Logo Sulselsatu

Idrus Marham Nilai Evaluasi Kabinet Kunci Percepatan Program Presiden Prabowo

Asrul
Asrul

Senin, 27 April 2026 11:45

istimewa
istimewa

SULSELSATU.com, JAKARTA — Isu perombakan Kabinet Merah Putih kembali mengemuka setelah Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberi sinyal singkat di Kompleks Istana Kepresidenan.

Ia meminta publik menunggu penjelasan langsung dari Presiden Prabowo Subianto terkait kemungkinan reshuffle.

Di tengah berkembangnya spekulasi, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham, menegaskan bahwa pembahasan reshuffle tidak seharusnya hanya berfokus pada pergantian figur.

Baca Juga : Idrus Marham Tegaskan Golkar Tak Goyah Dukung Prabowo Meski Tiga Menterinya Dikritik

“Fokus utama bukan pada pergantian figur, tetapi bagaimana memastikan kinerja kabinet berjalan optimal sesuai visi presiden,” ujar Idrus dalam keterangannya, Senin (27/4/2026).

Ia menjelaskan, pemerintahan saat ini telah memiliki arah yang jelas, mulai dari penegasan Pancasila sebagai landasan utama, hingga konsep Indonesia sebagai “rumah besar bersama” yang menekankan pentingnya kebersamaan dalam keberagaman.

Selain itu, berbagai program strategis seperti ketahanan pangan, energi, serta hilirisasi sumber daya alam disebut sebagai agenda prioritas yang harus dijalankan secara konsisten oleh seluruh jajaran kabinet.

Baca Juga : Idrus Marham Pertanyakan Objektivitas Survei CELIOS yang Beri Nilai Buruk ke Bahlil

Menurut Idrus, Kabinet Merah Putih dibentuk untuk menghimpun kekuatan terbaik bangsa agar mampu menerjemahkan visi presiden ke dalam kebijakan yang konkret. Karena itu, soliditas dan efektivitas kerja para menteri menjadi faktor penentu keberhasilan pemerintahan.

Ia juga mengingatkan agar kritik yang berkembang tidak meluas hingga menyasar legitimasi kepemimpinan nasional.

“Tidak bijaksana jika langsung meminta presiden mundur. Yang perlu dievaluasi adalah kinerja para pembantu presiden,” tegasnya.

Baca Juga : Idrus Marham Dukung Rocky Gerung di Wantimpres, Kritik Dinilai Lebih Efektif dari Dalam

Lebih lanjut, Idrus menilai reshuffle merupakan bagian dari mekanisme strategis dalam sistem pemerintahan presidensial. Menurutnya, langkah tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan meningkatkan koordinasi antar kementerian.

“Reshuffle bukan sekadar evaluasi, tetapi strategi untuk memperkuat kelembagaan dan meningkatkan efektivitas pemerintahan,” katanya.

Ia menambahkan, jika dilakukan secara tepat, perombakan kabinet bisa menjadi momentum untuk menghadirkan energi baru dalam menghadapi tantangan ekonomi, sosial, dan politik.

Baca Juga : Gus Kikin Terpilih Ketum PBNU, Idrus Marham: Pasangan Ideal Perkuat Peran NU Hadapi Tantangan Membentuk Peradaban

Dalam konteks itu, Idrus mendorong perlunya revitalisasi kabinet guna mempercepat pelaksanaan program prioritas pemerintah, termasuk agenda Asta Cita.

“Yang terpenting bukan kapan reshuffle dilakukan, tetapi bagaimana hasilnya mampu membuat pemerintahan lebih efektif dan responsif,” ujarnya.

Idrus juga menekankan pentingnya evaluasi berbasis data dalam menilai kinerja para menteri. Ia menyebut pergantian pejabat merupakan hal yang wajar jika tidak mampu memenuhi target yang ditetapkan.

Baca Juga : Idrus Marham Luncurkan Buku tentang NU dan Tantangan Peradaban

“Menteri yang tidak produktif memang seharusnya diganti, siapapun dia,” tandasnya.

Hingga kini, belum ada kepastian terkait waktu pelaksanaan reshuffle. Publik masih menanti keputusan Presiden Prabowo, apakah akan segera melakukan perombakan kabinet atau menjadikannya sebagai momentum untuk memperkuat kinerja pemerintahan ke depan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Ekonomi04 November 2026 20:56
OJK dan Bank Sulselbar Kolaborasi Perluas Akses Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Sulselbar memperkuat kolaborasi dengan ulama, akademisi, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan untuk...
News04 November 2026 20:49
PLN Matangkan Sewa Lahan PLTMG Baubau 2
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mematangkan draf perjanjian sewa lahan milik Pemerintah Kota Baubau untuk mendukung pembangunan...
Nasional04 November 2026 20:45
STFT Jakarta Soroti Enam Krisis Bangsa
Sivitas Akademika Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta menyampaikan kritik terhadap sejumlah persoalan sosial, ekonomi, lingkungan, dan dem...
News04 November 2026 20:41
Pegadaian Ambon Raih Tiga Penghargaan CSR 2026
PT Pegadaian (Persero) Area Ambon meraih tiga penghargaan Winner Top CSR Award 2026 dari Pemerintah Kota Ambon....