Logo Sulselsatu

Pasar Modal Sulselbar Tumbuh Pesat, Usia 18–30 Tahun Kuasai 60 Persen SID

Asrul
Asrul

Jumat, 28 November 2025 15:17

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Minat masyarakat Sulawesi Selatan dan Barat terhadap pasar modal terus mengalami peningkatan, terutama di kalangan generasi muda. Tren tersebut disampaikan oleh Kepala BEI Perwakilan Sulselbar, Fahmin Amirullah, dalam Workshop Wartawan Daerah bertema “Perkembangan Pasar Modal Sulawesi Selatan dan Barat” di Bikin-Bikin Creative Hub, Mall Nipah, Jumat (28/11/2025).

Fahmin menjelaskan bahwa literasi menjadi fondasi utama pertumbuhan jumlah investor. Kampus disebut sebagai pusat edukasi paling aktif, dengan 21 Galeri Investasi yang kini hadir di berbagai perguruan tinggi di Sulselbar. Menurutnya, besarnya keterlibatan mahasiswa turut mendorong peningkatan signifikan partisipasi masyarakat dalam pasar modal.

Data BEI menunjukkan kelompok usia 18–30 tahun mendominasi pasar modal di wilayah tersebut dengan porsi 60 persen SID. Kelompok umur 31–39 tahun menyumbang 25 persen, sementara investor berusia 40–100 tahun mencapai 15 persen.

Baca Juga : OJK Rombak Aturan Perusahaan Efek dan Manajer Investasi, Ini Poinnya

Ia menilai kemudahan teknologi dan akses informasi membuat generasi muda lebih percaya diri untuk mulai berinvestasi. Meski begitu, Fahmin mengingatkan pentingnya pemahaman yang benar agar tidak terjebak risiko.

“Pasar modal sangat dinamis. Investor muda harus memahami mekanisme transaksi, tidak mudah percaya pada robot trading, dan wajib melakukan analisis dasar,” tegasnya.

Namun demikian, edukasi pasar modal di Sulselbar masih menghadapi tantangan besar akibat jejak kasus investasi ilegal yang pernah menimpa masyarakat. Banyak warga menjadi korban karena penawaran investasi yang semula tampak legal namun belakangan berubah menjadi praktik terlarang.

Baca Juga : Program Awak Pesawat Investor Saham Resmi Diluncurkan di BEI

“Kami terus berkolaborasi dengan OJK agar masyarakat memahami mana investasi legal dan ilegal. Edukasi ini harus dilakukan terus-menerus,” ujarnya.

Selain kegiatan edukasi, BEI Sulselbar juga menjalankan berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan sebagai bentuk kontribusi pada lingkungan. Sejak 2023, BEI telah melakukan penanaman terumbu karang di Pulau Baranglompo dan Barang Caddi, penanaman mangrove di Untia, serta revitalisasi dermaga di Pangkep.

Fahmin turut mengingatkan bahwa pasar modal Indonesia memiliki sejarah panjang sejak era kolonial melalui Bursa Efek Batavia sebelum berkembang menjadi BEI seperti saat ini.

Baca Juga : OJK Luncurkan Program PINTAR Reksa Dana, Dorong Inklusi Keuangan dan Pendalaman Pasar

Ia mendorong masyarakat memanfaatkan aplikasi resmi yang menyediakan data pasar secara real-time guna mendukung pengambilan keputusan investasi.

Saat ini terdapat 16 perusahaan sekuritas yang beroperasi di Sulselbar, membuka akses lebih luas bagi masyarakat untuk berinvestasi secara aman dan terpantau.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video29 Mei 2026 21:43
VIDEO: Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Diajarkan di Sekolah Indonesia
  SULSELSATU.com – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pengajaran Bahasa Prancis di sekolah Indonesia. Pernyataan itu disampaikan saat k...
Ekonomi29 Mei 2026 21:11
Kinerja Perbankan Solid, Topang Ekonomi Sulsel yang Tumbuh 6,88 Persen
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai sektor jasa keuangan di Sulawesi Selatan tetap tumbuh positif pada Triwulan I 2026....
Ekonomi29 Mei 2026 20:43
Pantau Dampak Geopolitik, OJK: Stabilitas Perbankan Indonesia Tetap Resilien
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan kondisi industri perbankan nasional tetap stabil dan resilien meski perekonomian global masih dibayangi gejola...
Video29 Mei 2026 20:31
VIDEO: Viral Pria di Makassar Curi Motor Babak Belur Diamuk Massa, Kedapatan Bawa Narkoba
SULSELSATU.com – Seorang pria bernama Jaka Prakasa (33) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), babak belur diamuk massa usai kepergok diduga me...