Logo Sulselsatu

OJK dan Perbankan Perkuat Manajemen Risiko Iklim, Bentuk Indonesia–UK Working Group Pembiayaan Hijau

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 26 Februari 2026 17:33

The 2nd Indonesia Climate Banking Forum (ICBF) di Jakarta. Foto: Istimewa.
The 2nd Indonesia Climate Banking Forum (ICBF) di Jakarta. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama industri perbankan nasional menegaskan komitmen memperkuat ketahanan sektor keuangan terhadap risiko iklim.

Upaya ini dilakukan melalui penguatan manajemen risiko, peningkatan resiliensi perbankan, serta perluasan kerja sama internasional di bidang pembiayaan berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan dalam The 2nd Indonesia Climate Banking Forum (ICBF) bertajuk Climate Risk Management and Banking Resilience to Support Climate Finance Investment yang digelar di Jakarta.

Baca Juga : Sulsel dan Selayar Raih TPAKD Award 2026

Forum ini menjadi lanjutan ICBF 2024 yang sebelumnya menandai peluncuran kerangka Climate Risk Management & Scenario Analysis (CRMS).

Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, transformasi sistem keuangan yang selaras dengan iklim menjadi bagian penting dari kebijakan pembangunan nasional.

Menurutnya, manajemen risiko iklim kini menjadi elemen strategis dalam pengawasan sektor jasa keuangan.

Baca Juga : OJK Perkuat Reformasi Pasar Modal Tingkatkan Kepercayaan Investor

“OJK melihat risiko iklim sebagai isu jangka panjang yang perlu diintegrasikan ke dalam tata kelola, manajemen risiko, dan penyaluran pembiayaan perbankan,” ujar Friderica.

Pada forum tersebut, OJK bersama Pemerintah Inggris resmi meluncurkan Indonesia–UK Strategic Partnership Working Group on Climate Financing.

Kelompok kerja ini dibentuk untuk memperkuat kerja sama Indonesia dan Inggris dalam mobilisasi pendanaan iklim dan keuangan berkelanjutan.

Baca Juga : OJK dan Komisi XI DPR Edukasi Keuangan di Soppeng

Pembentukan working group merupakan tindak lanjut kesepakatan strategis antara Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer pada Januari 2026.

Peresmian dilakukan oleh Seema Malhotra selaku Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey, Friderica Widyasari Dewi, serta Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae.

Ketahanan Permodalan Perbankan
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Dian Ediana Rae menyampaikan, perbankan nasional masih memiliki permodalan yang kuat untuk menghadapi tekanan risiko iklim.

Baca Juga : OJK Sulselbar Edukasi Warga Bone, Ingatkan Bahaya Investasi Ilegal

Hal ini tercermin dari rasio kecukupan modal (CAR) yang tetap berada di atas ketentuan regulator.

“Kondisi ini menunjukkan perbankan Indonesia cukup tangguh dan berada pada posisi yang baik untuk mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon,” jelas Dian.

Sementara itu, Seema Malhotra menekankan bahwa risiko iklim membutuhkan respons bersama dari regulator, perbankan, dan investor. Ia menyebut tantangan iklim juga membuka peluang ekonomi hijau jika dikelola dengan baik.

Baca Juga : OJK Edukasi Keuangan Nelayan Untia Makassar

“Ketahanan sistem keuangan bukan hanya soal mitigasi risiko, tetapi juga kemampuan menangkap peluang pertumbuhan yang lebih hijau,” ujarnya.

Rilis Dua Publikasi Strategis
Selain peluncuran working group, OJK juga merilis dua dokumen penting. Pertama, Climate Risk and Banking Resilience Assessment (CBRA) yang disusun bersama Pemerintah Australia dan Prospera. Kerangka ini digunakan untuk mengukur dampak risiko iklim terhadap ketahanan perbankan secara ke depan.

Kedua, adalah Indonesia Banking Sustainability Maturity Report 2025 (SMART). Laporan ini memetakan tingkat kematangan penerapan keuangan berkelanjutan di sektor perbankan nasional. Hasilnya diharapkan menjadi acuan pengawasan agar implementasi keuangan berkelanjutan berjalan lebih terarah dan terukur.

Ke depan, Indonesia Climate Banking Forum direncanakan menjadi agenda rutin. Forum ini akan menjadi ruang koordinasi antara regulator, kementerian, lembaga pemerintah, dan industri jasa keuangan untuk mendorong pembiayaan iklim secara konsisten dan berkelanjutan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Politik25 Oktober 2026 18:52
Resmi Dilantik Sarmuji, IAS Pasang Target Kursi DPRD Golkar di Sulsel Naik 50 Persen
SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel), Ilham Arief Sirajuddin (IAS), memasang target peningkatan perolehan ...
Makassar25 Oktober 2026 18:43
Anniversary ke-4 Perempuan Indonesia Maju Makassar, Melinda Aksa Dorong Perempuan Tingkatkan Kapasitas dan Berkontribusi
SULSELSATU.com, ‎MAKASSAR – Perempuan Indonesia Maju (PIM) Kota Makassar memperingati hari ke-4 dengan mengusung tema Perempuan Menginspirasi,...
News25 Oktober 2026 17:21
HBD 2026 Perkuat Persaudaraan 32.214 Bikers Honda
Sebanyak 32.214 bikers Honda dari berbagai daerah di Indonesia meramaikan rangkaian Honda Bikers Day (HBD) 2026. Puncak acara yang digelar di Lapangan...
Entertainment25 Oktober 2026 17:00
Purwa Caraka Buka Cabang Musik di Citraland Celebes, 60 Siswa Tampil di Musical Journey
Purwa Caraka Music Studio (PCMS) resmi membuka cabang di Citraland Celebes, Kabupaten Gowa, Minggu (25/10/2026)....