Logo Sulselsatu

PT Vale Operasikan Tiga Blok Tambang, Perkuat Produksi Nikel Nasional

Sri Wahyu Diastuti
Sri Wahyu Diastuti

Kamis, 30 April 2026 14:21

Lahan pascatambang PT Vale yang sudah ditanami pohon dalam proses reklamasi. Foto: Istimewa.
Lahan pascatambang PT Vale yang sudah ditanami pohon dalam proses reklamasi. Foto: Istimewa.

SULSELSATU.com, JAKARTA – PT Vale Indonesia Tbk mencatat peningkatan kinerja keuangan pada triwulan pertama 2026 dengan laba bersih sebesar US$43,6 juta, naik 85 persen dibandingkan triwulan sebelumnya.

Kinerja ini memperkuat fondasi pertumbuhan perusahaan di tengah tantangan operasional, termasuk penurunan produksi dan pengiriman nikel matte pada periode yang sama.

Selain laba bersih, PT Vale juga mencatat EBITDA sebesar US$80,1 juta atau tumbuh 29 persen dari US$61,9 juta pada kuartal sebelumnya. Sementara itu, pendapatan perusahaan mencapai US$252,7 juta.

Baca Juga : PT Vale Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM Morowali

2026 menjadi tahun penting bagi pertumbuhan PT Vale karena telah memulai pengoperasian tiga blok pertambangan, yaitu Sorowako, Bahodopi, dan Pomalaa secara bersamaan.

Triwulan I 2026 ini, produksi nikel matte PT Vale tercatat sebesar 13.620 metrik ton, turun dibandingkan triwulan IV 2025 sebesar 17.052 ton dan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 17.027 ton.

Ke depan, PT Vale tetap optimistis mencapai target produksi tahunan sebesar 67.645 ton.

Baca Juga : Muncul Bela Aliansi di Bungku Timur, Rekam Jejak Irwan Arya Disorot

Pada Blok Bahodopi, volume penjualan bijih nikel saprolit mencapai 886.094 wet metric ton (wmt). Sementara di Blok Pomalaa, penjualan bijih nikel limonit tercatat 88.983 wmt.

Kinerja pendapatan juga didukung oleh kenaikan harga nikel. PT Vale mencatat harga rata-rata nikel matte sebesar US$14.213 per metrik ton, meningkat 15 persen dibandingkan kuartal sebelumnya sebesar US$12.308 per ton.

Pada 23 April 2026, PT Vale menandatangani fasilitas Sustainability-Linked Loan (SLL) senilai US$750 juta, yang menjadi pinjaman berbasis ESG pertama di industri pertambangan Asia Tenggara.

Baca Juga : Gakkum Ingatkan Petani Patuhi Aturan Penggunaan Kawasan Hutan

Sepanjang triwulan pertama 2026, perusahaan juga mengalokasikan belanja modal sebesar US$139 juta untuk mendukung operasional dan proyek pertumbuhan.

Per 31 Maret 2026, kas dan setara kas perusahaan tercatat sebesar US$220,1 juta, turun dari US$376,4 juta pada akhir 2025.

CEO dan Presiden Direktur PT Vale Bernardus Irmanto menegaskan perusahaan tetap mampu menjaga kinerja di tengah tantangan.

Baca Juga : PT Vale Indonesia Tingkatkan Kapasitas Petani Binaan Terapkan Pertanian Organik

“Terlepas dari tantangan yang terus berlanjut dan lingkungan operasional yang tidak pasti, kami terus menunjukkan kemampuan kami untuk mempertahankan margin positif dan disiplin keuangan,” kata Bernardus.

Ia menambahkan, dimulainya penjualan limonit dari Blok Pomalaa menjadi langkah strategis dalam memperkuat keberlanjutan bisnis perusahaan.

“Pada saat yang sama, kami memperluas portofolio komersial kami melalui dimulainya penjualan limonit dari blok Pomalaa, yang menandai langkah penting dalam memperkuat diversifikasi pendapatan dan meningkatkan keberlanjutan bisnis kami ke depan,” ujarnya.

Cek berita dan artikel yang lain di Google News

Yuk berbagi informasi tentang Sulawesi Selatan dengan join di group whatsapp : Citizen Journalism Sulsel

 Youtube Sulselsatu

 Komentar

 Terbaru

Sulsel30 Oktober 2026 14:23
Gaji ASN Parepare Terancam Molor
SULSELSATU.com, PAREPARE – Kabar buruk meninmpa Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kota Parepare. Gaji dan Tambahan Penghasilan Pega...
Politik30 Oktober 2026 14:17
Berebut Ketua Golkar Jeneponto dan Pinrang, Siapa Paling Berpeluang?
SUSELSATU.com, MAKASSAR – Perebutan kursi Ketua DPD II Partai Golkar disejumlah kabupaten di Sulsel mulai hangat diperbincangkan. Di Kabupaten J...
Politik30 Oktober 2026 08:15
Idrus Marham Tegaskan Golkar Tak Goyah Dukung Prabowo Meski Tiga Menterinya Dikritik
SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham, menegaskan kritik yang disampaikan dari dal...
Otomotif29 Oktober 2026 17:56
Toyota Hadirkan T Intouch with Toyota Remote di Innova Zenix
Kalla Toyota memperkenalkan teknologi konektivitas terbaru T Intouch with Toyota Remote yang memungkinkan pemilik mengakses dan mengontrol sejumlah fu...