Logo Sulselsatu

Edukasi Warga Tallo, DP3A Makassar Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Terhadap Pencegahan Kekerasan Seksual

Muh Jahir Majid
Muh Jahir Majid

Rabu, 05 November 2025 15:18

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Makassar menggelar sosialisasi bertema “Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak” di Kantor Kecamatan Tallo, Jl. Ade Irma Nasution Rabu, 5 November 2025.

Kegiatan ini mengundang langsung komunitas ojol perempuan, jukir Perumda Parkir Makassar Raya, hingga PATBM dan Shelter Warga sebagai garda terdepan dan awal pelaporan dan perlindungan.

Isu yang diangkat pun terkait kondisi darurat kekerasan terhadap anak di Makassar.

Kepala DP3A Makassar, dr Ita Isdiana Anwar, menegaskan fasilitas perlindungan telah tersedia.

“Kami ada UPTD PPA di Jl. Nikel I. Semua tidak ada berbayar dan gratis, call center 112, kami mempunyai rumah Puspaga di Nikel 3 tempat konseling kalau ada kasus silakan melapor. Shelter 103 jumlahnya,” ujarnya.

“Jangan pernah takut melapor karena kami melindungi perempuan dan anak. Kami juga punya tenaga psikologis konseling gratis kalau ada korban ini didampingi. Kami ada 2 rumah aman sesuai jenis kelamin,” ujarnya.

Kegiatan ini semakin menarik karena menghadirkan pemateri, Ni Nyoman Anna Marthanti dari Yayasan Rumah Mama, menegaskan tingginya angka kekerasan anak ini di Makassar.

“Mirisnya hampir semua dari kasus ini didominasi oleh kasus kekerasan seksual,” ujarnya.

Menurutnya untuk menekan angkanya dihutuhkan peran semua sektor. Sosialisasi tersebut menekankan posisi keluarga hingga orang-orang sekitar untuk turut aktif melaporkan kasus yang terjadi, apalagi kasus terjadi di lingkungan terdekat korban. Relasi kuasa dan ketakutan masih menjadi penghalang utama penegakan perlindungan.

Selain kekerasan seksual, fenomena eksploitasi anak di ruang publik hingga digital juga ikut disorot.

Mulai dari manusia silver, anak jalanan, pengamen, hingga anak yang menjajakan diri secara daring. Proyeksi ancaman perlindungan anak di kota metropolitan ini semakin kompleks.

“Sekarang semua bisa jadi target tidak hanya anak perempuan,” katanya.

Narasumber juga datang dari Rumah Disabilitas Abd Rahman yang mengatakan kekerasan terhadap anak penyandang disabilitas yang juga meningkat.

Ia juga ikut menyoroti tingginya eksploitasi pada anak utamanya di jalanan. Bahkan ada temuan anak dipaksa menjual tisu.

“Saya sudah riset khusus di bundaran bandara bukan anak-anak dari Makassar itu dari Gowa dan Jeneponto. Dan saya sudah pernah sampaikan pernah kritik Dinsos Provinsi jangan bebannya di Makassar semua, harus Maros Makassar semua duduk bersama,” jelasnya. (*)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Metropolitan05 November 2026 10:23
HUT ke-419 Makassar, Pemkot Hadirkan Pasar Murah Jangkau Kecamatan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar, terus menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dalam menyemarakkan...
Makassar05 November 2026 10:10
MTQ Makassar Buka Audisi se-Sulsel, Hadiah Capai Rp1,4 Miliar
Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Makassar 2026 telah menarik lebih dari 1.200 pendaftar hingga awal November. Jumlah tersebut hampir dua k...
Ekonomi05 November 2026 10:06
OJK Ajak Warga Sulsel Manfaatkan Produk Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengajak masyarakat Sulawesi Selatan meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan produk keuangan syariah dalam kehidupan sehar...
Nasional05 November 2026 06:58
Ditjen Minerba Apresiasi Kontribusi PNBP Vale Indonesia
PT Vale Indonesia Tbk menerima apresiasi dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ES...