosialisasi ini dihadiri oleh anggota Komisi IX DPR RI Ashabul Kahfi, perwakilan Badan Gizi Nasional Adib Alfikry, Dosen UIN Alauddin Makassar Syamsul Qomar

Dalam sambutannya, anggota Komisi IX DPR RI Ashabul Kahfi menegaskan bahwa sosialisasi MBG merupakan langkah penting untuk memastikan masyarakat memahami tujuan besar program ini.

Baca Juga : APPMBGI dan Kemenko Pangan Perkuat Sinergi untuk Sukseskan Program MBG

“MBG tidak hanya untuk menurunkan angka stunting, tetapi juga memastikan kecukupan gizi masyarakat secara menyeluruh. DPR RI berkomitmen mengawal pelaksanaan MBG di Makassar agar benar-benar memberi manfaat nyata bagi rakyat,” tutur Ashabul Kahfi.

Sementara itu, Adib Alfikry dari BGN menjelaskan bahwa program MBG menyasar peserta didik mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA, serta kelompok non-didik seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan MBG juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah melalui keterlibatan pelaku usaha pangan lokal dan penciptaan lapangan kerja di sekitar Sentra Produksi Pangan Gizi (SPPG).

Baca Juga : Ashabul Kahfi: Program MBG Jadi Komitmen Pemerintah Bangun Generasi Emas Bangsa

Menanggapi hal tersebut, Syamsul Qomar menyebut bahwa program makan bergizi gratis tidak sekadar berarti makan sampai kenyang, tetapi juga dapat memberikan asupan gizi seimbang yang sangat dibutuhkan anak-anak agar tumbuh sehat, kuat, dan cerdas.

Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan dukungan penuh masyarakat.

“Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Kota Makassar semakin memahami urgensi Program MBG serta bersama-sama mendukung implementasinya,” ucap Syamsul.

Baca Juga : Ashabul Kahfi Dorong Program MBG, Pastikan Anak Dapat Gizi Seimbang

Sinergi antara pemerintah, DPR RI, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam memperbaiki kualitas gizi generasi muda dan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Berdasarkan riset, Indonesia diproyeksikan akan memiliki populasi muda yang besar pada tahun 2045 dan program ini dapat menjadi pilar penting dalam mendukung generasi muda yang sehat, produktif, dan siap bersaing di masa depan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News18 September 2026 16:45
Pegadaian Kanwil Sulselbarra Maluku Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Barista di Makassar
PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Program Pemberdayaan ...
Pendidikan18 September 2026 16:11
Field Trip Science Athirah Ajak 133 Siswa Tanam Mangrove di Puntondo
Sebanyak 133 siswa SMP Islam Athirah Makassar belajar menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman mangrove di Pusat Pendidikan Lingkunga...
News18 September 2026 15:15
PLN Sosialisasikan Kompensasi Lahan SUTT 150 kV ACN–Bungku di Morowali
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara terus melakukan sosialisasi dan musyawarah bers...
News18 September 2026 14:32
Trafik Penumpang Pelindo Regional 4 Naik 12,9 Persen hingga Agustus, Capai 6,02 Juta Orang
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan pada sejumlah indikator operasional selama Januari hingga Agustus 2026....