Logo Sulselsatu

Empat Pesan Mendikdasmen dalam Rakornas Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah

Asrul
Asrul

Jumat, 13 Februari 2026 21:24

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof Dr Abdul Mu’ti menyampaikan empat pesan penting saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah serta Pendidikan Nonformal (Dikdasmen-PNF) PP Muhammadiyah di Hotel Four Points Makassar, Jumat (13/2/2026).

Keempat pesan itu menegaskan arah penguatan sekolah Muhammadiyah agar lebih substantif, kolaboratif, dan berdampak nyata.

Di hadapan Pengurus Majelis Dikdasmen-PNF Muhammadiyah se-Indonesia, Abdul Mu’ti mengingatkan bahwa forum nasional tidak boleh berhenti pada seremoni, melainkan harus menghasilkan kerja nyata yang terukur.

Baca Juga : Visitasi BAN-PT pada Prodi Hukum Bisnis Unismuh Makassar, Rektor Tegaskan Komitmen Mutu Kampus

Pesan pertama yang ditekankan Abdul Mu’ti adalah pentingnya tindak lanjut konkret setelah forum berakhir. Ia mengingatkan agar Rakernas tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan dokumentasi kegiatan.

Menurut dia, semangat dan gagasan besar yang mengemuka selama forum harus diterjemahkan dalam rencana aksi yang dijalankan di daerah. Keberhasilan Rakernas, tegasnya, bukan diukur dari kemeriahan acara, melainkan dari program yang benar-benar berjalan dan memberi dampak pada sekolah.

Pernyataan itu sekaligus menjadi kritik terhadap kecenderungan sebagian organisasi yang berhenti pada laporan administratif dan unggahan dokumentasi, tanpa memastikan keberlanjutan program.

Baca Juga : Australia Awards Hadir di Unismuh, Mahasiswa dan Dosen Didorong Menembus Beasiswa Global

Pesan kedua berkaitan dengan pentingnya sinergi antara Kemendikdasmen dan Majelis Dikdasmen-PNF Muhammadiyah sebagai mitra strategis. Abdul Mu’ti menilai Muhammadiyah memiliki jaringan pendidikan yang luas dan pengalaman panjang dalam mengelola sekolah.

Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat menjadi kunci dalam memperluas akses serta meningkatkan mutu pendidikan dasar dan menengah.

Ia menegaskan, tantangan pendidikan nasional tidak bisa diatasi oleh pemerintah sendiri. Diperlukan dukungan dan partisipasi aktif organisasi kemasyarakatan untuk mempercepat perbaikan kualitas layanan pendidikan.

Baca Juga : Tutup Darul Arqam, Unismuh Targetkan Seluruh Dosen Jadi Kader Muhammadiyah

Pesan ketiga adalah menjadikan Rakernas sebagai ruang saling menginspirasi dan berbagi praktik baik. Abdul Mu’ti mendorong peserta untuk memanfaatkan forum nasional sebagai sarana konsolidasi pengalaman dan inovasi yang telah berhasil diterapkan di daerah.

Menurut dia, berbagi praktik baik antarwilayah dapat mempercepat pemerataan mutu pendidikan. Sekolah yang telah berhasil dalam tata kelola, penguatan literasi, atau inovasi pembelajaran dapat menjadi rujukan bagi daerah lain.

Dengan demikian, Rakernas tidak hanya menjadi forum perumusan kebijakan, tetapi juga wahana pertukaran gagasan dan solusi konkret terhadap persoalan pendidikan di lapangan.

Baca Juga : Mendikdasmen Prof Abdul Mu’ti Dijadwalkan Hadiri Syawalan Muhammadiyah Sulsel 28 Maret

Pesan keempat menyentuh aspek budaya organisasi. Abdul Mu’ti mengingatkan agar kegiatan seremonial tidak mendominasi agenda kerja. Ia menilai seremoni tetap penting, tetapi tidak boleh mengurangi fokus pada kerja substantif dan program berkelanjutan.

Secara tidak langsung, ia menekankan pentingnya indikator kinerja yang jelas dan terukur. Keberhasilan organisasi pendidikan, menurut dia, harus dinilai dari capaian program dan dampaknya terhadap kualitas pembelajaran, bukan dari frekuensi kegiatan formal.

Penegasan ini menjadi refleksi bagi pengelola sekolah Muhammadiyah untuk memperkuat tata kelola, menyusun target yang terukur, serta memastikan setiap program memiliki hasil yang dapat dievaluasi.

Baca Juga : Sekitar 8 Ribu Jamaah Ikuti Salat Id di Unismuh Makassar, Khatib Tekankan Akhlak Mulia

Rakernas Majelis Dikdasmen-PNF PP Muhammadiyah 2026 membahas penguatan tata kelola, peningkatan mutu, serta kolaborasi strategis dalam membangun sistem pendidikan yang berkemajuan.

Melalui empat pesan tersebut, Abdul Mu’ti berharap sekolah Muhammadiyah semakin kokoh sebagai bagian dari ekosistem pendidikan nasional, tidak hanya kuat secara tradisi, tetapi juga unggul dalam implementasi dan kinerja nyata di lapangan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Video02 Mei 2026 22:33
VIDEO: Aksi Demo di Flyover Makassar, Tolak Komersialisasi Pendidikan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Sejumlah mahasiswa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, turun ke jalan memperingati Hari Pendidikan Nasional, 02 Mei 2...
Sulsel02 Mei 2026 22:29
Peringati Hari Buruh 2026, Wali Kota Parepare Tekankan Peran Vital Pekerja dalam Pembangunan
SULSELSATU.com, PAREPARE – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menunjukkan komitmen dan perhatian serius Pemerintah Kota Parepare terhadap para p...
Nasional02 Mei 2026 19:50
OJK Tekankan Peran Human Firewall Hadapi Ancaman Siber di Sektor Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat kapasitas ketahanan siber industri keuangan digital nasional guna menjaga keberlangsungan sektor tersebu...
Video02 Mei 2026 19:49
VIDEO: Prabowo Tanyakan Manfaat MBG ke Buruh saat May Day di Monas
SULSELSATU.com – Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung program MBG saat peringatan May Day. Pernyataan itu disampaikan di kawasan Monumen Nasiona...