Logo Sulselsatu

Polisi Tangkap Pria Produsen Busur Panah di Makassar, Dijual Rp 50 Ribu per Buah

Asrul
Asrul

Jumat, 24 April 2026 22:59

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria berinisial AR (35) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), ditangkap polisi setelah kedapatan memproduksi busur panah secara ilegal.

Pelaku diketahui menjual setiap busur seharga Rp 50 ribu kepada pihak-pihak yang diduga digunakan untuk aksi kejahatan.

Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana mengatakan penangkapan berawal saat tim gabungan dari Reskrim, Intelkam, hingga Sabhara melakukan patroli pada Jumat (24/4) sekitar pukul 03.45 Wita.

Baca Juga : Bupati Gowa Makin Terancam, 3 Kasus yang Menyeret Namanya Naik Status di Kepolisian Selain Usulan Pemakzulan

Saat patroli berlangsung, petugas menerima laporan warga terkait aktivitas mencurigakan di jalan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi mendapati seorang pengendara motor berinisial RAM (25) yang melintas di pertigaan Jalan Barukang Raya dan Jalan Barukang Utara. RAM saat itu mengendarai sepeda motor Scoopy berwarna hitam.

“Setelah menerima laporannya (warga), (tim patroli) menemukan pelaku RAM saat itu melintas dia menggunakan sepeda motor scopy warna hitam dan pada saat dilakukan pemeriksaan pelaku atas nama RAM ini membawa tas ransel,” ujar Arya saat konferensi pers di Mapolrestabes Makassar, pada Jumat (24/4/2026).

Baca Juga : Soal Kasus Bupati Gowa, Kuasa Hukum Khaerul Aco: Kebohongan Tak Bisa Ditutup-tutupi

Saat dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan sebuah tas ransel yang dibawa pelaku. Dari hasil penggeledahan, personel gabungan dari Jatanras dan Satintelkam menemukan sebanyak 15 batang anak panah busur, serta alat pelontarnya yang disimpan di dalam tas tersebut.

“Kemudian personil gabungan dari Jatanras dan Satintelkam awalnya itu menemukan 15 batang panah busur setelah itu dicek lagi ada pelontarnya juga didalam ransel yang ada di RAM,” sambung Arya.

Arya menjelaskan, setelah dilakukan pengembangan, polisi menemukan bahwa busur panah tersebut dibeli dari seorang pria berinisial AR. Dari hasil interogasi, AR mengakui bahwa busur yang dibawa RAM merupakan hasil produksinya sendiri.

Baca Juga : Polda Sulsel Jadikan Audit BPK Acuan Tetapkan Tersangka Kasus Seragam Sekolah Gowa

“Hasil interogasi ini (pelaku AR) mengakui bahwa busur yang dibawah RAM ini adalah busur yang dibuat oleh dirinya dijual per busurnya itu harganya 50 ribu. Jadi si AR ini memproduksi busur beserta pelontarnya dijual harga 50 ribu perbusur,” ungkapnya.

Lanjut, Arya setelah dilakukan interogasi lebih lanjut, polisi menelusuri lokasi pembuatan busur tersebut di rumah pelaku AR.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa 122 busur panah, satu buah ketapel, serta satu unit gerinda yang diduga digunakan untuk memproduksi busur tersebut.

Baca Juga : Jaksa Periksa 2 Pengurus KONI Makassar Terkait Penyimpangan Dana Hibah Rp15 M

“Setelah kita interogasi rupanya si pelaku ini sudah sering membuat panah busur dirumah ini,” jelasnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Penulis : Zulkarnaim
Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel19 Agustus 2026 10:09
MAXi Tour Boemi Nusantara 2026 Jelajahi Toraja, Angkat Budaya dan Kearifan Lokal
Touring eksploratif MAXi Tour Boemi Nusantara (MTBN) 2026 kembali berlanjut di Sulawesi Selatan....
Makassar18 Agustus 2026 17:34
Dorong UMKM Binaan Naik Kelas, Pelindo Jasa Maritim Gelar Bazar Spesial HUT RI ke-81
PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaannya untuk semakin mandiri dan berkembang....
Teknologi18 Agustus 2026 15:48
Lenovo IdeaPad Slim 3i Hadir dengan NPU dan Fitur AI, Harga Mulai Rp11 Jutaan
Lenovo meluncurkan IdeaPad Slim 3i 14IWC11 di Indonesia. Laptop ini menjadi perangkat pertama di Indonesia yang menggunakan prosesor Intel® Core!...
Nasional18 Agustus 2026 14:27
XLSMART Percepat Pemulihan Jaringan Pascagempa NTT
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT)....