Logo Sulselsatu

PT Vale Bersama KLHK Angkat Lebih dari 56 Ton Sampah dari Sungai Cipinang

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 21 Oktober 2025 17:26

Manajemen PT Vale saat meninjau Sungai Cipinang. Foto: Istimewa.
Manajemen PT Vale saat meninjau Sungai Cipinang. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com — Sungai bukan sekadar aliran air; ia adalah urat nadi kehidupan kota dan penentu masa depan lingkungan yang kita wariskan.

Dengan semangat kolaborasi dan keberlanjutan, PT Vale Indonesia Tbk bagian dari Grup Mining Industry (Mind Id) bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bergandengan tangan dalam Gerakan Bersih Sungai Cipinang 2025.

Gerakan ini adalah sebuah inisiatif nasional untuk memulihkan kualitas air, menumbuhkan kesadaran masyarakat, dan memperkuat jejaring komunitas sungai di wilayah Jakarta Timur dan Depok.

Baca Juga : PT Vale Hidupkan Warisan Budaya Anyaman Teduhu, dari Luwu Timur ke Panggung Nasional

Gerakan yang berada di bawah arahan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, ini telah menggerakkan energi kolektif dari berbagai lapisan masyarakat.

Hingga pertengahan Oktober, sebanyak 225 relawan komunitas Sungai Cipinang telah terlibat dalam kegiatan gotong royong di empat segmen utama, mengangkat lebih dari 56 ton sampah dari badan dan bantaran sungai, serta mendukung pemasangan 19 unit trashboom dan CCTV di titik strategis untuk menahan serta memantau aliran sampah.

Catatan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta bahkan menunjukkan bahwa sepanjang September 2025, beban sampah yang teridentifikasi di aliran Sungai Cipinang telah mencapai 302 ton, mempertegas urgensi aksi bersama ini.

Baca Juga : Produksi Nikel PT Vale Naik 19 Persen pada Kuartal II 2026, Pendapatan Tembus US$290 Juta

“Sungai adalah urat nadi kota yang harus dijaga bersama. Pengukuhan Komunitas Sungai Cipinang bukan akhir, tetapi awal dari gerakan panjang menjaga air bersih, mengurangi risiko banjir, dan membangun budaya baru bagi kota-kota kita,” ujar Hanif.

Kementerian menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan sungai tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kedisiplinan dan partisipasi masyarakat.

Hal itu disampaikan pula oleh Dr. Rasio “Roy” Ridho Sani selaku Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, yang menekankan pentingnya integritas dan penegakan hukum dalam menjaga kualitas air.

Baca Juga : VIDEO: Mengenal Politeknik Sorowako, Kampus Vokasi dengan Lulusan Teknik Berdaya Saing

“Kita tidak bisa bicara pengelolaan tanpa penegakan hukum. Disiplin lingkungan harus dimulai dari individu hingga institusi. Gerakan ini membuktikan bahwa sinergi pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dapat menghasilkan dampak nyata,” ujar Roy.

Bagi PT Vale, partisipasi dalam gerakan ini bukan sekadar kegiatan tanggung jawab sosial, melainkan bagian dari filosofi keberlanjutan perusahaan yang menempatkan air sebagai sumber kehidupan yang harus dijaga bersama.

Sebagai perusahaan tambang nikel yang mengandalkan energi 100 persen terbarukan dari pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Sulawesi Selatan, PT Vale memahami bahwa air bersih adalah fondasi dari keberlanjutan industri, masyarakat, dan lingkungan.

Baca Juga : Politeknik Sorowako Fokus Cetak Lulusan Siap Industri, Serapan Kerja Alumni Capai 85 Persen

Melalui kolaborasi ini, Vale berupaya memperluas praktik terbaik dalam pengelolaan air dan konservasi lingkungan dari kawasan operasi ke ruang perkotaan — di mana tantangan sampah dan polusi air membutuhkan keterlibatan aktif lintas sektor.

