SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi NasDem, H Ruslan Lallo, kembali menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan. Kegiatan yang masuk angkatan ke-14 tahun anggaran 2025 ini berlangsung di Hotel Karebosi Premier, Kamis, (11/12/2025).
Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber, Achi Soleman dan Andi Mahyul, yang masing-masing membahas aspek teknis hingga operasional dari regulasi pendidikan.
Pada kesempatan itu, Ruslan Lallo menegaskan bahwa Perda Penyelenggaraan Pendidikan bukan sekadar aturan administratif, melainkan kompas besar yang mengatur bagaimana layanan pendidikan dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat. Ia menuturkan, kualitas pendidikan hanya dapat tumbuh melalui dukungan regulasi yang dipahami bersama.
“Perda ini adalah upaya menghadirkan pendidikan yang lebih adil, lebih terjangkau, dan lebih bermutu. Pemahaman masyarakat menjadi kunci,” kata Ruslan saat membuka kegiatan tersebut.
Lebih lanjut politisi partai Nasdem itu menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pendidik, dan masyarakat dalam menjalankan amanat Perda.
Ia menjelaskan bahwa DPRD tidak hanya membuat regulasi, tetapi turut memastikan implementasinya berjalan di lapangan. Menurutnya, sosialisasi semacam ini menjadi jembatan untuk merawat hubungan antara wakil rakyat dan warga yang merasakan langsung dampak kebijakan pendidikan.
“Kami ingin tiap kebijakan tidak berhenti di atas kertas, tetapi hadir nyata dalam kehidupan belajar anak-anak kita,” ujarnya.
Ruslan Lallo berharap sosialisasi ini tidak berhenti sebagai forum diskusi semata. Ia mendorong peserta untuk menjadi penyambung informasi bagi masyarakat yang belum memahami substansi Perda.
Selain itu, politisi dengan tagline ‘Ajjiamo’ itu mengingatkan bahwa dinamika kota yang berkembang cepat menuntut sistem pendidikan yang adaptif dan demokratis, terutama dalam hal akses dan pemerataan kualitas.
“Semakin banyak yang paham, semakin kuat fondasi pendidikan kita,” tuturnya. Sosialisasi berakhir dengan sesi tanya jawab dan komitmen bersama untuk terus memperbaiki layanan pendidikan di Kota Makassar.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar