Logo Sulselsatu

Indosat Sosialisasi Manfaat AI Bagi Mitra Perbankan

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 18 November 2025 11:09

EVP Head of Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison Swandi Tjia. Foto: Istimewa.
EVP Head of Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison Swandi Tjia. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSARIndosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) menyelenggarakan sosialisasi bersama mitra perbankan untuk memperkenalkan pemanfaatan teknologi Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI).

Sosialisasi ini dalam upaya pencegahan spam dan scam yang semakin marak terjadi pada layanan telekomunikasi dan keuangan.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Indosat dalam menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi pelanggan, sekaligus mendukung ekosistem digital yang lebih terlindungi.

Baca Juga : Indosat Luncurkan Zankore, Bangun Platform Infrastruktur AI di Asia-Pasifik

Menurut laporan yang dikeluarkan oleh Global Anti Scam Aliance (GASA), kejahatan digital semakin masif, dari penipuan investasi hingga belanja online palsu, yang merugikan secara finansial juga berdampak pada kesejahteraan mental korban.

Berdasarkan studi terhadap 1.000 orang dewasa di Indonesia, 66 persen orang mengaku pernah menghadapi penipuan dan Rp 49T total perkiraan uang yang hilang dari masyarakat Indonesia dalam setahun terakhir.

Didukung oleh teknologi AIvolusi5G, yang menggabungkan antara kecanggihan teknologi AI dan kekuatan jaringan 5G, Indosat menghadirkan layanan anti spam dan anti scam untuk menghadirkan layanan digital yang aman dan inklusif.

Baca Juga : Indosat Catat Pertumbuhan Double Digit, Percepat Transformasi Berbasis AI

Bekerja secara otomatis di tingkat jaringan, sistem ini mampu mendeteksi panggilan dan pesan mencurigakan tanpa memerlukan aplikasi tambahan atau perangkat khusus.

Melalui IM3, perlindungan ini tersedia fitur SATSPAM (Satuan Anti Scam dan Spam). Sementara itu, untuk pelanggan Tri, fitur serupa yakni TRI AI: AntiSpam/Scam.

Sejak diluncurkan pada 7 Agustus 2025, fitur Anti-Spam dan Anti-Scam milik Indosat telah memblokir lebih dari 200 juta panggilan berisiko, memberikan peringatan pada lebih dari 90 juta pesan mencurigakan, dan melindungi rata-rata 11,5 juta pelanggan per bulan dari potensi penipuan digital.

Baca Juga : Kemenekraf, Indosat, dan Adobe Kolaborasi Dorong Kreator Indonesia Ubah Kreativitas Jadi Peluang

Indosat juga secara aktif melakukan edukasi dan sosialisasi anti-spam/scam sekaligus mendorong kolaborasi lintas sektor.

Melalui inisiatif ini, Indosat mengajak berbagai pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjadi garda terdepan dalam melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan digital yang semakin kompleks

Pada kegiatan kali ini, Indosat menggandeng pihak bank untuk berkolaborasi, serta mengundang pihak regulator dan asosiasi keuangan guna memperkuat sinergi.

Baca Juga : Nokia dan Indosat Modernisasi Jaringan 5G, Siapkan Uji Coba AI-RAN di Indonesia

Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Perlindungan Konsumen dan Perijinan Lembaga Jasa Keuangan OJK Sulselbar Arif Machfoed dan Manager Sistem Pembayaran Bank Indonesia Aditia Gesar dan Staff Divisi Edukasi dan Hubungan Masyarakat dan Hubungan Lembaga Kantor Perwakilan LPS II Yuke Fatihaturrahamah.

Dalam sambutannya, EVP Head of Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison Swandi Tjia menegaskan pentingnya peran penyedia layanan telekomunikasi dalam mengambil langkah preventif sejak dini.

Indosat terus membangun sistem keamanan yang makin canggih dan adaptif terhadap pola kejahatan digital, sehingga mampu memberikan perlindungan maksimal bagi para pengguna layanan telekomunikasinya,” kata Swandi.

Baca Juga : Percepat Transformasi Digital, Kinerja Indosat Kuartal I 2026 Tumbuh Dua Digit

Indosat berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dari kolaborasi berkelanjutan antara industri telekomunikasi, perbankan, dan regulator, sehingga upaya perlindungan pelanggan dapat berjalan lebih efektif dan komprehensif.

SATSPAM (Satuan Anti Scam dan Spam) IM3, terdiri dari dua jenis: SATSPAM BASIC, yang otomatis aktif untuk semua pengguna prabayar IM3 dengan paket data aktif; dan SATSPAM+, yang menawarkan perlindungan lebih canggih dengan kemampuan mendeteksi tautan berbahaya. Fitur ini dapat dinikmati pelanggan IM3 di aplikasi myim3.

Sedangkan TRI AI: AntiSpam/Scam hadir melalui deteksi visual tiga kode warna: toska untuk Nomor Aman, kuning untuk Nomor Tidak Dikenal, dan merah untuk Nomor Berisiko.

Selain itu, pelanggan IM3 dan Tri juga dapat mengakses fitur perlindungan Plus+ melalui aplikasi myIM3 dan bima+.

Fitur Plus+ ini aktif otomatis bagi pelanggan dengan paket data aktif, memberikan peringatan melalui notifikasi telepon dan SMS untuk nomor yang ditandai sebagai mencurigakan atau berpotensi merugikan.

Fitur ini juga menyajikan peringatan SMS yang lebih jelas, pop-up notifikasi dengan kode warna, dan ringkasan panggilan yang dapat diakses melalui aplikasi tersebut. Fitur Tri AI : Anti Spam/Scam dapat dinikmati pelanggan di BIMA+.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

News13 Agustus 2026 11:21
PLTM Salu Noling 2×5 MW Kantongi SLO, Siap Menuju Operasi Komersial
Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Salu Noling berkapasitas 2x5 Megawatt (MW) di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, resmi mengantongi Sertifika...
Otomotif13 Agustus 2026 11:04
Bukan Cuma Ganti Oli, Ini Panduan Servis Motor untuk Pengendara Wanita
Merawat sepeda motor tidak cukup hanya dengan mengganti oli mesin. Pengendara, termasuk wanita, perlu melakukan pemeriksaan berkala pada sejumlah komp...
Hukum13 Agustus 2026 08:24
Soal Kasus Bupati Gowa, Kuasa Hukum Khaerul Aco: Kebohongan Tak Bisa Ditutup-tutupi
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Tim Kuasa Hukum Muhammad Khaerul Aco, Sangun Ragahdo, mendampingi kliennya dalam memenuhi undangan pemeriksaan penyid...
Bisnis12 Agustus 2026 20:49
Penjualan Kalla Toyota Tembus 12.558 Unit hingga Juli 2026
Penjualan Kalla Toyota mencapai 12.558 unit hingga Juli 2026. Angka tersebut tumbuh 11,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu....