SULSELSATU.com – Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mencari solusi kurangi impor LPG nasional.
Ia mengaku terus mengkaji sumber alternatif untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
Hal itu disampaikan usai melapor kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana, Senin (27/4/2026).
Baca Juga : Deretan Harga Yang Naik Awal Tahun 2022, Terbaru LPG
Bahlil menyebut konsumsi LPG Indonesia mencapai 8,6 juta ton per tahun.
Sementara produksi dalam negeri hanya sekitar 1,6 hingga 1,7 juta ton per tahun.
Kondisi ini membuat Indonesia masih mengimpor sekitar 7 juta ton LPG setiap tahun.
Baca Juga : DPRD Sulsel Tolak Harga LPG Dinaikkan: Sebaiknya Pemerintah Menahan Diri
Menurut Bahlil, ketergantungan impor terjadi sejak konversi minyak tanah ke LPG.
Ia menjelaskan kendala utama ada pada keterbatasan bahan baku LPG.
Bahan baku seperti C3 dan C4 masih minim diproduksi di dalam negeri.
Baca Juga : Harga Eceran LGP 3 Kg di Sulsel Bakal Naik Rp3 Ribu
Pemerintah kini terus mencari strategi untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar