Logo Sulselsatu

BI Sulsel Dorong Ekspor UMKM dan Kemandirian Pesantren Lewat REWAKO

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Selasa, 28 April 2026 11:35

Pembukaan UMKM dan Pesantren REWAKO. Foto: Istimewa.
Pembukaan UMKM dan Pesantren REWAKO. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (BI Sulsel) resmi memulai program UMKM dan Pesantren REWAKO (Resilient, World Class, Agile, dan Knowledgable) 2026 melalui kegiatan kick off yang digelar di Makassar.

Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Bank Indonesia dalam mendorong penguatan sektor UMKM dan pesantren sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi daerah.

REWAKO hadir dengan pendekatan pengembangan secara end-to-end yang mencakup UMKM REWAKO umum, UMKM REWAKO Petani, UMKM REWAKO Ekspor, hingga Pesantren REWAKO.

Baca Juga : Kalla Institute Gandeng PT Tatanara Dorong Peningkatan Usaha Mahasiswa

Implementasinya tidak hanya berupa pelatihan, tetapi juga meliputi proses seleksi, kurasi, pendampingan, mentoring intensif, hingga monitoring dan evaluasi berkelanjutan.

Program UMKM REWAKO sendiri telah berjalan sejak 2022 dan terus diperkuat setiap tahunnya untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha yang semakin dinamis.

Pada 2026, terdapat sejumlah inisiatif strategis yang menjadi fokus penguatan program. Pertama, sinergi dengan Indonesia Trading House dan House of Bean Indonesia di luar negeri guna memperluas akses pasar ekspor.

Baca Juga : Pemprov Sulsel dan BI Sinergi Dorong Hilirisasi dan Peningkatan Kualitas Investasi

Kedua, peningkatan keterhubungan UMKM dengan retailer modern agar pelaku usaha lokal dapat masuk ke rantai pasok pasar domestik yang lebih luas.

Ketiga, perluasan program berbasis ekonomi syariah melalui Pesantren REWAKO untuk mendorong kemandirian ekonomi pesantren, memperkuat ketahanan pangan nasional, serta memperluas linkage dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Pada tahun ini, masing-masing program UMKM REWAKO, baik umum, petani, maupun ekspor diikuti oleh 75 peserta dari 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

Baca Juga : Telkom Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas Lewat Kartini BISA Fest

Secara kumulatif, jumlah UMKM binaan dan mitra BI Sulsel sejak awal program telah mencapai 517 UMKM. Sementara itu, program Pesantren REWAKO akan diikuti oleh 30 pesantren.

Bersamaan dengan kick off tersebut, KPwBI Sulsel juga memulai program Onboarding UMKM Go Digital 2026 yang diikuti oleh 30 UMKM.

Program ini difokuskan pada peningkatan kapasitas pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung efisiensi usaha, memperluas akses pasar, dan meningkatkan daya saing di era ekonomi digital.

Baca Juga : Dari Makassar ke Seluruh Indonesia, Cambridge Warehouse Sukses Lewat Shopee

Ke depan, Bank Indonesia Sulsel akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, kementerian dan lembaga, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong UMKM dan pesantren menjadi lebih produktif, mandiri, tangguh, dan berdaya saing sehingga mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Makassar17 Mei 2026 15:53
Ramai Kritik MBG di Unhas, Tamsil Linrung Sebut Banyak Salah Paham
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung merespons kritik yang mencuat terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalanka...
Sulsel17 Mei 2026 13:29
MAXi Yamaha Day 2026 Libatkan 1.000 Riders se-Sulselbar, Hadirkan Penampilan Ridwan Sau
MAXi Yamaha Day 2026 sukses digelar di Lapangan Merdeka, Kabupaten Bone, Sabtu (16/5/2026). Perayaan tahunan bagi pengguna MAXi Yamaha ini melibatkan ...
Kriminal17 Mei 2026 12:55
Pelaku Sekap-Perkosa Mahasiswi di Makassar Berkedok Lowongan Babysitter Ditangkap di Tanjung Perak
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria berinisial DR (30) pelaku penyekapan dan pemerkosaan terhadap mahasiswi berinisial MR (20) di Makassar, ...
Video16 Mei 2026 19:48
VIDEO: Prabowo: Mau Dolar Berapa Pun, Warga Desa Tak Perlu Khawatir
SULSELSATU.com – Presiden RI Prabowo Subianto menilai kenaikan dolar tidak terlalu berdampak bagi masyarakat desa. Pernyataan itu disampaikan saat m...