Logo Sulselsatu

19 Juta Jam Pelayanan, SPJM Raih Predikat Zero Fatality

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Jumat, 20 Februari 2026 17:02

Kinerja keamanan SPJM selama 2025. Foto: Istimewa.
Kinerja keamanan SPJM selama 2025. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) Grup, subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging dan Shipyard (MEPS) menunjukkan komitmen tertinggi perusahaan terhadap aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Hal itu dibuktikan dengan terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif di seluruh wilayah operasional sehingga berhasil meraih predikat Zero Fatality selama periode 2025.

Nihil fatality sendiri sangat penting diterapkan oleh perusahaan karena menyangkut tingkat safety yang tinggi dan memerlukan konsistensi antara budaya, kinerja, dan komunikasi K3 diseluruh lini Perusahaan.

Baca Juga : Program Budaya TWG Pelindo Regional 4 Dorong Kompetensi Teknis Pekerja

SPJM sebagai perusahaan yang bergerak di industri berisiko tinggi, berhasil mencapai total 19.347.232 jam kerja pelayaan dengan status nihil fatality selama periode 2025 dan mendapatkan penghargaan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) selaku Holding.

Penghargaan yang diserahkan oleh Group Head K3 dan Sistem Manajemen PT Pelindo kepada manajemen SPJM pada Safety Forum yang dihadiri oleh perwakilan entitas Pelindo Grup.

“Capaian ini bukan sekedar angka namun sebagai wujud dari upaya berkelanjutan kami untuk perbaikan layanan dan juga konsistensi penerapan K3L oleh seluruh insan SPJM Grup di seluruh lini Perusahaan sehingga tidak hanya menciptakan awareness namun menjadikan K3 menjadi budaya dalam bekerja memberikan pelayanan kepada pengguna jasa, ujar Tubagus Patrick, SVP Sekretaris Perusahaan SPJM.

Baca Juga : Pelindo dan Tiran Nusantara Group Siap Kerja Sama Pengembangan Pelabuhan

Pencapaian ini merupakan hasil dari upaya berkelanjutan SPJM Grup dalam memperkuat implementasi program K3 sebagai bagian dari komitmen mencapai Zero Accident (Fatality).

Upaya pencegahan dilakukan melalui peningkatan safety awareness kepada seluruh pekerja dan pihak eksternal.

Upaya tersebut dibarengi dengan komitmen top management melalui agenda rutin management walktrough, dan peningkatan kompetensi dan pemenuhan sarana dan prasarana K3, serta optimalisasi kesiapsiagaan darurat melalui basic life support training dan safety drill sebagai langkah nyata dalam membangun budaya keselamatan yang konsisten.

Baca Juga : Naik 10,41 Persen, Pelindo Regional 4 Layani 758.000 Penumpang Selama Lebaran 2026

Pengendalian risiko juga diperkuat melalui penyusunan risk register (IBPR dan HRA) di seluruh unit kerja.

“Penghargaan ini tentunya menjadi pemacu bagi seluruh insan SPJM untuk terus dispilin dalam pelaksanaan K3L sebagai bentuk penegasan bahwa keselamatan bukan sekadar program, melainkan komitmen bersama untuk memastikan setiap insan perusahaan bekerja dengan aman dan pulang dengan selamat,” ujar Tubagus Patrick.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar18 April 2026 15:17
Waspada! Nama Aliyah Mustika Ilham Dicatut untuk Penipuan
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap ma...
Makassar18 April 2026 13:57
Hadapi “Godzilla El Nino”, Perumda Air Minum Makassar Siapkan Strategi Berlapis Jaga Pasokan Air Bersih
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Perumda Air Minum Kota Makassar meningkatkan status kesiapsiagaan menghadapi potensi kemarau ekstrem akibat fenomena ...
Bisnis18 April 2026 13:57
TIME Nobatkan Bank Mandiri sebagai Perusahaan Terbaik Indonesia
Bank Mandiri kembali menegaskan posisinya sebagai institusi keuangan terdepan melalui keberhasilannya mempertahankan pengakuan sebagai salah satu peru...
News18 April 2026 13:30
PT Vale Bersama Forkopimda Luwu Timur Kolaborasi Akselerasi Kemajuan Daerah
Di tengah dinamika pembangunan daerah dengan tuntutan tata kelola yang transparan, inklusif, dan berkelanjutan, kolaborasi antara dunia usaha dan pema...