Logo Sulselsatu

TPAKD Summit dan Forum Sinergi Ekonomi Daerah 2025, Dorong Sinergi Perluas Akses Keuangan Lebih Merata

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Minggu, 14 Desember 2025 17:37

TPAKD Summit dan Forum Sinergi Ekonomi Daerah 2025. Foto: Istimewa.
TPAKD Summit dan Forum Sinergi Ekonomi Daerah 2025. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (OJK Sulselbar) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menyelenggarakan TPAKD Summit dan Forum Sinergi Ekonomi Daerah 2025.

TPAKD Summit dan Forum Sinergi Ekonomi Daerah 2025 sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan percepatan akses keuangan di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan

Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dr. Ishak Iskandar mewakili Gubernur Sulsel, Kepala OJK Sulselbar Moch. Muchlasin.

Selanjutnya, ada dua narasumber utama yaitu Sunarsip dan Inyo. Turut hadir juga Bupati dan Wakil Bupati, perwakilan Forkopimda, OPD, dan Pelaku Usaha Jasa Keuangan dari berbagai kabupaten/kota.

Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dr. Ishak Iskandar menegaskan, percepatan akses keuangan merupakan mandat penting dari Strategi Nasional Keuangan Inklusif, UU P2SK, dan berbagai kebijakan nasional lainnya.

Baca Juga : OJK Luncurkan PELITA Syariah, Libatkan Tokoh Agama Perluas Literasi Keuangan

“Pemprov Sulsel menilai bahwa TPAKD memiliki peran sentral dalam memperkuat inklusi keuangan di daerah, termasuk melalui pemanfaatan Indeks Akses Keuangan Daerah (IKAD) sebagai instrumen penyelarasan kebijakan dan integrasi dalam RPJMD 2025–2029. Pemerintah daerah menekankan perlunya sinergi yang kuat antara OPD, OJK, dan pelaku jasa keuangan untuk mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif,” jelasnya.

Kepala OJK Sulselbar Moch. Muchlasin menyampaikan, perkembangan positif perekonomian Sulsel yang tumbuh 5,01 persen, penurunan tingkat kemiskinan menjadi 7,60 persen, serta peningkatan IPM menjadi 75,18, yang didukung oleh stabilitas sektor jasa keuangan dan pertumbuhan kredit produktif.

“OJK Sulselbar menekankan pentingnya penguatan literasi dan perlindungan konsumen untuk mencegah kerugian masyarakat. Hingga November 2025 Satgas PASTI telah menghentikan 2.263 pinjaman online ilegal dan 354 investasi ilegal dengan potensi kerugian mencapai Rp142,22 triliun, sehingga perluasan akses keuangan harus berjalan seiring dengan peningkatan kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal,” ujar Muchlasin.

Baca Juga : OJK Catat 27,23 Juta Rekening Baru Selama BIK 2026

Chief Economist The Indonesia Economic Intelligence Sunarsip memaparkan perkembangan ekonomi global dan domestik yang menuntut penguatan sektor keuangan, peningkatan pembiayaan produktif, serta dukungan bagi UMKM di tengah tantangan perlambatan ekonomi global.

Peran intermediasi sektor jasa keuangan dipandang penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di daerah.

Sementara itu, Inyo selaku Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan Outlook Ekonomi Sulsel 2026 yang tetap positif dan ditopang oleh sektor pertanian, perdagangan, industri pengolahan, serta pengembangan komoditas unggulan daerah.

Baca Juga : OJK Kolaborasi DPR RI Edukasi Keuangan Masyarakat Maros

“Integrasi program TPAKD dalam perencanaan daerah dinilai berperan penting dalam pengurangan kemiskinan dan penguatan ekonomi wilayah,” katanya.

Kegiatan ini juga menyoroti perkembangan program TPAKD Sulsel sepanjang 2025, termasuk perluasan Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di desa prioritas, pembukaan lebih dari 2,15 juta rekening pelajar melalui OSOA, percepatan implementasi QRIS, serta penguatan pembiayaan UMKM dan komoditas kakao melalui kolaborasi pemerintah daerah dan perbankan.

Seluruh capaian tersebut menunjukkan konsistensi upaya percepatan inklusi keuangan di Sulawesi Selatan.

Baca Juga : OJK Raih Sertifikasi ISO untuk Pengawasan PPDP

Melalui penyelenggaraan TPAKD Summit dan Forum Sinergi Ekonomi Daerah 2025, OJK Sulselbar mendorong sinergi lintas pemangku kepentingan untuk memastikan perluasan akses keuangan yang lebih merata, peningkatan literasi masyarakat, serta penguatan kontribusi sektor jasa keuangan terhadap pembangunan ekonomi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Olahraga02 November 2026 19:04
Fazzio Youth Festival 2026 Berakhir, Ini Daftar Pemenangnya
Sejumlah sekolah di Makassar berhasil meraih gelar juara dalam Fazzio Youth Festival (FYF) 2026 yang digelar PT Suracojaya Abadimotor (SJAM) di GOR Un...
Makassar02 November 2026 16:52
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Siapkan Strategi Penguatan
Industri keuangan syariah Indonesia terus menunjukkan perkembangan di tengah ketidakpastian ekonomi global....
Ekonomi02 November 2026 16:25
PLN Bantu 25 Perempuan Pesisir Paotere Kembangkan Usaha Kerajinan Sisik Ikan
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi (UIP Sulawesi) membantu meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Perempuan Pesisir Paotere melalui progr...
Bisnis02 November 2026 16:18
Pendapatan Telkom Tembus Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun hingga kuartal III 2026....