“Air adalah sumber kehidupan, bukan hanya bagi tambang, tetapi juga bagi masyarakat. Gerakan ini sejalan dengan filosofi Vale bahwa setiap tetes air harus dijaga dan dikembalikan lebih bersih. Kami bangga menjadi bagian dari inisiatif KLHK dalam memperkuat budaya peduli sungai,” tutur Budiawansyah selaku Director & Chief of Sustainability and Corporate Affairs Officer (CSCAO), PT Vale Indonesia Tbk.

Pekan ini, kegiatan akan terus berlanjut di wilayah Depok dan Jakarta Timur dengan agenda bersih sungai, pembekalan komunitas, dan sosialisasi aplikasi Peduli Lingkungan yang dikembangkan untuk memperkuat sistem pemantauan berbasis masyarakat.

Baca Juga : PT Vale Perkuat Ekosistem Informasi Publik Lewat Upskilling Jurnalis

Inisiatif ini diharapkan menjadi model kolaborasi lintas pemangku kepentingan (public–private–community partnership) yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di daerah lain di Indonesia.

Sebagai tindak lanjut dari rangkaian kegiatan ini, pada 19 Oktober 2025 Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq memimpin langsung rapat evaluasi di Depok bersama para pemangku kepentingan, termasuk perwakilan pemerintah daerah, DPRD, dan komunitas sungai.

Pertemuan tersebut menegaskan kembali pentingnya kesinambungan gerakan dan peningkatan kapasitas komunitas dalam menjaga kebersihan dan fungsi ekologis Sungai Cipinang.

Dalam forum itu, PT Vale turut menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung program pemulihan lingkungan dan penguatan literasi air melalui pendekatan kolaboratif, berbasis sains, dan berorientasi pada perubahan perilaku.

Gerakan Sungai Cipinang kini menjadi simbol kolaborasi dan harapan — bahwa menjaga sungai berarti menjaga kehidupan.

Dari setiap karung sampah yang diangkat, setiap relawan yang terlibat, dan setiap tetes air yang kembali mengalir jernih, kita belajar bahwa perubahan besar dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan bersama.

Corporate Secretary MIND ID Pria Utama menegaskan, sungai bukan sekadar tentang aliran air, tetapi sumber kehidupan sekaligus energi yang menopang berbagai aktivitas bagi industri pertambangan nasional Grup MIND ID.

Pria Utama menambahkan, PT Vale bersama seluruh Anggota terus berupaya memastikan sungai dapat terus hidup dan menghidupi serta terus mampu menjadi penopang bagi keberlanjutan operasional sekaligus keseimbangan alam di masa depan.

“Hilirisasi yang Grup MIND ID jalankan bukan hanya soal menciptakan nilai tambah ekonomi, tetapi memastikan kemajuan industri berjalan berdampingan kelestarian dengan alam. Dengan semangat kolaborasi, kami akan terus menjaga sungai sehingga mampu menjadi energi bagi pembangunan peradaban masa depan,” katanya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga03 Agustus 2026 20:20
Stylix Padel Challenge 2026 Kalla Toyota Kembali Digelar, Diikuti 25 Komunitas dan 32 Media
Antusiasme olahraga padel terus berkembang di Makassar mendorong Kalla Toyota kembali menghadirkan Stylix Padel Challenge: Raize The Game....
Makassar03 Agustus 2026 19:01
Munafri Tawarkan Makassar sebagai Hub Investasi Indonesia Timur di Forum APINDO 2026
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menjadi pembicara dalam Business Investment Forum yang digelar di Hotel Claro ...
Makassar03 Agustus 2026 18:59
UNM Mulai Tahapan Pilrek, Panitia Dibentuk, Kandidat Mulai Mengemuka
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof. Farida Patittingi, memastikan proses Pemilihan ...
News03 Agustus 2026 18:21
PLN Dukung Kelestarian Ekosistem Pesisir Donggala Lewat Program Konservasi Penyu
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui program PLN Peduli menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) beru...