SULSELSATU.com, MAKASSAR — Ketua DPC PKB Makassar, Fauzi Andi Wawo, menegaskan kesiapannya kembali memimpin partai usai mengikuti tahapan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang digelar DPW PKB Sulawesi Selatan.
Fauzi yang menjadi satu-satunya kandidat Ketua DPC PKB Makassar yang mengikuti UKK menyebut proses seleksi tersebut sebagai sistem yang tepat untuk memastikan kepemimpinan partai diisi figur yang memiliki kapasitas.
“Semua diproses sangat selektif. Kalau tidak punya kompetensi, pasti tidak akan lolos. Ini sistem yang bagus untuk memastikan partai dipimpin orang yang tepat,” ujarnya usai mengikuti UKK di Hotel Maxone Makassar, Kamis (23/4/2026).
Baca Juga : Muscab PKB Makassar, Gowa dan Takalar Resmi Dibuka, Ini Pesan Azhar Arsyad Bagi Kader
Ia menilai, mekanisme yang diterapkan dalam UKK berjalan ketat dan objektif, sehingga hanya kandidat yang memenuhi kualifikasi yang dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
“Di sini kita benar-benar diuji, diperlihatkan apakah kita pantas atau tidak memimpin. Tidak ada lagi ruang untuk sekadar ditunjuk tanpa kemampuan,” katanya.
Fauzi juga mengungkapkan keinginannya melanjutkan kepemimpinan di PKB Makassar karena masih memiliki sejumlah program yang belum tuntas. Ia menekankan pentingnya kesinambungan untuk menyelesaikan agenda partai yang telah dirancang.
Baca Juga : Punya Kans Terpilih Pimpin DPC PKB Makassar, Fauzi Wawo Target Pemilu 2029 Pimpinan DPRD
“Saya masih ingin memimpin karena ada cita-cita yang belum selesai. Program-program kita masih dalam tahap awal dan butuh kesinambungan,” jelasnya.
Selain itu, ia menargetkan peningkatan perolehan kursi PKB di DPRD Kota Makassar hingga mampu meraih posisi pimpinan. Target tersebut menjadi fokus utama arah kepemimpinannya ke depan.
“Target kita tidak main-main. Di Makassar, kita bidik posisi pimpinan, jadi tidak boleh asal-asalan,” tegasnya.
Baca Juga : Reses di Mappala, Fauzi Wawo Janji Perjuangkan Infrastruktur dan BPJS
Tak hanya berorientasi pada elektoral, Fauzi juga menekankan pentingnya perubahan paradigma partai agar lebih hadir di tengah masyarakat.
“Kami ingin partai ini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setiap saat, bukan hanya saat kontestasi. Masyarakat harus diperlakukan sebagai konstituen yang diperjuangkan, bukan sekadar alat politik,” tuturnya.
Untuk diketahui, selain Fauzi Wawo ada tiga kandidat lainnya yakni Andi Makmur, Basdir dan Zulhajar, ketiganya kompak tak hadir pada pelaksanaan UKK tersebut.
Baca Juga : Kegiatan Sosial PKB Makassar Disambut Antusias, Cak Imin: Ini Tradisi Kebaikan
Sementara itu, salah satu anggota tim seleksi atau tim lima, Wawan Mattaliu, menegaskan bahwa proses rekrutmen kali ini berbasis pada kapasitas kandidat, bukan kedekatan personal.
“Pendekatannya sudah bukan lagi suka atau tidak suka. Semua diukur secara objektif, termasuk kemampuan mengelola partai dan target peningkatan kursi,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada tahapan wawancara lanjutan, kandidat akan diminta memaparkan strategi konkret untuk meningkatkan perolehan kursi, termasuk target kenaikan hingga 20 persen di daerah masing-masing.
Baca Juga : Fauzi Andi Wawo Janji DPRD Sulsel Tindaklanjuti Aspirasi Warga Soal Tambang di Sinjai
Seluruh rangkaian proses seleksi ini ditargetkan rampung pada April 2026. Adapun keputusan akhir penetapan Ketua DPC akan ditentukan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar