SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria berinisial DS (30) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), nyaris diamuk massa usai diduga menganiaya driver pengantar makanan berinisial RI (31).
Belakangan terungkap, aksi amukan massa dipicu anggapan terduga pelaku tidak diproses hukum, padahal polisi telah lebih dulu mengamankan DS.
“Iya kami menerima laporan dari salah satu driver ojek online dia mendapatkan penganiayaan dari salah satu customernya,” ujar Kapolsek Mamajang AKP Tri Husada kepada wartawan, Rabu (22/4/2026).
Baca Juga : Modus Medsos, Remaja Perempuan di Makassar Jadi Korban Kekerasan Seksual Bergilir
Pelaku nyaris diamuk massa di kosnya di Jalan Badak, Kecamatan Mamajang, Makassar, pada Rabu (22/4) sekitar pukul 11.00 Wita. Tri mengatakan pelaku telah diamankan usai insiden tersebut.
“Kita sudah amankan customernya (terduga pelaku) sedang di tahan,” katanya
Tri menjelaskan, penganiayaan terhadap korban terjadi pada Senin (20/4) sekitar pukul 15.13 Wita di kos pelaku. Korban yang tidak terima kemudian melapor ke polisi, dan pelaku langsung dijemput pada malam harinya.
Tri menambahkan, pelaku sempat meminta izin kepada penyidik untuk kembali ke kos dengan alasan ingin menemui istrinya yang sedang hamil 8 bulan. Permintaan itu dikabulkan karena saat itu statusnya belum ditetapkan sebagai tersangka lantaran penyidik masih mengumpulkan bukti.
“Jadi si terlapor ini sempat pulang lihat istri yang sedang hamil,” sebutnya.
Namun saat ini polisi telah mengantongi rekaman CCTV. Tri menyebut pihaknya juga telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Baca Juga : Syaharuddin Alrif dan Ni’matullah Sepakat Anggaran Bibit Nanas Tak Pernah Dibahas di DPRD Sulsel
“Kita proses penyelidikan saat ini, kita sudah mendapatkan bukti (rekaman) CCTV di kosan. Saksi juga sudah kita pegang nama-namanya,” jelasnya.
Sementara itu, dalam video yang beredar terlihat seorang pria bertopi hitam digiring keluar dari sebuah rumah kos. Pria tersebut tampak dikerumuni oleh sejumlah massa dari ojek online.
Di lokasi, aparat kepolisian juga terlihat berada di tempat kejadian untuk mengamankan pelaku. Sejumlah massa ojol tampak melempari pria yang diduga sebagai pelaku tersebut.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar