SULSELSATU.com, MAKASSAR – Seorang pria berinisial DR (30) pelaku penyekapan dan pemerkosaan terhadap mahasiswi berinisial MR (20) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) akhirnya ditangkap polisi di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Pelaku sebelumnya diduga menjebak korban lewat modus lowongan kerja babysitter sebelum melakukan aksi bejatnya.
Pelaku ditangkap Tim Jatanras Polrestabes Makassar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya Jawa Timur, pada Sabtu (16/5/2026). Hal tersebut turut dibenarkan pihak Polrestabes Makassar.
“Iya betul sudah (ditangkap pelaku penyekapan mahasiswi asal Nunukan),” kata Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana saat dikonfirmasi Sulselsatu, Minggu (17/5/2026).
Meski demikian, Arya belum membeberkan kronologi penangkapan tersebut. Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik di Polrestabes Makassar.
“Betul (pelaku sekarang sementara proses pemeriksaan di Polrestabes Makassar),” singkat Arya.
Baca Juga : Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Disorot Usai Kurir Sabu Lolos Lewat Jalur Penerbangan
Sementara itu, dalam video yang beredar dan dilihat sulselsatu, tim Jatanras Polrestabes Makassar tampak bersiaga di Pelabuhan Tanjung Perak. Petugas terlihat menunggu di pintu kedatangan saat para penumpang turun.
Terduga pelaku kemudian terlihat turun dari kapal tersebut. Sesaat setelah turun, pelaku langsung diamankan oleh tim Jatanras Polrestabes Makassar.
“Saya ikat baru saya pakai (perkosa korban) bang,” ujar terduga pelaku saat diinterogasi Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar Ipda Supriadi Gaffar di dalam sebuah mobil.
Baca Juga : Fakta Kasus Mahasiswi Asal Nunukan Diduga Disekap di Makassar, Bermula dari Lowongan Babysitter
“Berapa lama kau (perkosa,)” tanya Ipda Supriadi ke terduga pelaku.
“Satu hari pak saya perkosa,” jawab terduga pelaku.
Diketahui, dugaan penyekapan dan pemerkosaan itu terjadi di sebuah perumahan elite di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, Makassar.
Baca Juga : Gadis Diduga Disekap-Diperkosa Pria di Makassar Ternyata Mahasiswi Asal Nunukan
Korban diduga disekap sejak Jumat (8/5), namun kasus tersebut baru terungkap pada Minggu (10/5/2026). Belakangan diketahui korban merupakan mahasiswi asal Nunukan, Kalimantan Utara.
“Iya aslinya (korban Kalimantan) di KTP-nya. Perbatasan (Nunukan),” kata seorang saksi berinisial K kepada wartawan, Rabu (13/5).
Kanit Reskrim Polsek Tamalate Iptu Andi Latif menjelaskan, rumah yang dijadikan lokasi kejadian diketahui merupakan rumah sewaan yang ditempati terduga pelaku.
Baca Juga : Gadis di Makassar Diduga Disekap-Diperkosa Berhari-hari usai Melamar Kerja di Facebook
Korban disebut baru bisa keluar setelah pemilik rumah datang mengecek kondisi kontrakan karena masa sewanya telah habis.
“Korban akhirnya bisa keluar dari rumah setelah pemilik kontrakan datang memeriksa rumah karena masa sewanya telah habis. Saat pemilik rumah mengetuk pintu, korban kemudian muncul dari dalam rumah,” ujar Latif kepada wartawan, Rabu (13/5).
Dari hasil pemeriksaan sementara, korban mengaku awalnya melamar pekerjaan melalui media sosial. Setelah dinyatakan diterima, korban kemudian diarahkan datang ke rumah yang diduga menjadi lokasi penyekapan.
“Menurut keterangan korban, awal mula kejadian bermula saat korban melamar pekerjaan melalui media sosial. Setelah dinyatakan lulus, korban diarahkan untuk datang ke rumah yang menjadi lokasi kejadian,” jelas Latif.
Cek berita dan artikel yang lain di Google News







Komentar