SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) menetapkan Azhar Arsyad sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Sulawesi Selatan untuk masa bakti 2026–2031.
Keputusan ini menegaskan kepercayaan DPP kepada Azhar Arsyad untuk melanjutkan kepemimpinan sekaligus memperkuat konsolidasi partai di Sulsel.
Penetapan tersebut dilakukan setelah Azhar Arsyad dinyatakan lolos seluruh tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang digelar DPP PKB di Jakarta. Proses UKK ini menjadi mekanisme utama dalam penentuan pimpinan wilayah PKB di seluruh Indonesia, sebelum diterbitkannya Surat Keputusan resmi.
Baca Juga : Resmi Buka Muswil PKB Sulsel, Cucun Sebut Azhar Arsyad Masih Jadi Kandidat Terkuat
Selain menetapkan ketua, DPW PKB Sulsel juga mulai mempersiapkan susunan kepengurusan wilayah yang baru. Kepengurusan ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak partai yang solid, terstruktur, dan efektif hingga tingkat akar rumput.
Azhar Arsyad bersama para Ketua DPW PKB dari berbagai daerah dijadwalkan akan dilantik secara serentak oleh DPP PKB di Jakarta pada 1–3 Februari 2026.
Pelantikan tersebut akan dirangkaikan dengan penyerahan SK kepengurusan serta penandatanganan Pakta Integritas sebagai wujud komitmen terhadap garis kebijakan dan perjuangan partai.
Baca Juga : Muswil Digelar Besok, Deng Ical Sebut Azhar Arsyad Potensi Aklamasi Pimpin PKB Sulsel
“Penyerahan SK dan penandatanganan Pakta Integritas direncanakan berlangsung pada 1 Februari di Jakarta,” ujar Azhar Arsyad, Selasa (27/1/2026).
Mantan calon Wakil Gubernur Sulsel itu mengungkapkan bahwa pelaksanaan UKK kali ini menunjukkan keseriusan DPP PKB dalam menata organisasi dan memastikan kualitas kepemimpinan di setiap wilayah. Ia menyebut tahapan seleksi berjalan lebih ketat dibandingkan periode sebelumnya.
“Proses seleksinya cukup berat, mulai dari tes psikologi hingga berbagai tahapan penilaian lainnya. Ini menunjukkan DPP benar-benar ingin memastikan kualitas kepemimpinan,” kata Azhar.
Baca Juga : Legislator PKB Syamsu Rizal Targetkan Layanan Internet Merata di Sulsel
Ia juga menyoroti bahwa UKK tidak hanya diikuti calon ketua DPW, tetapi juga sejumlah pengurus di tingkat pusat. Bahkan, salah satu tokoh penting DPP PKB, Gus Abdul Halim, turut mengikuti proses tersebut sebagai bentuk konsistensi penerapan prinsip meritokrasi.
Pada tahap awal, terdapat beberapa nama yang diusulkan sebagai calon Ketua DPW PKB Sulsel. Namun, setelah melalui rangkaian UKK di tingkat pusat, hanya Azhar Arsyad yang dinyatakan memenuhi seluruh kriteria hingga tahap akhir.
“Saat UKK di pusat, hanya saya yang dinyatakan melanjutkan ke tahap berikutnya. Karena itu, Sulsel akhirnya ditetapkan dengan satu calon,” jelasnya.
Baca Juga : Kegiatan Sosial PKB Makassar Disambut Antusias, Cak Imin: Ini Tradisi Kebaikan
Dalam kegiatan sosialisasi kepengurusan DPW PKB Sulsel yang digelar secara daring, sejumlah tokoh dan kader strategis PKB Sulsel turut hadir. Kehadiran mereka menjadi sinyal kuat dukungan dan soliditas internal pasca penetapan kepengurusan baru.
Sejumlah nama yang hadir antara lain Anggota DPR RI Fraksi PKB Syamsu Rizal MI, Ketua DPC PKB Kota Makassar yang juga Wakil Ketua DPRD Sulsel Fauzi Andi Wawo, Ketua Fraksi PKB DPRD Sulsel Zulfikar Limolang, serta para anggota DPRD Sulsel Fraksi PKB.
Turut hadir Ketua Perempuan Bangsa Sulse Fadilah Fahriana, Sekretaris DPW PKB Sulsel Muhammad Haekal, dan Bendahara DPW PKB Sulsel Dahran.
Baca Juga : Muswil PKB Sulsel Digelar Desember, Cucun dan Muawiyah Dijadwalkan Hadir Langsung
Azhar menilai konsolidasi awal tersebut menjadi pijakan penting bagi PKB Sulsel untuk memperkuat kerja-kerja politik, meningkatkan soliditas organisasi, serta memperluas basis dukungan masyarakat.
“Ini bukan sekadar pengenalan kepengurusan, tetapi momentum konsolidasi bersama. Seluruh elemen sepakat membawa PKB Sulsel menjadi partai yang semakin solid, progresif, dan siap menghadapi agenda politik ke depan,” pungkas Azhar.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar