SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kinerja perbankan di Sulsel hingga semester pertama 2025 masih menunjukkan pertumbuhan positif. Tercatat total aset tumbuh 5,90 persen semester pertama 2025 secara yoy.
Pertumbuhan ini membawa aset perbankan Sulsel selama enam bulan pertama 2025 mencapai nominal Rp207,33 triliun.
Baca Juga : OJK dan Kemenkes Perkuat Ekosistem Asuransi Kesehatan, Dorong Biaya Layanan Lebih Efisien
Total aset tersebut masih didominasi oleh bank umum yang mencapai Rp203,52 triliun. Lalu, Bank Pengkreditasn Rakyat (BPR) mencapai Rp3,81 triliun.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar Moch Muchlasin mengatakan, Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mengalami pertumbuhan. DPK tumbuh 7,73 persen (yoy) dengan nominal mencapai Rp141, 69 triliun.
“DPK di Sulsel didominasi oleh tabungan dengan share 59,22 persen,” ujar Muchlasin dalam rilis resmi OJK Sulselbar.
Baca Juga : Tujun Dekade Asuransi Astra, Gandeng OJK Ulas Perlindungan Konsumen
Sementara itu, kinerja kredit yang disalurkan perbankan selama semester pertama 2025 tumbuh sebesar 3,89 persen (yoy) dengan nominal mencapai Rp167,47 triliun.
Penyaluran kredit di Sulsel didominasi oleh kredit produktif sebesar 53,77 persen. Namun, dari sisi pertumbuhan kredit didorong oleh kredit konsumtif yang tumbuh sebesar 7,66 persen.
“Jika dilihat berdasarkan sektor ekonomi, kredit yang disalurkan pada sektor perdagangan besar dan eceran memiliki porsi terbesar dengan share 22,95 persen,” jelasnya.
Baca Juga : OJK Sanksi Pelaku Pasar Modal, Denda Rp327 Miliar
Kinerja intermediasi perbankan Sulsel terjaga dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) 120,30 persen dan tingkat rasio kredit bermasalah berada di level 2,99 persen.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar