SULSELSATU.com, MAKASSAR – Universitas Negeri Makassar (UNM) sebagai salah satu Lembaga Pendidikan Tenaga Pendidik (LPTK) menjadi perguruan tinggi dengan jumlah proposal terbanyak lolos pendanaan Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA) tahun 2026.
BIMA merupakan program hibah riset dan pengabdian masyarakat dari Kemdiktisaintek untuk dosen dari Kemdiktisaintek yang mencakup skema penelitian dasar, terapan, hingga pengembangan (Prototipe, PDP) serta pengabdian masyarakat.
Pada program BIMA 2026 ini dari total proposal yang diajukan oleh 10 perguruan tinggi LPTK, UNM menempati posisi unggul baik pada skema penelitian maupun pengabdian.
Program penelitian dan pengabdian yang lolos pendanaan sebanyak 174 proposal dengan rincian 76 proposal untuk penelitian, 7 proposal untuk hibah hilirisasi, 2 proposal untuk Riset Konsorsium Unggulan Berdampak (Rikub), 1 proposal untuk program Ekosistem Hidup Berbasis Sains dan Teknologi (Bestari Saintek), dan 88 proposal untuk program pengabdian.
Plt Rektor UNM, Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., mengungkapkan bahwa keberhasilan tidak lepas dari komitmen sivitas akademika dalam peningkatan kualitas riset.
“Kerja keras para dosen yang tidak berhenti menghasilkan inovasi sebagai bentuk kontribusi di dunia pendidikan”, ucapnya.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar